Ketum PPP Romahurmuziy Ditangkap di Kanwil Kementerian Agama Sidoarjo

Kompas.com - 15/03/2019, 12:08 WIB
Ketua Umum PPP, Romahurmuziy seusai memberikan pembekalan terhadap para caleg PPP di Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/10/2018).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Ketua Umum PPP, Romahurmuziy seusai memberikan pembekalan terhadap para caleg PPP di Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/10/2018).

SURABAYA, KOMPAS.com — Ketua Umum PPP Romahurmuziy terkena operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Seperti dikutip Antara, penangkapan dilakukan di Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur di Sidoarjo, Jawa Timur.

Saat ini, Romy, panggilan akrab Romahurmuziy, sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK di salah satu ruangan di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur di Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Ketua KPK Agus Rahardjo sebelumnya membenarkan penangkapan Romy. Namun, ia belum mau menjelaskan detail soal kasus tersebut.


Baca juga: Ketua KPK Benarkan Ketua Umum PPP Romahurmuziy Terjaring OTT

Menurut Agus, KPK akan menentukan status pihak-pihak yang diamankan dalam waktu 1 x 24 jam.

"Tunggu konferensi pers lanjutan di KPK nanti malam atau besok pagi," katanya.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya OTT yang dilakukan KPK di Kakanwil Kemenag pada pukul 09.00.

Namun, ia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

"Itu ranah KPK, coba tanya KPK," ucap Barung.

Baca juga: Kemenag Jatim Bantah OTT Ketum PPP Romahurmuziy Terjadi di Kantor Kemenag Sidoarjo

Sementara itu, Kepala Hubungan Masyarakat Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur Markus mengatakan, operasi tangkap tangan terhadap Romahurmuziy tidak ada kaitannya dengan Kemenag.

"Saya sudah baca beritanya yang mengabarkan tadi pagi ada penangkapan seorang ketua umum partai politik di Kantor Kanwil Kemenag Sidorajo. Sudah saya cek, tidak ada itu," kata Markus.

"Intinya tidak ada OTT di kantor Kemenag Sidoarjo atau wilayah Kanwil Kemenag Jatim lainnya tadi pagi," kata Markus dikutip Antara, Jumat.



SumberAntara

Close Ads X