Jokowi: Tak Tahu Apa Sebabnya, Saya Senang Sekali Hadir di Banyuwangi

Kompas.com - 25/03/2019, 12:42 WIB
Calon Presiden petahana Joko Widodo menyapa pendukungnya saat menghadiri Deklarasi Alumni Jogja Satukan Indonesia di Stadion Kridosono,Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019). Jokowi mengajak seluruh pendukungnya untuk mengawal proses Pemilu 2019 dan menggunakan hak pilih untuk masa depan Indonesia. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc. PUSPA PERWITASARICalon Presiden petahana Joko Widodo menyapa pendukungnya saat menghadiri Deklarasi Alumni Jogja Satukan Indonesia di Stadion Kridosono,Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019). Jokowi mengajak seluruh pendukungnya untuk mengawal proses Pemilu 2019 dan menggunakan hak pilih untuk masa depan Indonesia. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc.


BANYUWANGI, KOMPAS.com -
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menyapa warga Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, dalam kampanye terbuka yang dilaksanakan di alun-alun Banyuwangi,  Senin (25/3/2019).

Jokowi yang mengenakan ikat kepala khas Banyuwangi dan kemeja berwarna putih tiba di alun-alun Kota Banyuwangi pada pukul 10.00 WIB.

Jokowi didampingi istrinya Iriana Joko Widodo dan sejumlah perwakilan partai politik koalisi, serta tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Ma'ruf Amin.

Baca juga: Bantah BPN Prabowo-Sandi, TKN Sebut Kepemimpinan Jokowi Diakui Internasional

Dalam kampanye terbuka itu, Jokowi sempat berdiskusi dengan warga Banyuwangi dengan tajuk "Ngobrol Inspirator Jokowi" (Ngopi Jokowi) bertempat di Pendopo Alun-Alun Banyuwangi.

"Siang hari ini saya senang sekali tiba di Kabupaten Banyuwangi, tidak tahu apa sebabnya, tapi saya senang sekali bisa hadir berkunjung di Banyuwangi," ujar Jokowi menyapa warga Banyuwangi.

Dalam Ngopi Jokowi, Jokowi  berbagi cerita mengenai peluang usaha dan memberikan semangat bagi warga Banyuwangi yang ingin berusaha supaya tidak patah semangat.

Baca juga: Alasan Maruf Amin Tak Kampanye Perdana Bersama Jokowi di Serang

"Jangan terpaku dengan modal, yang terpenting adalah niat dan semangat, jatuh bangun itu biasa karena itulah yang membangkitkan daya juang kita," ujar Jokowi.

Setelah berdiskusi di pendopo, Jokowi berorasi di panggung kampanye di alun-alun Banyuwangi, memaparkan visi dan misinya yang ingin melanjutkan pembangunan dan memajukan infrastruktur di Banyuwangi seperti jalan tol, waduk, pabrik kereta api, dan kartu pra kerja.

"Kartu ini kalau ada anak yang lulus sekolah tolong cari ini, karena ini yang mengantarkan anda untuk masuk ke industri atau perusahaan, karena melalui kartu ini anda bisa mengikuti pelatihan yang dilaksanakan  oleh pemerintah," jelas Jokowi.

Dalam kampanye terbuka ini Jokowi juga didampingi oleh perwakilan partai politik koalisi seperti; Hary Tanoesoedibyo dari Perindo, Pramono Anung dari PDIP, Khofifah Indar Parawansa dari PKB.

Selain itu hadir pula Ketua TKN Erick Thohir, serta anggota TKN lainnya seperti Yenni Wahid dan Hasto Kristyanto.

Usai berkampanye di Banyuwangi, rombongan Jokowi akan melanjutkan kampanye terbuka di Kota Jember dan Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, pada  Senin (25/3) ini.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RUU PKS Ditarik dari Prolegnas Prioritas di Saat Tingginya Kasus Kekerasan Seksual

RUU PKS Ditarik dari Prolegnas Prioritas di Saat Tingginya Kasus Kekerasan Seksual

Nasional
Masyarakat Sipil Kecewa RUU PKS Bakal Ditarik dari Prolegnas 2020

Masyarakat Sipil Kecewa RUU PKS Bakal Ditarik dari Prolegnas 2020

Nasional
Jala PRT: Pekerja Rumah Tangga Soko Guru Ekonomi yang Luput Perhatian

Jala PRT: Pekerja Rumah Tangga Soko Guru Ekonomi yang Luput Perhatian

Nasional
Begini Panduan Pakai Masker yang Tepat Menurut Gugus Tugas

Begini Panduan Pakai Masker yang Tepat Menurut Gugus Tugas

Nasional
Pengesahan RUU Perlindungan PRT Dinilai Jadi Sejarah Penghapusan Kekerasan dan Diskriminasi

Pengesahan RUU Perlindungan PRT Dinilai Jadi Sejarah Penghapusan Kekerasan dan Diskriminasi

Nasional
Jubir Pemerintah: Kapasitas Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Baru Terisi 53,39 Persen

Jubir Pemerintah: Kapasitas Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Baru Terisi 53,39 Persen

Nasional
Persentase Pasien Sembuh dari Covid-19 di Indonesia Masih di Bawah Rata-rata Global

Persentase Pasien Sembuh dari Covid-19 di Indonesia Masih di Bawah Rata-rata Global

Nasional
UPDATE 5 Juli: 1.607 Kasus Baru Covid-19, Jatim Catat Kenaikan Tertinggi

UPDATE 5 Juli: 1.607 Kasus Baru Covid-19, Jatim Catat Kenaikan Tertinggi

Nasional
Pemerintah: Rata-rata Kematian Covid-19 di Indonesia Lebih Tinggi Dibanding Global

Pemerintah: Rata-rata Kematian Covid-19 di Indonesia Lebih Tinggi Dibanding Global

Nasional
UPDATE 5 Juli: 915.482 Spesimen Sudah Diperiksa Terkait Covid-19

UPDATE 5 Juli: 915.482 Spesimen Sudah Diperiksa Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 5 Juli: ODP Covid-19 Jadi 39.928, PDP Ada 13.767 Orang

UPDATE 5 Juli: ODP Covid-19 Jadi 39.928, PDP Ada 13.767 Orang

Nasional
UPDATE 5 Juli: Bertambah 886, Pasien yang Sembuh dari Covid-19 Capai 29.105 Orang

UPDATE 5 Juli: Bertambah 886, Pasien yang Sembuh dari Covid-19 Capai 29.105 Orang

Nasional
Tak Cuma Perkuat BPIP, RUU PIP Jaga Eksistensi Pancasila Masa Kini dan Mendatang

Tak Cuma Perkuat BPIP, RUU PIP Jaga Eksistensi Pancasila Masa Kini dan Mendatang

Nasional
UPDATE 5 Juli: Tambah 82 Kematian, Total 3.171 Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia

UPDATE 5 Juli: Tambah 82 Kematian, Total 3.171 Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia

Nasional
UPDATE 5 Juli: Tambah 1.607, Total  63.749 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE 5 Juli: Tambah 1.607, Total 63.749 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X