Kompas.com - 14/03/2019, 17:53 WIB
Hilmar Farid, Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, di sela-sela acara WFC 2016, Nusa Dua, Bali, Selasa (11/10/2016). KOMPAS.com/SRI LESTARIHilmar Farid, Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, di sela-sela acara WFC 2016, Nusa Dua, Bali, Selasa (11/10/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hilmar Farid mengungkapkan, sekitar 208 ribu sekolah menerapkan program penguatan pendidikan karakter (PPK).

Berdasarkan Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018 disebutkan bahwa PPK adalah gerakan pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga.

Gerakan ini melibatkan kerja sama antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).

"Penguatan pendidikan karakter itu 2016 dimulai secara formal ketika keluar Permendikbud awalnya 542 sekolah. Kabupaten, kota bersemangat, hampir berjalan sekarang di 208 ribu sekolah," kata Hilmar dalam diskusi Membangun Karakter dan Mental SDM Indonesia di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Baca juga: Perkuat Pendidikan Karakter, WVI Luncurkan Buku Panduan PPK

Menurut Hilmar, peningkatan drastis ini merupakan hasil kerja sama pemerintah bersama dinas-dinas pendidikan di daerah.

Capaian ini perlu ditingkatkan bersama-sama guna mendukung Gerakan Nasional Revolusi Mental. Hal itu diamanatkan Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hilmar menyatakan, PPK juga memerhatikan pada hal-hal kecil yang tak diajarkan di kelas.

"Misalnya di sekolah ada rak sepatu, murid-muridnya nyusun sepatunya dikasih nama, ini yang namanya pendidikan karakter, ini enggak ada anggarannya ini. Jadi jangan selalu melihat jumlah anggaran, angka," kata dia.

Hilmar juga mencontohkan keterlibatan siswa untuk membersihkan sekolah dalam waktu tertentu. Menurut dia, hal seperti ini juga untuk meningkatkan kedisiplinan anak.

"Itu ada juga konser karawitan muda, anak-anak sekolah juga dkenalkan pada seni tradisi kita. Banyak sekali program seperti ini bertebaran di Indonesia," papar Hilmar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 28 Oktober: 259.541 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19, Positivity Rate dengan PCR 1,14 Persen

UPDATE 28 Oktober: 259.541 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19, Positivity Rate dengan PCR 1,14 Persen

Nasional
Kementerian PPPA: Pelayanan bagi Korban Kekerasan Harus Terus Dilakukan

Kementerian PPPA: Pelayanan bagi Korban Kekerasan Harus Terus Dilakukan

Nasional
UPDATE 28 Oktober: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 34,14 Persen

UPDATE 28 Oktober: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 34,14 Persen

Nasional
UPDATE: Sebaran 723 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, DKI Jakarta Tertinggi

UPDATE: Sebaran 723 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, DKI Jakarta Tertinggi

Nasional
Profil Usmar Ismail, Bapak Perfilman yang Akan Dianugerahi Gelar Pahlawan oleh Jokowi

Profil Usmar Ismail, Bapak Perfilman yang Akan Dianugerahi Gelar Pahlawan oleh Jokowi

Nasional
Megawati: Kalau Memungkinkan, Bikinlah di Setiap Daerah Patung Bung Karno

Megawati: Kalau Memungkinkan, Bikinlah di Setiap Daerah Patung Bung Karno

Nasional
Usut Dugaan Korupsi Dana Insentif Daerah, KPK Geledah Sejumlah Tempat di Tabanan

Usut Dugaan Korupsi Dana Insentif Daerah, KPK Geledah Sejumlah Tempat di Tabanan

Nasional
Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN, Mega Tanya Jokowi Kok Saya Lagi?

Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN, Mega Tanya Jokowi Kok Saya Lagi?

Nasional
UPDATE 28 Oktober: Ada 7.248 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 28 Oktober: Ada 7.248 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: Bertambah 34, Kasus Kematian akibat Covid-19 Kini 143.333 Jiwa

UPDATE: Bertambah 34, Kasus Kematian akibat Covid-19 Kini 143.333 Jiwa

Nasional
UPDATE 28 Oktober: 12.440 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 28 Oktober: 12.440 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 28 Oktober: Bertambah 984, Kasus Sembuh dari Covid-19 Capai 4.086.759

UPDATE 28 Oktober: Bertambah 984, Kasus Sembuh dari Covid-19 Capai 4.086.759

Nasional
Soal Jadi Capres 2024, Muhaimin: Tidak Ada Kader PKB yang Tak Siap

Soal Jadi Capres 2024, Muhaimin: Tidak Ada Kader PKB yang Tak Siap

Nasional
UPDATE: Bertambah 723, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.242.532

UPDATE: Bertambah 723, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.242.532

Nasional
Pimpinan KPK Gelar Raker di Hotel Mewah, ICW Singgung soal Pemborosan Anggaran

Pimpinan KPK Gelar Raker di Hotel Mewah, ICW Singgung soal Pemborosan Anggaran

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.