Optimistis Suara di Sulbar Tembus 74 Persen, Ini Tips Jokowi bagi Pendukungnya

Kompas.com - 28/03/2019, 21:07 WIB
Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo orasi di depan ribuan pendukung, saat kampanye terbuka di Qubu Resort, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu (27/3/2019). KOMPAS.com/HENDRA CIPTACalon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo orasi di depan ribuan pendukung, saat kampanye terbuka di Qubu Resort, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu (27/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo optimistis memenangi Pemilihan Presiden 2019 di Provinsi Sulawesi Barat.

Hal itu disampaikan Jokowi setelah menggelar kampanye terbuka di Lapangan Bola Ahmad Kirang, Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (28/3/2019).

"Kita pengalaman di (Pemilu) 2014, Sulawesi Barat itu mendapatkan sekitar 74 persen (suara) . Itu saya enggak datang loh. Artinya saya datang sekarang, mestinya bisa di atas 74 persen," ujar Jokowi.

Berdasarkan rekapitulasi KPU pada Pilpres 2014, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla meraih 456.021 suara (73,37 persen).

Baca juga: Survei CSIS: Jokowi Menang di Lulusan SD-SMP-SMA, Prabowo Perguruan Tinggi

Sementara, rivalnya, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memperoleh 165.494 suara (26,63 persen).

Di atas panggung kampanye, Jokowi sempat menanyakan prediksi raihan suara pada Pemilu 2019 kali ini kepada massa pendukungnya.

"Tahun 2014 saat kampanye, saya enggak ke sini loh ya. Dapat 74 persen. Benar enggak? Ini saya ke sini, kalau dapat 74 persen lagi, aduh. Berapa Sulbar? Berapa? 90? Awas kalau enggak dapat," kata Jokowi.

Jokowi mengajak pendukungnya untuk memerangi hoaks tentang dirinya yang beredar di media sosial atau dari pintu ke pintu.

Baca juga: BPN Prabowo-Sandiaga: Presiden Jokowi Lupa Fotonya Saat Memakai Jas dan Dasi?

Menurut Jokowi, dengan cara itulah, elektabilitasnya akan melonjak.

Beberapa hoaks tentang dirinya yang beredar kini, antara lain, azan akan dilarang jika Jokowi-Ma'ruf terpilih jadi presiden dan wakil presiden, pendidikan agama disebut juga akan dihapus, demikian pula dengan Jokowi-Ma'ruf akan melegalkan pernikahan sejenis apabila menang dan sebagainya.

"Kerja ya. Kerja semuanya ya. Dari pintu ke pintu. Kita tinggal 22 hari ya," kata Jokowi lagi.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Menuju Istana 2019

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelanjutan Nasib RUU Cipta Kerja, Mahfud: Pemerintah Sudah Punya Rumusan Baru

Kelanjutan Nasib RUU Cipta Kerja, Mahfud: Pemerintah Sudah Punya Rumusan Baru

Nasional
Ada Permintaan Prabowo Capres 2024, Muzani Sebut Ditentukan Setahun Sebelumnya

Ada Permintaan Prabowo Capres 2024, Muzani Sebut Ditentukan Setahun Sebelumnya

Nasional
Resmikan Program KiosMU, Airlangga: UMKM Prioritas Utama dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Resmikan Program KiosMU, Airlangga: UMKM Prioritas Utama dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Nasional
Mahfud: Banyak Dokter Meninggal Dunia karena Lelah dan Stres Tangani Pasien Covid-19

Mahfud: Banyak Dokter Meninggal Dunia karena Lelah dan Stres Tangani Pasien Covid-19

Nasional
Prabowo Kembali Tunjuk Ahmad Muzani Jadi Sekjen Partai Gerindra

Prabowo Kembali Tunjuk Ahmad Muzani Jadi Sekjen Partai Gerindra

Nasional
Jokowi Ajak Kader Gerindra Bantu Negara Tangani Dampak Pandemi Covid-19

Jokowi Ajak Kader Gerindra Bantu Negara Tangani Dampak Pandemi Covid-19

Nasional
Kongres Luar Biasa secara Virtual Saat Pandemi, Gerindra Siap Daftar ke Muri

Kongres Luar Biasa secara Virtual Saat Pandemi, Gerindra Siap Daftar ke Muri

Nasional
KSAD Jadi Wakil Komite Penanganan Covid-19, Mahfud: Keterlibatan TNI Diperlukan

KSAD Jadi Wakil Komite Penanganan Covid-19, Mahfud: Keterlibatan TNI Diperlukan

Nasional
UPDATE 8 Agustus: Kasus Covid-19 DKI Jakarta Kembali Lampaui Jawa Timur

UPDATE 8 Agustus: Kasus Covid-19 DKI Jakarta Kembali Lampaui Jawa Timur

Nasional
Prabowo: Gerindra Besar Bukan karena Ketum, tetapi Berhasil Tangkap Keluhan Rakyat

Prabowo: Gerindra Besar Bukan karena Ketum, tetapi Berhasil Tangkap Keluhan Rakyat

Nasional
Pemerintah Beri Bintang Jasa 22 Tenaga Medis yang Gugur Saat Rawat Pasien Covid-19

Pemerintah Beri Bintang Jasa 22 Tenaga Medis yang Gugur Saat Rawat Pasien Covid-19

Nasional
Platform E-Learning ASN Unggul Jadi Solusi Pelatihan ASN di Tengah Pandemi

Platform E-Learning ASN Unggul Jadi Solusi Pelatihan ASN di Tengah Pandemi

Nasional
Sebaran 2.277 Kasus Baru Covid-19 RI, DKI Jakarta Tertinggi dengan 686

Sebaran 2.277 Kasus Baru Covid-19 RI, DKI Jakarta Tertinggi dengan 686

Nasional
UPDATE 8 Agustus: Kasus Suspek Covid-19 Capai 83.624

UPDATE 8 Agustus: Kasus Suspek Covid-19 Capai 83.624

Nasional
Prabowo: Banyak Partai Muncul dan Cepat Hilang, Gerindra Kokoh 12 Tahun

Prabowo: Banyak Partai Muncul dan Cepat Hilang, Gerindra Kokoh 12 Tahun

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X