Kompas.com - 11/03/2019, 16:13 WIB
Pasangan calon presiden nomor urut 1, Joko Widodo beserta pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berjabat tangan setelah debat pilpres pertama di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). Tema debat pilpres pertama yaitu mengangkat isu Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPasangan calon presiden nomor urut 1, Joko Widodo beserta pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berjabat tangan setelah debat pilpres pertama di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). Tema debat pilpres pertama yaitu mengangkat isu Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengimbau para pendukungnya agar tak perlu meremehkan atau menyindir program Kartu Pra Kerja yang digaungkan oleh calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo.

"Sekarang ada ide Kartu Pra Kerja, karena sekarang mereka menyadari juga bahwa masalah lapangan kerja menjadi masalah, jangan kita ketawain, jangan kita sindir, jangan kita nyinyirin, tidak apa-apa," kata Sandiaga di depan peserta OK OCE Festival di Kinanti Building, Jakarta, Senin (11/3/2019) sore.

Menurut Sandiaga, ide tersebut merupakan respons dalam menjawab persoalan lapangan kerja yang sulit. Ia menegaskan, ide itu juga patut diapresiasi oleh berbagai pihak.

Baca juga: Pengamat: Kartu Pra-Kerja Jokowi Konkret, Sementara Gagasan Prabowo Tak Sentuh Bumi

Di sisi lain, Sandiaga menegaskan, masyarakat khususnya anak-anak muda harus berinisiatif dalam menciptakan lapangan kerja.

Ia menilai, generasi muda memiliki ide-ide kreatif yang beragam.

"Anak-anak muda Indonesia maunya tangan di atas, enggak mau tangannya di bawah. Bagaimana mereka tangannya di atas? Buatlah usaha-usaha, jadikanlah mereka sebagai generasi muda yang unggul, diberikan pelatihan, diberikan pendampingan," ujar dia.

Sandiaga memandang, generasi muda harus diposisikan sebagai pemecah solusi, termasuk dalam persoalan lapangan kerja.

Baca juga: Jokowi: Insentif Kartu Pra Kerja Bukan Berarti Gaji untuk Pengangguran

Ia lantas menyinggung program kerjanya yang sudah dirintis, One Kecamatan, One Center of Entrepreneurship (OK OCE).

Menurut Sandiaga, OK OCE juga sudah menghadirkan pelaku-pelaku usaha baru.

Sandiaga menilai, baik program OK OCE, Kartu Pra Kerja atau solusi lainnya merupakan ide-ide alternatif yang patut dihargai.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.