Hoaks Sepekan, Erupsi Merapi hingga Jokowi Hapus Pendidikan Islam

Kompas.com - 08/03/2019, 18:41 WIB
Ilustrasi hoaksThinkstock Ilustrasi hoaks
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

Akan tetapi, kabar ini dibantah oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Melalui akun Twitter, Instagram, dan Facebook BPPTKG, pihaknya menyebut bahwa informasi yang tersiar itu tidak benar.

"Video tersebut bukan aktivitas Merapi hari ini (5/3/2019). Periode pengamatan pukul 00.00-14.00 WIB tidak terjadi awan panas guguran," tulis BPPTKG dalam unggahannya.

Selain itu, BPPTKG juga mengimbau kepada masyrakat untuk tidak menyebarluaskan video yang sudah beredar.

Baca juga: [HOAKS] Video Erupsi Gunung Merapi Beredar di WhatsApp

Program beasiswa unggulan

Sebuah pesan berisi permintaan pengisian data siswa untuk beasiswa berprestasi di bidang akademik dan non-akademik beredar di aplikasi pesan WhatsApp pada Selasa (5/3/2019).

Pesan tersebut mengatasnamakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Dalam surat bernomor 981257/D5/KU/2019 ini juga menyebutkan sejumlah ketentuan untuk menyusun daftar nama siswa, seperti siswa harus masuk ranking lima besar, nilai rata-rata raport minimal 80, dan nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia dan mata pelajaran Pendidikan Agama minimal 85.

Menanggapi hal itu, Kemendikbud pun menegaskan bahwa surat itu adalah hoaks.

"Itu surat palsu yang mengatasnamakan Kemenidkbud. Saya mendapatkan surat itu tadi pagi melalui grup percakapan WhatsApp," ujar Kepala Sub Bagian Layanan Informasi Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kemendikbud, Anandes Langguana kepada Kompas.com, Selasa (5/3/2019).

Andes juga mengatakan bahwa surat tersebut palsu karena alamat email yang dituliskan dalam surat bukan alamat resmi Kemendikbud.

Baca juga: [HOAKS] Program Beasiswa Unggulan Mengatasnamakan Kemendikbud

Wawancara kerja di PT Pertamina

Beredar sebuah surat palsu berisi informasi rekrutmen perusahaan minyak dan gas milik negara, PT Pertamina (Persero) pada Senin (4/3/2019).

Dalam surat itu, dijabarkan mengenai adanya tiga tes kompetensi yang akan dilakukan, yaitu tes wawasan, tes intelegensi umum, dan tes karakteristik pribadi.

Halaman:


HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain

Close Ads X