Prabowo: Saya Tanya, AHY Pantas Tidak Jadi Menteri?

Kompas.com - 28/03/2019, 17:29 WIB
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) menyampaikan orasi politiknya dalam kampanye terbuka di lapangan Karang Pule, Mataram, NTB, Selasa (26/3/2019). Kampanye yang dihadiri ribuan simpatisan itu Prabowo Subianto mengatakan jika diberi mandat untuk memimpin Indonesia maka ia akan membentuk pemerintahan yang bebas dari koruptor.ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) menyampaikan orasi politiknya dalam kampanye terbuka di lapangan Karang Pule, Mataram, NTB, Selasa (26/3/2019). Kampanye yang dihadiri ribuan simpatisan itu Prabowo Subianto mengatakan jika diberi mandat untuk memimpin Indonesia maka ia akan membentuk pemerintahan yang bebas dari koruptor.

BANDUNG, KOMPAS.com - Calon Presiden RI nomor urut 02, Prabowo Subianto serta sejumlah petinggi koalisi menggelar kampanye terbuka di Stadion Sidolig Bandung, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis (28/3/2019).

Prabowo didampingi sejumlah elite Partai Gerindra, Partai Demokrat, PKS, PAN dan Partai Berkarya.

Saat berorasi, Prabowo mengatakan, masyarakat kini semakin cerdas menjelang pelaksanaan Pilpres 2019.

"Saudara datang ke sini dikasih duit atau tidak? Saudara tidak dikasih duit, karena memang kita tidak punya duit," kata Prabowo di hadapan ribuan orang yang di Stadion Sidolig, Bandung, seperti dikutip Antara.


Baca juga: Fadli Zon Sebut Nasionalisme Prabowo Jauh Lebih Tinggi Dibanding Jokowi

Selain itu Prabowo sempat menyinggung sejumlah awak media massa yang meliput kampanyenya di Bandung. Dia menduga media sedang menunggunya salah bicara.

"Halo media, Anda ke sini mau liput acara atau mau nunggu saya salah bicara? Saya tidak takut bicara karena saya membela rakyat Indonesia," kata Ketum Gerindra itu.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo membuka bajunya dan memberikan kepada hadirin yang datang.

Baca juga: Prabowo Sebut Sejumlah Nama yang Mungkin Jadi Menterinya

Bukan hanya baju, Prabowo yang mengenakan topi juga melempar topinya untuk diberikan kepada masyarakat yang hadir.

"Saudara-saudara, saya tidak bisa kasih baju (kampanye) untuk kalian, jadi baju saya aja saya kasih. Kacamata? Jangan," kata Prabowo.

Di tengah pidato, Prabowo sempat merasa bingung ingin bicara apalagi dan kembali menyinggung tentang antusiasme rakyat panas-panas datang ke acara kampanyenya.

Dia ingin menyudahi pidato, karena bajunya sudah diberikan kepada rakyat, sehingga dirinya tinggal pakai kaus dalam saja.

Baca juga: Pesan Damai Prabowo Jelang Pemilu: Tidak Boleh Benci dan Bicara Jelek

Selain itu, Prabowo juga menyebutkan akan menjadikan jajaran tokoh koalisi pendukungnya sebagai menteri pada kabinetnya nanti jika terpilih sebagai presiden.

Dia mengatakan sejumlah tokoh partai yang mendukungnya adalah orang-orang cerdas.

"Saya tanya, AHY pantas tidak jadi menteri? Jangan karena ganteng aja ya, dia juga lulusan Harvard," katanya.

"Pak Sohibul lulusan Jepang, S3 ilmu industri, tidak jadi ketua partai aja beliau sudah pintar," lanjut dia.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
SumberAntara
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X