Kompas.com - 21/03/2019, 20:27 WIB
Penulis Devina Halim
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, bertemu dengan putra mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin, Boy Sadikin, di kediaman Boy, di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019).

Sandiaga mengatakan bahwa pertemuan tersebut merupakan reuni dengan salah seorang yang turut membantunya saat memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Ini reuni kangen sama Pak Boy. Saya minta waktu buka puasa bareng alhamdulillah kita tadi sempat makan malam dan tukar pikiran juga," kata Sandiaga seusai pertemuan.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut, Sandiaga juga meminta doa demi kelancaran pemilu mendatang.

Baca juga: Jubir BPN Prabowo-Sandiaga: Lembaga Survei Sering Error

Menurut Sandiaga, Boy memberi sejumlah saran terkait strategi memenangkan pemilu yang tahap pencoblosannya kurang dari satu bulan lagi. 

Saran tersebut terkait Tempat Pemungutan Suara (TPS) hingga persoalan data pemilih.

"Bang Boy kasih masukan TPS, saksi sama masalah DPT yang menurut hemat Bang Boy harus diseriusin. Karena Bang Boy pengalaman di Pilpres 2014, Bang Boy Ketua Tim Pemenangan Pak Jokowi di DKI," ungkap Sandiaga.

Kompas TV Hasil Survei Litbang Kompas yang dirilis Rabu (20/3/2019) kemarin menunjukkan selisih elektabilitas kedua pasangan calon antara Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno semakin sempit. Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo menanggapi hasil survei terbaru Litbang Kompas ini. Joko Widodo menyebut hasil survei ini akan menjadi bahan evaluasi untuk tim dan para pendukung agar bekerja lebih keras jelang hari pemungutan suara 17 April mendatang. Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf menganalisis penurunan elektabilitas ini adalah dampak dari banyaknya isu hoaks yang beredar. Sementara itu dari kubu seberang Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Uno menilai hasil Survei Litbang Kompas adalah momentum untuk menguatkan relawan. Berbeda dengan hasil survei Litbang Kompas, anggota dewan pengarah BPN Prabowo-Sandi, Fadli Zon mengklaim survei internal BPN menempatkan Prabowo-Sandi sudah mengungguli Jokowi- Ma'ruf. #SurveiElektabilitas #SurveiLitbangKompas #Pilpres2019
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.