Sekjen Golkar Sebut Golput Rugikan APBN

Kompas.com - 27/03/2019, 21:22 WIB
Ilustrasi golput DOK KOMPAS/HANDININGIlustrasi golput
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus menilai keberadaan golongan putih ( golput) atau kelompok yang tak memilih pada Pemilu 2019 merugikan anggaran yang sudah dialokasikan dalam APBN.

Ia menilai golput membuat anggaran menjadi mubazir. Sebabnya, surat suara yang telah dicetak menggunakan anggaran negara akan terbuang sia-sia. 

"Sama saja gini, kita ada undangan, sudah disiapin makanan tahu-tahu enggak ada tamu undangan. Mubazir enggak? Itu baru dari aspek logistik," ujar Lodewijk saat ditemui di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Rabu (27/3/2019).

Baca juga: Cegah Golput, TKN Instruksikan Pendukung Jokowi-Maruf Dampingi Pemilih ke TPS

Selain itu, Lodewijk mengatakan, warga negara yang golput akan merugi jika Presiden dan Wakil Presiden yang terpilih tidak sesuai dengan harapan mereka di kemudian hari.

Padahal, menurut Lodewijk, mereka bisa mencegah hal tersebut dengan menggunakan hak pilihnya pada 17 April nanti.

Ia menambahkan, memilih merupakan tanggung jawab semua warga negara untuk mencari pemimpin terbaik untuk menjalankan pemerintahan selama lima tahun ke depan. Karena itu ia mengimbau semua warga negara untuk menggunakan hak pilihnya.

Baca juga: Yuki Kato: Beda Pilihan Tak Masalah, asal Jangan Golput

"Jadi kewajiban kita bersama. Saya sudah tiga bulan ini keliling Lampung sekalian mensosialisasikan pemilu ini ya. Saya sampaikan datanglah ke TPS," ujar Lodewijk.

"Karena sebenarnya kalau dia golput dia tidak menggunakan haknya dan dia akan menyesal. Kok orangnya (yang terpilih) begini. Kok saya tidak ikut. Kan itu tidak ada artinya nunggu lima tahun lagi baru dia bisa menebus kesalahannya," lanjut dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Densus 88 Tangkap 12 Terduga Teroris di Jawa Timur

Densus 88 Tangkap 12 Terduga Teroris di Jawa Timur

Nasional
Bupati Terpilih Orient Kore Disebut WN AS, Hasil Pilkada Sabu Raijua Digugat ke MK

Bupati Terpilih Orient Kore Disebut WN AS, Hasil Pilkada Sabu Raijua Digugat ke MK

Nasional
KPK Minta Kepala Daerah yang Baru Dilantik Pegang Teguh Integritas

KPK Minta Kepala Daerah yang Baru Dilantik Pegang Teguh Integritas

Nasional
Elektabilitas Demokrat Diprediksi Meningkat jika Mampu Atasi Isu Kudeta

Elektabilitas Demokrat Diprediksi Meningkat jika Mampu Atasi Isu Kudeta

Nasional
Pimpinan Komisi IX Minta Pendataan Vaksinasi Gotong Royong Dibuat Detail

Pimpinan Komisi IX Minta Pendataan Vaksinasi Gotong Royong Dibuat Detail

Nasional
Keluarga Anggota DPR Divaksinasi Covid-19, Pemerintah Diminta Fokus pada Kelompok Prioritas

Keluarga Anggota DPR Divaksinasi Covid-19, Pemerintah Diminta Fokus pada Kelompok Prioritas

Nasional
Sekjen DPR: Semua Pegawai di Lingkungan DPR Divaksinasi Covid-19

Sekjen DPR: Semua Pegawai di Lingkungan DPR Divaksinasi Covid-19

Nasional
Langgar Etika, Marzuki Alie Dipecat Tidak Hormat dari Demokrat

Langgar Etika, Marzuki Alie Dipecat Tidak Hormat dari Demokrat

Nasional
Kemenkes: Peserta Vaksinasi Gotong Royong Dapat Kartu dan Sertifikat Elektronik

Kemenkes: Peserta Vaksinasi Gotong Royong Dapat Kartu dan Sertifikat Elektronik

Nasional
Isu Kudeta, Demokrat Pecat Marzuki Alie hingga Jhoni Allen dengan Tidak Hormat

Isu Kudeta, Demokrat Pecat Marzuki Alie hingga Jhoni Allen dengan Tidak Hormat

Nasional
Bio Farma Ditunjuk Jadi Importir dan Distributor Vaksinasi Gotong Royong

Bio Farma Ditunjuk Jadi Importir dan Distributor Vaksinasi Gotong Royong

Nasional
Soal Vaksinasi Gotong Royong, Anggota DPR: Jangan Sampai Muncul Kebocoran

Soal Vaksinasi Gotong Royong, Anggota DPR: Jangan Sampai Muncul Kebocoran

Nasional
KSPI Tolak jika Buruh Dibebankan Biaya Vaksinasi Covid-19

KSPI Tolak jika Buruh Dibebankan Biaya Vaksinasi Covid-19

Nasional
Kunjungi Banten, Gus AMI Singgung Masalah Pendidikan di Ponpes

Kunjungi Banten, Gus AMI Singgung Masalah Pendidikan di Ponpes

Nasional
Peserta Vaksinasi Covid-19 di DPR Mencapai 12.000 Orang

Peserta Vaksinasi Covid-19 di DPR Mencapai 12.000 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X