PPP Tunggu Keterangan Resmi KPK soal OTT Romahurmuziy

Kompas.com - 15/03/2019, 12:58 WIB
Ketua Umum PPP M Romahurmuziy di Gedung KPK, Jakarta, Senin (11/4/2016). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINKetua Umum PPP M Romahurmuziy di Gedung KPK, Jakarta, Senin (11/4/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Lena Maryana Mukti mengaku belum menerima kabar resmi terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat pimpinan partainya, Romahurmuziy.

Lena mengaku baru mendapat informasi dari media terkait kabar OTT ini.

"Sepanjang ini kami belum menerima secara resmi, belum ada berita soal itu," kata Lena saat dikonfirmasi, Jumat (15/3/2019).

"Ya dari media aja, bacanya dari media, dan saya menjawabnya tidak benar, karena kami belum menerima informasi tentang itu," sambungnya.


Baca juga: Ketua KPK Benarkan Ketua Umum PPP Romahurmuziy Terjaring OTT

Oleh karenanya, menurut Lena, PPP belum mau mengambil sikap hingga ada pernyataan resmi dari KPK terkait OTT terhadap ketua umum partainya.

"Kami menunggu kabar resmi aja," ujar dia.

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan Ketua Umum PPP Romahurmuziy terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT), Jumat.

Baca juga: Romahurmuziy Ditangkap KPK, Kantornya di DPR Dikunci dan Dijaga

Agus belum mengungkap ia ditangkap bersama siapa saja dan terkait kasus apa.

"Betul, ada giat KPK di Jatim. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh KPK bertempat di Polda Jatim," kata Agus saat dikonfirmasi.

Menurut Agus, KPK akan menentukan status pihak-pihak yang diamankan dalam waktu 1 x 24 jam.

"Tunggu konferensi pers lanjutan di KPK nanti malam atau besok pagi," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X