Jokowi Merasa Diuntungkan jika Partisipasi Pemilih Tinggi

Kompas.com - 16/03/2019, 17:45 WIB
Calon presiden Joko Widodo berpidato dalam acara Doa Satukan Negeri di Gedung Serbaguna T Rizal Noordin, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (15/3/2019). Capres nomor urut 01 itu mengajak relawan dan simpatisan untuk melawan kabar bohong atau hoax yang dapat memecah belah persatuan bangsa. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc. Akbar Nugroho GumayCalon presiden Joko Widodo berpidato dalam acara Doa Satukan Negeri di Gedung Serbaguna T Rizal Noordin, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (15/3/2019). Capres nomor urut 01 itu mengajak relawan dan simpatisan untuk melawan kabar bohong atau hoax yang dapat memecah belah persatuan bangsa. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.
Penulis Ihsanuddin
|

95\

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo meminta para pendukungnya untuk mengajak sebanyak-banyaknya masyarakat datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada pemilihan presiden 2019. Sebab, menurut survei, tingginya partisipasi masyarakat akan menguntungkan pasangan Jokowi-Ma'ruf.

"Saya minta ajak tetangga saudara kawan di tanggal 17 April untuk berbondong-bondong ke TPS. Partisipasi pemilih harus ditingkatkan setinggi-tingginya. Karena menurut survei, itu sangat menguntungkan kita," kata Jokowi saat bertemu dengan Tim Kampanye Daerah (TKD) Sumatera Utara, di Medan, Sabtu (16/3/2019).


Jokowi tak menyebutkan survei apa yang dimaksud. Ia juga tak menjelaskan apakah itu merupakan survei internal tim kampanye atau merupakan survei dari lembaga luar. Jokowi hanya menegaskan pentingnya menekan angka golput berdasarkan hasil survei itu.

"Jangan sampai ada satu orang pun yang golput, dorong semuanya untuk datang ke TPS. Ingatkan bahwa masa depan negara ini akan tergantung di tanggal 17 April 2019 yang akan datang," kata Jokowi.

Baca juga: Jokowi Sedih Ketum PPP Kena OTT, Yakin Tak Pengaruhi Elektabilitas

Capres petahana ini mengingatkan para pendukungnya bahwa pemungutan suara tinggal 31 hari lagi. Oleh karena itu, ia meminta seluruh kader parpol pendukung dan relawan menggencarkan kampanye dari rumah ke rumah.

"Saya mengajak kita semuanya tinggal 31 hari ini, satu-satunya cara adalah kampanye door to door. Jangan berharap pada baliho spanduk, sudah tidak efektif," kata dia.

Dalam acara ini, Jokowi didampingi Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Moeldoko dan Abdul Kadir Karding. Hadir juga Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Sumatera Utara Ivan Iskandar Batubara.

Para kader parpol dan relawan di seluruh Sumatera Utara antusias menyambut kehadiran Jokowi. Mereka sempat berebut untuk bersalaman dan berfoto bersama mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Papua Diduga Lakukan Obstruction of Justice dalam Penanganan Peristiwa Paniai, Polri Tunggu Laporan Komnas HAM

Polda Papua Diduga Lakukan Obstruction of Justice dalam Penanganan Peristiwa Paniai, Polri Tunggu Laporan Komnas HAM

Nasional
Sabtu, Masyarakat Aceh Akan Serahkan Sejumlah Rekomendasi Akademik ke Presiden Jokowi

Sabtu, Masyarakat Aceh Akan Serahkan Sejumlah Rekomendasi Akademik ke Presiden Jokowi

Nasional
Adik Mentan Dapat Rekomendasi PAN Sebagai Bakal Calon Wali Kota Makassar

Adik Mentan Dapat Rekomendasi PAN Sebagai Bakal Calon Wali Kota Makassar

Nasional
Kejagung Periksa 13 Orang yang Keberatan Rekening Efeknya Diblokir

Kejagung Periksa 13 Orang yang Keberatan Rekening Efeknya Diblokir

Nasional
Pemerintah Ingin Capai 4 Fokus Lewat Komite Ekonomi dan Keuangan Syariah

Pemerintah Ingin Capai 4 Fokus Lewat Komite Ekonomi dan Keuangan Syariah

Nasional
Sabtu Besok, Jokowi Dijadwalkan Makan Bersama Ribuan Warga Aceh di Kenduri Kebangsaan

Sabtu Besok, Jokowi Dijadwalkan Makan Bersama Ribuan Warga Aceh di Kenduri Kebangsaan

Nasional
Pilkada 2020 Tingkat Kabupaten/Kota, 160 Paslon Berpotensi Maju Jalur Independen

Pilkada 2020 Tingkat Kabupaten/Kota, 160 Paslon Berpotensi Maju Jalur Independen

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Sebut Pemerintah Terus Berupaya Perbaiki Kesejahteraan Guru

Wapres Ma'ruf Amin Sebut Pemerintah Terus Berupaya Perbaiki Kesejahteraan Guru

Nasional
Soal Ketahanan Keluarga, Ma'ruf: Apakah Harus Diselesaikan dengan Undang-undang

Soal Ketahanan Keluarga, Ma'ruf: Apakah Harus Diselesaikan dengan Undang-undang

Nasional
Kemenkes Sebut 3 WNI di Wuhan Sudah Sehat dan Ingin Pulang

Kemenkes Sebut 3 WNI di Wuhan Sudah Sehat dan Ingin Pulang

Nasional
Yusril Anggap Wajar Ada Kesalahan Pengetikan pada RUU Cipta Kerja

Yusril Anggap Wajar Ada Kesalahan Pengetikan pada RUU Cipta Kerja

Nasional
36 Kasus Distop Penyelidikannya, KPK Tak Sangka Jadi Heboh

36 Kasus Distop Penyelidikannya, KPK Tak Sangka Jadi Heboh

Nasional
Pemerintah Siapkan Sejumlah Lokasi Alternatif untuk Karantina 74 WNI Kru Diamond Princess

Pemerintah Siapkan Sejumlah Lokasi Alternatif untuk Karantina 74 WNI Kru Diamond Princess

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Minta Guru Beradaptasi di Era Revolusi Industri 4.0

Wapres Ma'ruf Amin Minta Guru Beradaptasi di Era Revolusi Industri 4.0

Nasional
KPK Hentikan 36 Penyelidikan, Sebagian Besar Terkait Dugaan Suap

KPK Hentikan 36 Penyelidikan, Sebagian Besar Terkait Dugaan Suap

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X