Survei SMRC: Masyarakat Alami Perbaikan Ekonomi dalam Setahun Terakhir

Kompas.com - 18/03/2019, 08:24 WIB
Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) Djayadi Hanan mengatakan bahwa selain PDI Perjuangan elektabilitas partai politik pendukung Presiden Joko Widodo lainnya cenderung stagnan. Jakarta, Kamis (5/10/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIR Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) Djayadi Hanan mengatakan bahwa selain PDI Perjuangan elektabilitas partai politik pendukung Presiden Joko Widodo lainnya cenderung stagnan. Jakarta, Kamis (5/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil survei yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan bahwa masyarakat mengalami perbaikan kondisi ekonomi selama setahun terakhir.

Kondisi itu dirasakan dalam lingkup rumah tangga, maupun lebih luas secara nasional.

"Yang menyatakan kondisi ekonomi sekarang lebih baik dibanding tahun lalu, lebih banyak dari yang mengatakan lebih buruk," ujar Direktur SMRC Djayadi Hanan dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (18/3/2019).

Survei dilakukan pada 24 Februari -5 Maret 2019, melibatkan 2.479 responden dengan proses wawancara tatap muka.

Peneliti mengajukan pertanyaan sebagai berikut: "Apakah Bapak/Ibu melihat keadaan ekonomi rumah tangga Bapak/Ibu sendiri pada umumnya sekarang ini menjadi jauh lebih buruk, lebih buruk, tidak ada perubahan, lebih baik, atau jauh lebih baik dibanding tahun lalu?".

Hasilnya, 42 persen responden menyatakan lebih baik dan 4 persen menyatakan jauh lebih baik. Kemudian, 34 persen mengatakan tidak ada perubahan.

Baca juga: Survei SMRC: Elektabilitas Jokowi-Maruf 57,6 Persen, Prabowo-Sandiaga 31,8 Persen

Sementara, 17 persen responden menyatakan lebih buruk dan 1 persen menyatakan jauh lebih buruk. Adapun, 1 persen menyatakan tidak menjawab atau  tidak tahu.

Berikutnya, peneliti mengajukan pertanyaan sebagai berikut: "Apakah Bapak/Ibu melihat keadaan ekonomi nasional pada umumnya sekarang ini menjadi jauh lebih buruk, lebih buruk, tidak ada perubahan, lebih baik, atau jauh lebih baik ini dibanding tahun lalu?".

Hasilnya, 42 persen responden menyatakan lebih baik dan 4 persen menyatakan jauh lebih baik. Kemudian, 29 persen mengatakan tidak ada perubahan.

Sebanyak 18 persen responden menyatakan lebih buruk dan 1 persen yang menyatakan jauh lebih buruk. Sementara, 6 persen tidak menjawab atau menyatakan tidak tahu.

"Keadaan ini menyumbang pada kemungkinan Jokowi dipilih lagi," kata Djayadi.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X