Survei LSI, Jokowi-Ma'ruf Unggul di Kalangan Emak-emak

Kompas.com - 19/03/2019, 15:24 WIB
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin Erick Thohir menghadiri deklarasi dukungan kepada pasangan Joko Widodo-Maruf Amin yang dilakukan oleh Relawan Perempuan Bandung 01 Bersatu Optimis Indonesia Maju  di Gor Padjajaran, Kota Bandung, Minggu (10/3/2019).  KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA.Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin Erick Thohir menghadiri deklarasi dukungan kepada pasangan Joko Widodo-Maruf Amin yang dilakukan oleh Relawan Perempuan Bandung 01 Bersatu Optimis Indonesia Maju di Gor Padjajaran, Kota Bandung, Minggu (10/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan, pemilih dari kalangan emak-emak lebih banyak yang mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

" Jokowi-Ma'ruf unggul dua kali lipat di kantong suara emak-emak," ujar peneliti LSI Ikrama Masloman dalam jumpa pers di Kantor LSI, Jakarta, Selasa (19/3/2019).

LSI melakukan survei pada 18-25 Februari 2019, dengan proses wawancara tatap muka kepada 1.200 responden.

Baca juga: Survei LSI: Prabowo-Sandiaga Unggul di Kalangan Terpelajar


 

Peneliti kemudian menanyakan pasangan calon mana yang akan dipilih oleh 50,0 persen responden yang tergolong sebagai emak-emak.

Dalam proses pengambilan data, selain wawancara, peneliti menggunakan simulasi surat suara.

Hasilnya, 61,0 persen menyatakan mendukung Jokowi-Ma'ruf. Sementara, hanya sebanyak 30,0 persen emak-emak yang mendukung pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca juga: Survei LSI Denny JA: Mayoritas Responden Wong Cilik Dukung Jokowi-Maruf Amin

Kemudian, ada 0,8 persen suara tidak sah dan 8,2 persen yang menyatakan rahasia atau tidak ingin menjawab.

Menurut Ikram, hasil tracking survei pada Agustus 2018 hingga Februari 2019, keunggulan Jokowi-Ma'ruf stabil rata-rata di atas 25 persen.

Penelitian ini menggunakan metode multistage random sampling, dengan melibatkan 1.200 responden.

Baca juga: Fahri Hamzah Anggap Penelitian LSI Denny JA Berpotensi Adu Domba

Proses pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka dan menggunakan kuesioner. Adapun, margin of error dalam penelitian ini lebih kurang 2,9 persen.

Peneliti menggunakan dana corporate social responsibility (CSR) internal dalam penelitian. Adapun, sumber dana tersebut berasal dari keuntungan jasa konsultan yang dilakukan di bidang politik.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X