Survei Indo Barometer: 64,9 Persen Publik Puas terhadap Kinerja Jokowi

Kompas.com - 21/03/2019, 15:00 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjajal Moda Raya Terpadu (MRT), rute dari stasiun Bundaran Hotel Indonesia menuju stasiun Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (19/3/2019). Jokowi didampingi sejumlah menteri kabinet kerja, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmy Diani dan Wali Kota Bogor Bima Arya. AFP/ISTANA KEPRESIDENAN/HANDOUTPresiden Joko Widodo (Jokowi) menjajal Moda Raya Terpadu (MRT), rute dari stasiun Bundaran Hotel Indonesia menuju stasiun Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (19/3/2019). Jokowi didampingi sejumlah menteri kabinet kerja, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmy Diani dan Wali Kota Bogor Bima Arya.
Penulis Jessi Carina
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com — Lembaga survei Indo Barometer melakukan survei tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja calon presiden Joko Widodo selama menjabat sebagai presiden. Hasilnya, sebanyak 64,9 persen menyebut puas dengan kinerja Jokowi.

"Ini masih tinggi karena di atas 50 persen," ujar peneliti Indo Barometer, Hadi Suprapto Rusli, dalam konferensi pers di Hotel Century Park, Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Sementara itu, jumlah responden yang tidak puas dengan kinerja Jokowi ada 30,9 persen. Sebanyak 4,2 persen mengatakan tidak tahu.

Baca juga: Survei Indo Barometer: Elektabilitas Jokowi-Maruf 50,2 Persen, Prabowo-Sandiaga 28,9 Persen

Jika digabungkan dengan tingkat kepuasan terhadap Wakil Presiden Jusuf Kalla, tingkat kepuasannya sebesar 64,1 persen. Persentase yang tidak puas sebanyak 31,2 persen dan yang tidak menjawab 4,8 persen.

"Kalau kami breakdown, yang menyatakan puas mayoritas memilih Jokowi-Ma'ruf dalam pilpres," ujar Hadi.

Hadi menyebutkan beberapa hal yang menjadi alasan responden puas dengan kinerja Jokowi-JK.

Alasan yang paling banyak diungkapkan adalah soal pembangunan merata sampai ke desa, kinerja dianggap baik, dan banyak program bermanfaat, seperti Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar.

Baca juga: Para Nyai Pesantren Bersatu Dukung Jokowi

Sementara itu, hal yang menjadi alasan responden tidak puas adalah soal sulitnya mencari lapangan pekerjaan, harga kebutuhan pokok naik, dan perekonomian yang dinilai semakin sulit.

Survei ini dilakukan dari 6 Februari sampai 12 Februari 2019 di 34 provinsi. Jumlah sampel pada survei sebanyak 1.200 responden dengan margin of error lebih kurang 2,83 persen. Tingkat kepercayaan survei ini sebesar 95 persen.

Adapun metode penarikan survei ini menggunakan multistage random sampling.

Kompas TV Calon Presiden nomor urut 01, #JokoWidodo, menanggapi hasil survei terbaru Litbang Kompas yang menunjukkan tren penurunan elektabilitasnya bersama Ma'ruf Amin.Joko Widodo menyebut hasil survei nantinya akan menjadi bahan evaluasiuntuk tim dan para pendukung agar bekerja lebih keras. #LitbangKompas #pilpres2019

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X