Robertus Robet Mengaku Diperlakukan Baik Selama Diperiksa Polisi

Kompas.com - 07/03/2019, 17:14 WIB
Aktivis HAM sekaligus dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Robertus Robet (jaket biru) telah dipulangkan oleh pihak kepolisian, Kamis (7/3/2019) sore. KOMPAS.com/Devina HalimAktivis HAM sekaligus dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Robertus Robet (jaket biru) telah dipulangkan oleh pihak kepolisian, Kamis (7/3/2019) sore.
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Robertus Robet mengaku diperlakukan dengan baik oleh pihak kepolisian selama pemeriksaannya.

Ia ditangkap pada Kamis (7/3/2019) dini hari dalam kasus dugaan penghinaan terhadap institusi TNI. Kemudian, Robertus telah pulang pada Kamis sore, sekitar pukul 14.25 WIB.

"Saya diperlakukan dengan baik selama saya berada dalam penahanan pihak kepolisian," ujar Robertus setelah pemeriksaan selesai, di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Robertus menyerahkan kelanjutan kasusnya kepada pihak kepolisian.


Saat memberikan keterangan kepada awak media, aktivis HAM itu sempat meminta maaf atas orasinya yang dinilai menghina institusi TNI.

Baca juga: AJI Nilai Orasi Robertus Robet adalah Kebebasan Berekspresi Warga Negara

"Oleh karena orasi itu saya telah menyinggung dan dianggap merendahkan atau menghina institusi, saya pertama-tama ingin menyatakan permohonan maaf," ungkapnya.

Robertus menegaskan bahwa dirinya tak berniat untuk menghina dan merendahkan institusi TNI.

Robertus Robet sebelumnya ditangkap karena diduga menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan kelompok masyarakat berdasarkan SARA, berita hoaks atau penghinaan terhadap penguasa atau badan umum.

Tindak pidana tersebut diduga dilakukan Robet saat berorasi di Aksi Kamisan pada 28 Februari 2019 mengenai dwifungsi ABRI.

Baca juga: YLBHI: Tak Ada Niat Robertus Robet Menghina TNI

Dalam orasinya itu, Robet menyanyikan lagu yang sering dinyanyikan mahasiswa pergerakan 1998 untuk menyindir institusi ABRI.

Sementara itu, melalui sebuah video, Robet telah memberikan klarifikasi atas orasinya itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X