Kompas.com - 19/03/2019, 16:27 WIB
Presiden Joko Widodo menjajal Moda Rata Terpadu (MRT), Selasa (19/3/2019). Jokowi menjajal rute dari stasiun Bundaran Hotel Indonesia menuju stasiun Lebak Bulus. KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo menjajal Moda Rata Terpadu (MRT), Selasa (19/3/2019). Jokowi menjajal rute dari stasiun Bundaran Hotel Indonesia menuju stasiun Lebak Bulus.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo akan meresmikan pengoperasian Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase 1 Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Minggu (24/3/2019).

Pada acara itu, Jokowi sekaligus meresmikan pemancangan tiang pertama (groundbreakingMRT fase 2 Bundaran HI-Kampung Bandan sepanjang 8,3 kilometer.

"Ini langsung mulai nanti hari Minggu groundbreaking untuk fase kedua," ujar Jokowi usai menjajal MRT rute Bundaran HI-Lebak Bulus, Selasa (19/3/2019).

Presiden Jokowi berharap, setelah MRT resmi beroperasi, masyarakat mau beralih dari kendaraan pribadi ke moda transportasi publik.

Baca juga: Jokowi Ajak Masyarakat Beralih dari Kendaraan Pribadi ke MRT

Dengan demikian, kemacetan di wilayah Jakarta bisa berkurang.

"Terutama untuk pengguna mobil dan sepeda motor di jalur ini, kita mengajak agar mulai beralih ke MRT yang sangat nyaman," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jokowi menyebutkan, keberadaan MRT tak hanya menambah opsi bagi masyarakat untuk menggunakan transportasi umum.

Menurut dia, kehadiran MRT menciptakan peradaban dan budaya baru bagi warga Jakarta.

"Tadi misalnya contoh beberapa orang tadi mau makan dari HI turun di senayan, enggak ada 10 menit nanti balik lagi ke kantornya lebih cepat. Saya kira ini sekali lagi ini adalah budaya baru, peradaban baru yang harus mulai ke sana," kata dia.

Baca juga: Ramai-ramai Coba MRT Jakarta, Ternyata Keren Banget!

Dalam uji coba MRT kali ini, Jokowi ditemani sejumlah menteri kabinet kerja seperti Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono, Menteri Keuangan Sri Mulyani serta Kapolri Jenderal pol Tito Karnavian.

Hadir pula Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmy Diani dan Walikota Bogor Bima Arya.

Jokowi mengaku senang sudah banyak yang menjajal moda transportasi baru ini meski masih dalam tahap uji coba.

Kepala Negara meladeni satu per satu permintaan masyarakat untuk bersalaman dan berfoto bersama.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Periksa Anies Sebagai Saksi, KPK Dalami Soal Penyertaan Modal Program Rumah DP Rp 0

Periksa Anies Sebagai Saksi, KPK Dalami Soal Penyertaan Modal Program Rumah DP Rp 0

Nasional
Kasus Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece, Propam Periksa Kepala Rutan Bareskrim

Kasus Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece, Propam Periksa Kepala Rutan Bareskrim

Nasional
Satgas Minta Masyarakat Turut Antisipasi Terjadinya Lonjakan Kasus Covid-19

Satgas Minta Masyarakat Turut Antisipasi Terjadinya Lonjakan Kasus Covid-19

Nasional
OTT di Kolaka Timur, Ketua KPK: Tunggu Penyidik Bekerja

OTT di Kolaka Timur, Ketua KPK: Tunggu Penyidik Bekerja

Nasional
Pamer Penurunan Kasus Covid-19, Indonesia Berharap Ada Evaluasi Status Red List dari Inggris

Pamer Penurunan Kasus Covid-19, Indonesia Berharap Ada Evaluasi Status Red List dari Inggris

Nasional
Soal Kapal Selam Nuklir Australia, Menlu RI Sebut Sekjen PBB Ingatkan Potensi Perang Dingin

Soal Kapal Selam Nuklir Australia, Menlu RI Sebut Sekjen PBB Ingatkan Potensi Perang Dingin

Nasional
Mahfud Sebut Jokowi Restui Lahan Hasil Sitaan BLBI Dibikin Lapas

Mahfud Sebut Jokowi Restui Lahan Hasil Sitaan BLBI Dibikin Lapas

Nasional
Puspomad Segera Periksa Brigjen Junior Tumilaar Usai Bikin Surat Terbuka untuk Kapolri

Puspomad Segera Periksa Brigjen Junior Tumilaar Usai Bikin Surat Terbuka untuk Kapolri

Nasional
Pihak yang Ditangkap dalam OTT KPK di Kolaka Timur Masih Diperiksa

Pihak yang Ditangkap dalam OTT KPK di Kolaka Timur Masih Diperiksa

Nasional
Ketimpangan Akses Vaksin Sangat Lebar, Sekjen PBB: Dunia Bisa Sulit Keluar dari Pandemi Covid-19

Ketimpangan Akses Vaksin Sangat Lebar, Sekjen PBB: Dunia Bisa Sulit Keluar dari Pandemi Covid-19

Nasional
Mahfud Upayakan Amnesti Akademisi Korban UU ITE Saiful Mahdi Segera Keluar

Mahfud Upayakan Amnesti Akademisi Korban UU ITE Saiful Mahdi Segera Keluar

Nasional
OTT di Kolaka Timur, KPK Amankan Beberapa Pihak

OTT di Kolaka Timur, KPK Amankan Beberapa Pihak

Nasional
Kasus Covid-19 4.195.958, Pemerintah Perbolehkan Anak di Bawah Usia 12 Tahun ke Mal

Kasus Covid-19 4.195.958, Pemerintah Perbolehkan Anak di Bawah Usia 12 Tahun ke Mal

Nasional
Satgas: Tak Ada Jaminan Keberhasilan Penanganan Covid-19 Terus Bertahan, jika Tak Disiplin Prokes

Satgas: Tak Ada Jaminan Keberhasilan Penanganan Covid-19 Terus Bertahan, jika Tak Disiplin Prokes

Nasional
KPK Lakukan OTT di Kabupaten Kolaka Timur

KPK Lakukan OTT di Kabupaten Kolaka Timur

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.