Erick Thohir: Ma'ruf Amin Akan Jawab Serangan Saat Debat dengan Fakta dan Data

Kompas.com - 15/03/2019, 14:22 WIB
Cawapres nomor urut 01 Maruf Amin menyampaikan pidato kebangsaan dalam kegiatan Muslimah Bersatu Untuk Indonesia di Istora Senayan, kompleks GBK, Jakarta, Minggu (24/2/2019). Dalam acara yang diadakan Arus Baru Muslimah tersebut dideklarasikan dukungan untuk pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin dalam Pemilu 2019. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww. ANTARA/SIGID KURNIAWANCawapres nomor urut 01 Maruf Amin menyampaikan pidato kebangsaan dalam kegiatan Muslimah Bersatu Untuk Indonesia di Istora Senayan, kompleks GBK, Jakarta, Minggu (24/2/2019). Dalam acara yang diadakan Arus Baru Muslimah tersebut dideklarasikan dukungan untuk pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin dalam Pemilu 2019. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww.
Penulis Jessi Carina
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo- Ma'ruf Amin, Erick Thohir, mengatakan calon wakil presiden nomor 01 Ma'ruf Amin sudah siap menghadapi debat ketiga, termasuk jika mendapat serangan. 

Erick memastikan, apabila mendapat serangan dari cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno, Ma'ruf akan menjawabnya dengan fakta dan data.

"Apa pun yang kubu sebelah akan menyerang kami, ya kami harus jawab. Dan kami pasti jawabnya pakai fakta dan data, tidak berasumsi. Kadang kalau kita berasumsi kan kasihan rakyatnya," ujar Erick di kediaman Ma'ruf, Jalan Situbondo, Jumat (15/3/2019).

Erick juga baru saja mendatangi rumah Ma'ruf untuk membahas persiapan debat. Persiapan semakin intens karena debat ketiga akan dilaksanakan tiga hari lagi.

"Kami pastikan simulasinya berjalan baik. Ya tentu kami harapkan bisa maksimal," katanya.

Baca juga: Latihan, Sandiaga Mengaku Gelar Simulasi Debat

Debat ketiga pilpres akan diselenggarakan pada Minggu (17/3/2019). Tema debat ketiga adalah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya.

Debat ketiga pilpres akan digelar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, oleh Trans 7, Trans TV, dan CNN Indonesia TV.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Pemerintah Ajak Penyintas Covid-19 Sumbangkan Plasma Konvalesen...

Saat Pemerintah Ajak Penyintas Covid-19 Sumbangkan Plasma Konvalesen...

Nasional
Epidemiolog Sayangkan Tak Ada Pengumuman ke Publik Saat Airlangga Idap Covid-19

Epidemiolog Sayangkan Tak Ada Pengumuman ke Publik Saat Airlangga Idap Covid-19

Nasional
Kemensos Beri Trauma Healing Korban Gempa Sulawesi Barat

Kemensos Beri Trauma Healing Korban Gempa Sulawesi Barat

Nasional
Hakim Sebut Andi Irfan Jaya Pembuat Action Plan untuk Bebaskan Djoko Tjandra

Hakim Sebut Andi Irfan Jaya Pembuat Action Plan untuk Bebaskan Djoko Tjandra

Nasional
Perantara Suap Djoko Tjandra ke Jaksa Pinangki Divonis 6 Tahun Penjara

Perantara Suap Djoko Tjandra ke Jaksa Pinangki Divonis 6 Tahun Penjara

Nasional
BNPB Distribusikan Bantukan ke 4 Desa Terisolasi akibat Gempa Sulbar

BNPB Distribusikan Bantukan ke 4 Desa Terisolasi akibat Gempa Sulbar

Nasional
Menaker Sebut 3 RPP Ketenagakerjaan UU Cipta Kerja dalam Penyempurnaan

Menaker Sebut 3 RPP Ketenagakerjaan UU Cipta Kerja dalam Penyempurnaan

Nasional
Kontroversi Swab Test Rizieq Shihab, Bima Arya Bakal Sanksi RS Ummi

Kontroversi Swab Test Rizieq Shihab, Bima Arya Bakal Sanksi RS Ummi

Nasional
Soal Mobil Jokowi di Kalsel, Istana: Itu Hanya Genangan Air, Tak Halangi Presiden

Soal Mobil Jokowi di Kalsel, Istana: Itu Hanya Genangan Air, Tak Halangi Presiden

Nasional
Airlangga Hartarto Penyintas Covid-19, Pejabat Publik Diminta Terbuka jika Terpapar

Airlangga Hartarto Penyintas Covid-19, Pejabat Publik Diminta Terbuka jika Terpapar

Nasional
Kasus Kontroversi 'Swab Test', Bima Arya Ditanya Kronologi Rizieq Shihab Dirawat di RS Ummi

Kasus Kontroversi "Swab Test", Bima Arya Ditanya Kronologi Rizieq Shihab Dirawat di RS Ummi

Nasional
Ketua PMI Jusuf Kalla Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen

Ketua PMI Jusuf Kalla Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen

Nasional
Diperiksa KPK, Gubernur Bengkulu Bantah Terlibat Kasus Suap Edhy Prabowo

Diperiksa KPK, Gubernur Bengkulu Bantah Terlibat Kasus Suap Edhy Prabowo

Nasional
Vaksinasi Covid-19 Mandiri Dinilai Berpotensi Gagalkan Target Herd Immunity

Vaksinasi Covid-19 Mandiri Dinilai Berpotensi Gagalkan Target Herd Immunity

Nasional
Airlangga Hartarto Penyintas Covid-19, Epidemiolog Ingatkan soal Keterbukaan Pemerintah

Airlangga Hartarto Penyintas Covid-19, Epidemiolog Ingatkan soal Keterbukaan Pemerintah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X