Bawaslu Awasi Rencana Penerbitan Kembali Tabloid Obor Rakyat

Kompas.com - 08/03/2019, 17:41 WIB
Sehari sebelum pemungutan suara, Warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendapat kiriman tabloid Obor Rakyat, Selasa (8/7/2014).KOMPAS.com/ Ahmad Winarno Sehari sebelum pemungutan suara, Warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendapat kiriman tabloid Obor Rakyat, Selasa (8/7/2014).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) akan mengawasi rencana penerbitan kembali Tabloid Obor Rakyat. Pengawasan akan difokuskan kepada potensi terjadinya fitnah dalam konten tabloid tersebut.

"Iya kita pengawasan. Nanti kalau terbukti misalnya ada Obor Rakyat fitnah, terbukti, ya kita bisa proses," kata Anggota Bawaslu Rahmat Bagja di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2019). 

Bagja berharap, orang-orang di balik Tabloid Obor Rakyat tak mengulang kesalahannya seperti saat Pemilu 2014, yaitu menyebarkan fitnah melalui pemberitaan tabloidnya. Namun, jika itu kembali terjadi, Bawaslu akan menindak.

Baca juga: Ganjar Pranowo Ingatkan Bawaslu Segera Tindak Obor Rakyat jika Melanggar Hukum

"Pasti kami tindak apabila ditemukan, ada Sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu), ada teman-teman kepolisian, kejaksaan," ujar Bagja. 

Pimpinan redaksi tabloid Obor Rakyat, Setiyardi Budiono, mengungkapkan bakal menerbitkan kembali tabloid tersebut dalam waktu dekat.

Hal itu disampaikan Setiyardi usai menghirup udara bebas setelah menjalani hukuman 8 bulan penjara.

Baca juga: Tim Jokowi: Indonesia Barokah Jangan Disamakan dengan Obor Rakyat

"Insya Allah Obor Rakyat akan kembali terbit dalam waktu dekat, saat ini saya bersama dengan rekan saya sedang mempersiapkan terbit kembali Obor Rakyat," kata Setiyardi mengutip video yang tayang di situs Kompas TV.

Ia mengklaim Obor Rakyat masih ditunggu oleh para pembacanya yang cukup banyak untuk terbit kembali. Bahkan, ia mengklaim sebagian pembaca sudah bertanya-tanya kapan Obor Rakyat terbit kembali.

Ia juga mengklaim banyak tokoh nasional yang ada di dalam dan luar negeri mendukung terbitnya kembali tabloid tersebut.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X