Selain di Lampung, Polisi Tangkap Terduga Teroris di Kalimantan Barat

Kompas.com - 11/03/2019, 14:22 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2019).KOMPAS.com/Devina Halim Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menuturkan, satgas anti terorisme dan radikalisme menangkap seorang terduga teroris berinisial P, di Kalimantan Barat, Minggu (10/3/2019).

"Pada Minggu, satgas juga menangkap terduga teroris berinisial P. Dia masuk ke dalam pemetaan satgas anti terorisme dan radikalisme serta Densus 88," ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (11/3/2019).

Dedi menambahkan, tersangka P berhasil diamankan dan ditangkap di wilayah Kalimantan Barat. Dia berencana menjalankan aksi teror di markas kepolisian.

Baca juga: Sulitnya Medan Membuat Jenazah Teroris di Poso Dipikul untuk Dievakuasi

Dalam penangkapan itu, lanjutnya, kepolisian mengamankan berbagai barang bukti yang mengarah pada pembuatan bom rakitan.

"Bom ini biasa dipakai oleh kelompok JAD, antara lain potongan-potongan paku, baut, dan kaleng-kaleng. Ada barang bukti, ini dalam rangka melakukan serangan para aparat kepolisian," ungkap Dedi kemudian.

Dedi menjelaskan, satgas kini sedang mendalami rencana-rencana P.

Baca juga: Polisi Tangkap Terduga Teroris di Lampung

Sebelumnya, satgas juga menangkap terduga teroris berinisial Ro di Lampung, Sabtu (9/3/2019). Buronan ini ditangkap setelah polisi mendapat informasi dari pihak keluarga bahwa Ro sudah kembali ke rumah.

Ro lama tak pulang dan diduga terpapar jaringan terorisme.

Dedi menyebut, Ro dan P termasuk dalam jaringan teroris kelompok JAD. Namun, mereka melalukan aksinya secara individu, tidak bersama-sama.




Close Ads X