Dana Abadi Riset Jokowi-Ma'ruf akan Capai Rp 100 Triliun.

Kompas.com - 18/03/2019, 22:42 WIB
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Ace Hasan Syadzily, di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat. Kompas.com/Fitria Chusna FarisaJuru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Ace Hasan Syadzily, di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menjelaskan soal dana abadi riset dan dana abadi kebudayaan yang dijanjikan cawapres nomor urut 02, Ma'ruf Amin.

Menurut Juru Bicara TKN, Ace Hasan Syadzily, jika Jokowi-Ma'ruf terpilih di Pemilu 2019, maka politik anggaran selama lima tahun ke depan akan dititikberatkan kepada pengembangan sumber daya manusia.

Dana tersebut, salah satunya akan dialokasikan untuk dana abadi riset dan dana abadi kebudayaan.

"Lima tahun ke belakang ini kita lebih kepada pembangunan infrastruktur. Oleh karena itu nanti politik anggaran untuk 5 tahun ke depan itu jelas juga akan menitikberatkan kepada pengembangan SDM," kata Ace di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2019).


Baca juga: Maruf: Anggaran Tersedia, Kami Akan Siapkan Dana Abadi Kebudayaan

"Dengan sendirinya dialokasi kalau selama ini anggaran lebih besar ditunjukan untuk infrastruktur itu nanti akan diarahkan pada pengembangan sumber daya manusia," sambungnya.

Ace menjelaskan, seperti dana infrastruktur, dana abadi riset dan dana abadi kebudayaan nantinya tetap berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Saat ini, dana riset juga sudah dialokasikan. Tetapi, nantinya, dana tersebut akan ditambah menjadi Rp 100 triliun. Demikian pula dengan dana abadi pendidikan.

"Oleh karena itu tidak perlu khawatir karena nanti alokasi dari yang lalu, infrastruktur, maka untuk 5 tahun ke depan lebih ditekankan pada SDM, termasuk di antaranya adalah untuk dana abadi riset," ujar Ace.

Sebelumnya, calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menjanjikan program dana abadi riset jika terpilih dalam Pemilihan Presiden 2019.

Ma'ruf menyampaikan hal ini dalam debat ketiga pada segmen kedua yang membahas tema pendidikan, Minggu (17/3/2019), di Hotel Sultan, Jakarta.

"Kita sudah sepakat untuk sediakan dana abadi riset. Di samping dana abadi pendidikan, dana abadi kebudayaan, juga dana abadi riset," ujar Ma'ruf.

"Kami yakin riset kita di masa akan datang akan berhasil memajukan negara ini," sambungnya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bos Lippo Group James Riady Mangkir dari Panggilan KPK

Bos Lippo Group James Riady Mangkir dari Panggilan KPK

Nasional
Seorang Saksi Kasus Meikarta Ajukan Perlindungan Saksi ke KPK

Seorang Saksi Kasus Meikarta Ajukan Perlindungan Saksi ke KPK

Nasional
Janji 9 Parpol Tak Calonkan Eks Koruptor di Pilkada 2020

Janji 9 Parpol Tak Calonkan Eks Koruptor di Pilkada 2020

Nasional
Pasca-Putusan MK, Nasdem Tegaskan Tak Akan Calonkan Eks Koruptor di Pilkada

Pasca-Putusan MK, Nasdem Tegaskan Tak Akan Calonkan Eks Koruptor di Pilkada

Nasional
Dalami Laporan terhadap Akun @digeeembok, Subdit Cyber Crime Polda Metro Back Up Polresta Bandara Soetta

Dalami Laporan terhadap Akun @digeeembok, Subdit Cyber Crime Polda Metro Back Up Polresta Bandara Soetta

Nasional
Cerita Jusuf Kalla Saat Jadi Mediator Konflik Poso dan Ambon...

Cerita Jusuf Kalla Saat Jadi Mediator Konflik Poso dan Ambon...

Nasional
Divisi Humas Polri Akan Jadi Badan Humas, Bakal Dipimpin Jenderal Bintang Tiga

Divisi Humas Polri Akan Jadi Badan Humas, Bakal Dipimpin Jenderal Bintang Tiga

Nasional
Polisi Dalami 2 Laporan Politisi PDI-P Henry Yosodiningrat ke Bareskrim

Polisi Dalami 2 Laporan Politisi PDI-P Henry Yosodiningrat ke Bareskrim

Nasional
Saat Pimpinan MPR Berkelakar soal Jabatan Waketum Partai Golkar...

Saat Pimpinan MPR Berkelakar soal Jabatan Waketum Partai Golkar...

Nasional
Mahfud MD Ungkap Kemungkinan Kejutan di Susunan Dewan Pengawas KPK

Mahfud MD Ungkap Kemungkinan Kejutan di Susunan Dewan Pengawas KPK

Nasional
Puan Maharani Minta Nadiem Tak Buru-buru Ganti UN: Jangan Sampai Merugikan Siswa

Puan Maharani Minta Nadiem Tak Buru-buru Ganti UN: Jangan Sampai Merugikan Siswa

Nasional
Gibran Daftar Pilkada Solo, PDI-P Sebut Megawati Akan Beri Atensi Khusus

Gibran Daftar Pilkada Solo, PDI-P Sebut Megawati Akan Beri Atensi Khusus

Nasional
Kemendagri Minta KPU Patuhi Putusan MK soal Pencalonan Eks Koruptor

Kemendagri Minta KPU Patuhi Putusan MK soal Pencalonan Eks Koruptor

Nasional
Ketua MPR: Partai-partai Besar Harus Jamin Wacana Amendemen UUD 1945 Tak Melenceng

Ketua MPR: Partai-partai Besar Harus Jamin Wacana Amendemen UUD 1945 Tak Melenceng

Nasional
Kasus Impor Bawang Putih, Terdakwa Penyuap Anggota DPR Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Kasus Impor Bawang Putih, Terdakwa Penyuap Anggota DPR Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X