Cak Imin: PKB Jadi Partai Pertama yang Masuk Keanggotaan Centrist Democrat International

Kompas.com - 22/03/2019, 15:49 WIB
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar dan Koordinator Centrist Democracy International (CDI) untuk Asia Pasifik dan Amerika Latin, Cesar Rosello di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jumat (21/3/2019). PKB menjadi anggota CDI yang merupakan organisasi partai-partai lintas negara. KOMPAS.com/JESSI CARINA Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar dan Koordinator Centrist Democracy International (CDI) untuk Asia Pasifik dan Amerika Latin, Cesar Rosello di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jumat (21/3/2019). PKB menjadi anggota CDI yang merupakan organisasi partai-partai lintas negara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar mengumumkan bahwa PKB telah diterima menjadi anggota Centrist Democrat International (CDI).

CDI merupakan organisasi yang terdiri dari partai-partai lintas negara yang berhaluan demokrasi.

"CDI ini tidak mudah menerima partai politik untuk bisa menjadi anggota. Kami bersyukur diterima secara resmi menjadi anggota CDI secara penuh tanpa melalui tahapan-tahapan keanggotaan yang bisa dasar, tetapi langsung menjadi anggota penuh," ujar Muhaimin, dalam konferensi pers di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Jumat (22/3/2019).

Muhaimin, yang biasa disapa Cak Imin itu, mengklaim, PKB adalah yang pertama dan satu-satunya partai di Indonesia yang masuk ke dalam keanggotaan CDI.

Pada Jumat siang ini, perwakilan CDI di Asia Pasifik mendatangi Kantor DPP PKB untuk menyerahkan surat keanggotaan.

PKB sudah masuk menjadi bagian dari CDI sejak November 2018.

Muhaimin mengatakan, banyak negara dunia yang pemimpinnya berasal dari partai anggota CDI.

Dia menyebutkan, negara-negara itu di antaranya Jerman, Irlandia, Hungaria, Austria, dan lainnya.

Menurut Muhaimin, faktor yang membuat PKB diterima adalah karena ideologi partai yang berasaskan demokrasi, moderat, dan anti-radikalisme.

Selain itu, kata dia, PKB dinilai konsisten memperjuangkan kebhinekaan Indonesia.

Sebagai partai yang ada di negara dengan salah satu penduduk terbesar di dunia, PKB yang juga partai berbasis agama memiliki peluang untuk berperan lebih jauh.

"Kami bersyukur PKB sebagai partai yang berbasis Islam, berbasis keagamaan, tetapi bisa menjadi bagian dari partai demokrat dunia," kata Cak Imin.

Ia mengatakan, kesempatan ini akan digunakan sebagai pintu masuk berkomunikasi dengan partai-partai dunia dan pemimpin negara lain untuk kepentingan Indonesia.

Koordinator CDI untuk Asia Pasifik dan Amerika Latin, Cesar Rosello mengatakan, pihaknya merasa terhormat menerima PKB.

Dia berharap, PKB bisa berkontribusi dalam organisasi ini untuk memecahkan masalah-masalah dunia. 

CDI berharap bisa memanfaatkan akses yang ada dalam organisasi ini untuk kepentingan rakyat Indonesia.

"Kami merasa beruntung dan terhormat menerima PKB, partai yang ada di ujung tombak dalam melawan radikalisme," ujar Rosello.

Ketika ditanya mengenai peluang keanggotaan untuk partai lain, Rosello mengatakan, sejauh ini belum ada rencana untuk itu.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X