Ruhut Sitompul: Debat Ketiga Akan seperti Bapak Menasihati Anaknya

Kompas.com - 15/03/2019, 11:12 WIB
Mantan anggota DPR Ri Ruhut Sitompul DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.comMantan anggota DPR Ri Ruhut Sitompul
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Relawan dari Tim Bravo 5 Ruhut Sitompul meyakini bahwa debat ketiga antara calon wakil presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno akan berlangsung seru.

Menurut dia, penampilan cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin akan seperti menasihati anaknya.

"Debatnya akan seru nanti seperti bapak menasihati anaknya," ujar Ruhut ketika dihubungi, Jumat (15/3/2019).

Ruhut mengaku, sudah sering membantu kegiatan Ma'ruf Amin. Termasuk dalam hal persiapan debat ketiga nanti.

Ruhut mengatakan, Ma'ruf memiliki kebiasaan bicara panjang dan detil.

Baca juga: Gemas Lihat Tingkah Sandiaga, Ruhut Sitompul Jadi YouTuber demi Jokowi

Menurut dia, hal ini dapat dimaklumi karena kapasitas Ma'ruf yang juga sebagai ulama.

Namun, Ruhut mengatakan, Ma'ruf juga sudah mempersiapkan diri membatasi waktu bicara dalam debat nanti.

"Tetapi kalau soal materi, jangan diragukan. Beberapa kali saya mendampingi beliau dalam istigosah, bahkan angka masalah ekonomi-ekonomi fakta detil dia kuasai," ujar Ruhut.

Baca juga: Debat dengan Maruf Amin, Sandiaga Bilang Saya Pasti Sungkan lah

Ruhut mengatakan, Ma'ruf bisa berpikir secara mikro dan makro. Sedangkan Sandiaga, kata dia, hanya bicara hal-hal umum saja.

"Sandi akan keteter, paling cuma cium tangan gitu-gitu saja. Merendah biar dihormati. Padahal dia memang enggak sanggup," kata Ruhut.

Debat ketiga pilpres akan diselenggarakan Minggu (17/3/2019). Tema debat ketiga adalah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya.

Debat ketiga pilpres akan digelar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, oleh Trans 7, Trans TV, dan CNN Indonesia TV.

Baca tentang


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Presiden Trump, Dubes RI Sampaikan Komitmen Kerja Sama Tangani Pandemi Covid-19

Bertemu Presiden Trump, Dubes RI Sampaikan Komitmen Kerja Sama Tangani Pandemi Covid-19

Nasional
Brigjen Setyo Budiyanto Terpilih sebagai Direktur Penyidikan KPK

Brigjen Setyo Budiyanto Terpilih sebagai Direktur Penyidikan KPK

Nasional
Bakal Paslon Diminta Tanggung Jawab Cegah Klaster Covid-19 di Pilkada

Bakal Paslon Diminta Tanggung Jawab Cegah Klaster Covid-19 di Pilkada

Nasional
Pasien Sembuh Catat Rekor Harian, Tes Covid-19 Harus Ditambah

Pasien Sembuh Catat Rekor Harian, Tes Covid-19 Harus Ditambah

Nasional
Pimpinan KPU Positif Covid-19 Bertambah, Perlukah Pilkada Ditunda?

Pimpinan KPU Positif Covid-19 Bertambah, Perlukah Pilkada Ditunda?

Nasional
Luhut Sebut Jawa dan Bali Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

Luhut Sebut Jawa dan Bali Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

Nasional
Indonesia Dapat 20 Juta Vaksin dari UEA, Luhut Lobi Agar Dapat Tambahan 10 Juta Lagi

Indonesia Dapat 20 Juta Vaksin dari UEA, Luhut Lobi Agar Dapat Tambahan 10 Juta Lagi

Nasional
Menko Luhut dan Kemenkes Bahas Penanganan Pasien Covid-19 yang Ada di ICU

Menko Luhut dan Kemenkes Bahas Penanganan Pasien Covid-19 yang Ada di ICU

Nasional
Jika Karyawan Positif Covid-19, Ini yang Harus Dilakukan Kantor Menurut Ahli

Jika Karyawan Positif Covid-19, Ini yang Harus Dilakukan Kantor Menurut Ahli

Nasional
Perwakilan IDI Menangis Saat Doakan Para Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Perwakilan IDI Menangis Saat Doakan Para Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Nasional
Denda dari Pelanggar Protokol Kesehatan Terkumpul Hampir Rp 400 Juta dalam 4 Hari Operasi Yustisi

Denda dari Pelanggar Protokol Kesehatan Terkumpul Hampir Rp 400 Juta dalam 4 Hari Operasi Yustisi

Nasional
Kata Ahli, Orang Berusia di Atas 45 Tahun Boleh Beraktivitas di Luar Rumah, asal...

Kata Ahli, Orang Berusia di Atas 45 Tahun Boleh Beraktivitas di Luar Rumah, asal...

Nasional
Luhut Sebut 3 Bulan ke Depan Masa-masa Kritis Pengendalian Covid-19

Luhut Sebut 3 Bulan ke Depan Masa-masa Kritis Pengendalian Covid-19

Nasional
Pasien Covid-19 Meninggal Didominasi Orang Berusia 45 Tahun ke Atas, Ini Pendapat Epidemiolog

Pasien Covid-19 Meninggal Didominasi Orang Berusia 45 Tahun ke Atas, Ini Pendapat Epidemiolog

Nasional
Pemerintah Sebut PSBB Kurangi Pembentukan Klaster Penularan Covid-19

Pemerintah Sebut PSBB Kurangi Pembentukan Klaster Penularan Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X