Kompas.com - 16/03/2019, 16:33 WIB
Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menghadiri deklarasi dukungan alumni perguruan tinggi se-Sumatera Utara di Gedung Serbaguna Medan, Sabtu (16/3/2019). Dalam kesempatan itu, Jokowi memperkenalkan menantunya yang juga putra asli Medan, Bobby Nasution. KOMPAS.com/IHSANUDDINCalon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menghadiri deklarasi dukungan alumni perguruan tinggi se-Sumatera Utara di Gedung Serbaguna Medan, Sabtu (16/3/2019). Dalam kesempatan itu, Jokowi memperkenalkan menantunya yang juga putra asli Medan, Bobby Nasution.
Penulis Ihsanuddin
|

MEDAN, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menghadiri deklarasi dukungan alumni perguruan tinggi se-Sumatera Utara di Gedung Serbaguna Medan, Sabtu (16/3/2019).

Dalam kesempatan itu, Jokowi memperkenalkan menantunya yang juga putra asli Medan, Bobby Nasution.

Awalnya, Jokowi terlebih dulu memperkenalkan istrinya, Iriana. Setelah memanggil Iriana ke atas panggung, Jokowi lalu memanggil Bobby.

Suami Kahiyang Ayu itu pun langsung naik ke panggung dan berdiri di sebelah kanan Jokowi. Ia mengenakan kemeja putih dan jaket hitam, senada dengan yang digunakan oleh mertuanya.

Jokowi mengatakan, kehadiran Bobby di keluarganya menandakan bahwa ia saat ini sudah menjadi keluarga besar Sumatera Utara.

"Saya sudah jadi keluarga besar Sumatera Utara. Ada Bobby. Awas kalau masih kalah," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, saat bertarung dengan Prabowo Subianto di Pilpres 2014 lalu, ia berhasil menang tipis di Sumatera Utara.

Jokowi yang saat itu berpasangan dengan Jusuf Kalla mendapatkan 55,24 persen suara. Sementara Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa mendapatkan 44,75 persen. Jokowi berharap kemenangan tipis itu bisa diperlebar dalam pilpres 2019 kali ini.

"Sekarang kita harus berjuang agar menang tebal," kata politisi PDI-P ini.

Untuk bisa menang telak, Jokowi meminta para pendukungnya kampanye secara door to door atau dari pintu ke pintu dalam sisa waktu kampanye yang tinggal sebulan lagi.

Jokowi juga meminta pendukungnya untuk mengajak sebanyak-banyaknya warga ke TPS pada hari pemungutan suara 17 April 2019.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasca-Pembentukan Koalisi Indonesia Bersatu, Sekjen Tegaskan Golkar Solid di Bawah Airlangga

Pasca-Pembentukan Koalisi Indonesia Bersatu, Sekjen Tegaskan Golkar Solid di Bawah Airlangga

Nasional
Dirut RSCM: Biaya Perawatan Pasien Diduga Hepatitis Akut Ditanggung BPJS Kesehatan

Dirut RSCM: Biaya Perawatan Pasien Diduga Hepatitis Akut Ditanggung BPJS Kesehatan

Nasional
Polri Libatkan Traffic Accident Analysis Usut Kecelakaan Bus di Tol Surabaya-Mojokerto

Polri Libatkan Traffic Accident Analysis Usut Kecelakaan Bus di Tol Surabaya-Mojokerto

Nasional
PDI-P Sebut Tak Perlu Umumkan Koalisi karena Bisa Usung Capres Sendiri

PDI-P Sebut Tak Perlu Umumkan Koalisi karena Bisa Usung Capres Sendiri

Nasional
Sekjen Golkar Harap Parpol Lain Bergabung ke Koalisi Indonesia Bersatu

Sekjen Golkar Harap Parpol Lain Bergabung ke Koalisi Indonesia Bersatu

Nasional
Ingatkan Menteri Tak Sibuk Manuver Capres 2024, Pimpinan Komisi II: Kerjalah Bantu Presiden

Ingatkan Menteri Tak Sibuk Manuver Capres 2024, Pimpinan Komisi II: Kerjalah Bantu Presiden

Nasional
Oditur Militer Beberkan Mengapa Alasan Kolonel Priyanto Mengaku Panik Tak Masuk Akal

Oditur Militer Beberkan Mengapa Alasan Kolonel Priyanto Mengaku Panik Tak Masuk Akal

Nasional
Menag: BPIH Lebih Besar dari Bipih, Jemaah Haji Bayar Rp39,9 Juta

Menag: BPIH Lebih Besar dari Bipih, Jemaah Haji Bayar Rp39,9 Juta

Nasional
Menag: Pemerintah Menyubsidi Jemaah Agar Biaya Haji Lebih Ringan

Menag: Pemerintah Menyubsidi Jemaah Agar Biaya Haji Lebih Ringan

Nasional
Membaca Bayangan Peta Koalisi Pilpres 2024 dalam Dominasi Kuasa PDI-P

Membaca Bayangan Peta Koalisi Pilpres 2024 dalam Dominasi Kuasa PDI-P

Nasional
Soal Koalisi Indonesia Bersatu, Gerindra: Bukan Hal yang Perlu Diperdebatkan

Soal Koalisi Indonesia Bersatu, Gerindra: Bukan Hal yang Perlu Diperdebatkan

Nasional
Waketum Gerindra Minta Koalisi Golkar PAN PPP Jangan Dipertentangkan

Waketum Gerindra Minta Koalisi Golkar PAN PPP Jangan Dipertentangkan

Nasional
PP Muhammadiyah Sesalkan UAS Tak Diizinkan Masuk, Tuntut Penjelasan ke Singapura

PP Muhammadiyah Sesalkan UAS Tak Diizinkan Masuk, Tuntut Penjelasan ke Singapura

Nasional
Uji Materiil UU Otsus, Ahli Presiden Pertanyakan Kedudukan Hukum Majelis Rakyat Papua

Uji Materiil UU Otsus, Ahli Presiden Pertanyakan Kedudukan Hukum Majelis Rakyat Papua

Nasional
Mengenal PPS dan KPPS, dari Sejarah hingga Tugas dalam Pemilu

Mengenal PPS dan KPPS, dari Sejarah hingga Tugas dalam Pemilu

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.