Wapres Instruksikan KBRI Pantau Terus Kondisi WNI di Selandia Baru

Kompas.com - 15/03/2019, 16:40 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (23/11/2018) Kompas.com/Rakhmat Nur HakimWakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (23/11/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menginstruksikan Kedutaan Besar RI (KBRI) di Selandia Baru terus memantau kondisi WNI di sana setelah terjadinya penembakan di dua masjid di Christchurch, Jumat (15/3/2019).

Hal itu dikatakan Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat.

"Ya saya menginstruksikan Pak Dubes untuk memantau terus dan berusaha menemukan, mengetahui kemana yang enam orang tadi. Karena 3 sudah diketahui dan sisa 3," kata Kalla.

Baca juga: Kominfo Imbau Masyarakat Tak Sebarkan Video Penembakan Selandia Baru

Kalla mengaku sudah menghubungi Dubes RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya dan menanyakan kondisi WNI di sana setelah peristiwa yang menewaskan 40 orang itu.

Ia juga meminta WNI di Selandia Baru lebih berhati-hati usai aksi teror tersebut.

"Saya baru bicara dengan Dubes Selandai Baru dan ada yang menyaksikan. Ada enam orang Indonesia sedang salat, yang baru dideteksi sekarang baru tiga. Tiga lagi belum tahu kabarnya," lanjut Kalla.

Baca juga: ISNU: Penembakan di Masjid Selandia Baru adalah Tindakan Keji

Sebelumnya diberitakan, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan, 40 orang tewas dan 20 lainnya luka parah dalam serangan teror di masjid Al Noor di kota Christchurch.

"Amat jelas insiden ini adalah sebuah serangan teroris. Dari apa yang kami tahu, serangan ini telah direncanakan dengan baik," kata Ardern.

"Dua bahan peledak dipasang di kendaraan milik tersangka. Keduanya sudah ditemukan dan dijinakkan," tambah Ardern

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X