OTT di Jawa Timur, KPK Amankan 5 Orang

Kompas.com - 15/03/2019, 15:17 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.comKomisi Pemberantasan Korupsi

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Febri Diansyah, mengatakan tim penindakan mengamankan total lima orang dalam operasi tangkap tangan ( OTT) di wilayah Jawa Timur, Jumat (15/3/2019).

Menurut Febri, kelimanya ditangkap di lokasi yang berbeda-beda.

Febri enggan mengungkap secara rinci identitas kelima orang yang diamankan. Menurut Febri, identitas mereka akan disampaikan secara rinci dalam konferensi pers.

Baca juga: Usai OTT KPK, Rumah Ketum PPP Romahurmuziy Nampak Sepi

"Tadi pagi tim KPK mengamankan lima orang setelah diduga terjadi transaksi yang kesekian kalinya. Jadi kami duga ini bukan transaksi pertama. Ke-lima orang tersebut ada dari unsur penyelenggara negara dari anggota DPR RI, kemudian ada unsur swasta, dan dari unsur pejabat di Kementerian Agama pejabat di daerah ya di Kementerian Agama," kata Febri di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi, Jakarta, Jumat.

KPK menduga, akan terjadi transaksi terkait pengisian jabatan di Kementerian Agama, baik di tingkat pusat dan daerah.

Baca juga: Romahurmuziy Disebut Terjaring OTT KPK, Ini Sikap PPP Bangka Belitung

KPK juga mengamankan uang dalam pecahan rupiah. Namun Febri belum bisa mengungkap jumlah pastinya.

Kelimanya masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Jawa Timur.

"Kalau ada perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan. Yang bisa dikonfirmasi 5 orang diamankan di Jawa Timur kemudian dibawa untuk diklarifikasi dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X