Timses Siapkan "Pendamping Khusus" untuk Ma'ruf Amin Hadapi Debat

Kompas.com - 14/03/2019, 20:44 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin dalam sambutannya di Ponpes Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (25/12/2019), Dok media Jokowi-MarufCalon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin dalam sambutannya di Ponpes Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (25/12/2019),

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo- Ma'ruf Amin, Aria Bima menyebut, pihaknya menyiapkan 'pendamping khusus' untuk Ma'ruf Amin menghadapi debat cawapres.

Pendamping khusus itu berasal dari anggota tim kampanye. Mereka bertugas menjelaskan capaian Jokowi dan Jusuf Kalla selama empat tahun pemerintahan keduanya, serta program yang akan diteruskan.

Hal ini dinilai penting supaya muncul kesinambungan antara capaian dan program yang dijanjikan.

Politisi Aria Bima saat ditemui di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, Jumat (4/1/2019). KOMPAS.com/Devina Halim Politisi Aria Bima saat ditemui di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, Jumat (4/1/2019).
"Pak Kiai Ma'ruf memang dipersiapan secara khusus, karena beliau ini banyak hal melanjutkan mengenai hal-hal yang sudah dikerjakan oleh Pak Jokowi dan Pak Jusuf Kalla. Maka supaya terjadi integrasi konten apa yang sudah dilaksanakan dan mungkin juga apa yang masih, sedang, dilaksanakan, dan apa yang ke depan dijanjikan," kata Aria saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Kamis (13/3/2019).

Menurut Aria, pendamping Ma'ruf Amin akan menyampaikan perihal program kesehatan, pendidikan, masalah ketenagakerjaan hingga sosial budaya.

Misalnya, mengenai kartu Indonesia kuliah, kartu Indonesia pintar, kartu sembako murah, kartu keluarga harapan dan bantuan non tunai, hingga kartu Indonesia kerja.

Selain berasal dari tim kampanye, pendamping khusus Ma'ruf Amin juga berasal dari kalangan akademisi universitas ternama.

"Jubir-jubir TKN saya juga minta sebagai narsum, dan itu juga bisa diminta (paslon) 02. Juga dosen UI, UGM, sering kita minta untuk mendapat tambahan bekal," ujar Aria.

"Politisi ini kan soal data kurang, jadi sah-sah saja selama beliau-beliau ini sebagai narsum (pendamping) untuk masukan agar kita pintar dan teknokratik," sambungnya.

Baca juga: Persiapan Debat Ketiga, Maruf Cerita Kesulitannya Batasi Durasi Bicara

Debat ketiga pilpres akan diselenggarakan Minggu (17/3/2019). Pesertanya adalah cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin dan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno.

Tema debat ketiga ialah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya.

Debat ketiga pilpres akan digelar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, oleh Trans 7, Trans TV, dan CNN Indonesia TV.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografis: 9 Panelis Debat Ketiga Pilpres 2019

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X