Kompas.com - 17/03/2019, 21:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengatakan, dirinya dan calon presiden Joko Widodo akan membangun gedung opera seperti yang ada di Sydney, Australia, jila terpilih pada Pilpres 2019.

Gedung tersebut, kata Ma'ruf, berguna untuk menggelar eksibisi dan pertunjukkan kebudayaan.

Hal itu ia ungkapkan dalam debat ketiga pilpres di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019) malam.

"Insya Allah kami juga akan membangun semacam (gedung) opera seperti opera yang ada di Sydney untuk eksibisi dan pertunjukan kebudayaan kita," ujar Ma'ruf.

Ma'ruf mengatakan, untuk pengembangan kebudayaan, pemerintah juga akan mengadakan festival kebudayaan di berbagai negara.

Menurut dia, dalam mengembangkan kebudayaan, dibutuhkan juga upaya mendorong melalui ekonomi kreatif.

Ia yakin pengembangan kebudayaan dapat dilakukan melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang telah dimiliki pemerintah.

"Kebudayaan ini juga akan kita dorong untuk juga bisa mengembangkan kebudayaan kita melalui ekonomi kreatif," kata Ma'ruf.

"Pemerintah sekarang telah membentuk Bekraf. Dengan Bekraf ini kita akan mengembangkan kebudayaan," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tersangka Kasus Indosurya Bebas, Ini Tanggapan Kejagung

Tersangka Kasus Indosurya Bebas, Ini Tanggapan Kejagung

Nasional
UPDATE 25 Juni 2022: Bertambah 1.831, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.078.725

UPDATE 25 Juni 2022: Bertambah 1.831, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.078.725

Nasional
Malam Puncak Jakarta Hajatan ke-495, Pengunjung Mulai Ramaikan JIS

Malam Puncak Jakarta Hajatan ke-495, Pengunjung Mulai Ramaikan JIS

Nasional
Muhaimin Ingin Koalisi dengan Gerindra hingga 5 Partai Lain

Muhaimin Ingin Koalisi dengan Gerindra hingga 5 Partai Lain

Nasional
242 WNI Jadi Korban Penipuan Loker di Kamboja Periode April 2021-Juni 2022

242 WNI Jadi Korban Penipuan Loker di Kamboja Periode April 2021-Juni 2022

Nasional
Cak Imin Tanggapi Yenny Wahid: Itu Masa Lalu, Enggak Usah Dibahas

Cak Imin Tanggapi Yenny Wahid: Itu Masa Lalu, Enggak Usah Dibahas

Nasional
Harta Mardani Maming Capai Rp 44,8 Miliar, Naik Signifikan Dibanding Saat Awal Menjabat Bupati

Harta Mardani Maming Capai Rp 44,8 Miliar, Naik Signifikan Dibanding Saat Awal Menjabat Bupati

Nasional
PDI-P Sulit Berkoalisi dengan Demokrat, Hasto Singgung Pemerintahan SBY

PDI-P Sulit Berkoalisi dengan Demokrat, Hasto Singgung Pemerintahan SBY

Nasional
Kemlu Imbau Warga Tak Mudah Percaya Iklan Lowongan Kerja ke Luar Negeri

Kemlu Imbau Warga Tak Mudah Percaya Iklan Lowongan Kerja ke Luar Negeri

Nasional
Hasto Ungkap Alasan PDI-P Sulit Koalisi dengan PKS

Hasto Ungkap Alasan PDI-P Sulit Koalisi dengan PKS

Nasional
Ganjar Pranowo di antara Megawati dan Surya Paloh Menuju Pilpres 2024...

Ganjar Pranowo di antara Megawati dan Surya Paloh Menuju Pilpres 2024...

Nasional
Tersangka Kasus Indosurya Bebas, Para Korban Akan Unjuk Rasa

Tersangka Kasus Indosurya Bebas, Para Korban Akan Unjuk Rasa

Nasional
35 WNI Terjebak Perusahaan Judi 'Online' di Bhavet, Kemlu Koordinasi ke Polisi Kamboja

35 WNI Terjebak Perusahaan Judi "Online" di Bhavet, Kemlu Koordinasi ke Polisi Kamboja

Nasional
Masinton Pasaribu Dapat Teguran dari PDI-P

Masinton Pasaribu Dapat Teguran dari PDI-P

Nasional
Bareskrim Tegaskan Kasus Indosurya Tetap Lanjut meski Masa Tahanan Tersangkanya Selesai

Bareskrim Tegaskan Kasus Indosurya Tetap Lanjut meski Masa Tahanan Tersangkanya Selesai

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.