Survei CSIS: 70,2 Persen Responden Nilai KPU Bekerja Sesuai Prosedur

Kompas.com - 28/03/2019, 20:47 WIB
Peneliti CSIS Arya Fernandes di Kantor CSIS Kompas.com/Rakhmat Nur HakimPeneliti CSIS Arya Fernandes di Kantor CSIS
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mayoritas masyarakat menilai baik kinerja Komisi Pemilihan Umum dalam menyelenggarakan pemilu serentak 2019. Hal itu diketahui berdasarkan survei Centre For Strategic and International Studies ( CSIS) 15-22 Maret 2019.

Dalam surveinya, CSIS menanyakan kepada responden penilaian atas bagaimana KPU menyelenggarakan pemilu sejauh ini. Hasilnya sebanyak 70,2 persen responden menilai KPU bekerja secara baik dan sesuai prosedur, sementara 24,8 persen responden menilai kinerja KPU biasa saja.

Baca juga: Tindak Lanjuti Putusan MK, Ini Langkah yang Akan Dilakukan KPU

"Sementara yang menilai KPU kinerjanya buruk hanya 1,9 persen saja," kata peneliti CSIS Arya Fernandez saat merilis hasil surveinya di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Survei juga mengukur kinerja KPU dalam melakukan sosialisasi pemilu. Sebanyak 92,3 persen masyarakat sudah mengetahui bahwa akan digelar pemilu serentak. Dari jumlah yang mengetahui, sebanyak 97 persen mengaku akan menggunakan hak pilihnya.

Baca juga: MK Kabulkan Uji Materi, KPU Kembali Buka Layanan Pindah TPS

Namun, responden yang mengaku terdaftar di sebagai pemilih baru 93,7 persen. Adapun jumlah responden yang sudah mengetahui lokasi TPS 73,3 persen.

Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur.

Jumlah sampel sebanyak 2000 responden yang tersebar di 34 provinsi. Survei menggunakan metode acak bertingkat dengan margin of error plus minus 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Kompas TV Komisi Pemilihan Umum terus mematangkan persiapan pemilu khususnya untuk di luar negeri. Para pemilih di luar negeri akan menentukan pilihannya lebih awal daripada di Indonesia yang baru dilaksanakan 17 April mendatang. Bagaimana antusiasme dan mungkin saja kendala yang masih dihadapi pemilih di luar negeri? Simak pembahasannya bersama founder Kongres Diaspora Indonesia, Dino Patti Djalal dan Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu, Titi Anngraini.

 

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X