Demokrat Pertimbangkan 2 Hal Terkait Permohonan Mundur Andi Arief

Kompas.com - 06/03/2019, 18:34 WIB
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nashidik di.  Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri, Jakarta Timur, Rabu (6/3/2019). KOMPAS.com/CHRISTOFORUS RISTIANTOWakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nashidik di. Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri, Jakarta Timur, Rabu (6/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nashidik menyebutkan, Demokrat mempertimbangkan dua hal sebelum mengambil keputusan menyikapi permohonan pengunduran diri Andi Arief dari posisi Wakil Sekjen Demokrat.

Hal itu disampaikannya saat mengantarkan Andi ke Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri, Jakarta Timur, Rabu (6/3/2019). 

"Karena dalam memutuskan ini (pengunduran diri) ada dua hal. Pertama, perkembangan mengenai diri sendiri. Kedua, kebijaksanaan yang diputuskan oleh ketua umum kami. Kita tidak punya kewenangan lain untuk memutuskan," ujar Rachland.

Baca juga: Polri: Perempuan yang Bersama Andi Arief adalah Sahabatnya

Diakui Rachland, hingga saat ini dirinya belum menemukan waktu yang tepat untuk pergi ke Singapura menyampaikan surat pengunduran diri Andi kepada Susilo Bambang Yudhyono sebagai Ketum Demokrat.

"Saya akan sampaikan, tentu Beliau (SBY) mengetahui dari media. Tapi kan harus disampaikan ke ketum," kata dia.

Andi Arief, yang ditangkap tim dari Mabes Polri di salah satu kamar di Hotel Peninsula, Slipi, Jakarta, Minggu (3/3/2019) malam, dinyatakan positif mengonsumsi narkoba jenis sabu.

Dari hasil pemeriksaan, Andi akhirnya tidak diproses ke penyidikan karena tidak ditemukan barang bukti dan direhabilitasi di BNN.

Baca juga: Tak Ada Barang Bukti Narkoba, Polisi Hentikan Proses Hukum Andi Arief

Pasca-kasus ini, melalui Rachland, Andi menyampaikan permohonan pengunduran diri.

Melalui akun Twitter-nya, Selasa (5/3/2019) malam, Andi juga mengungkapkan penyesalan dan permintaan maaf.

"Tak Ingin berakhir di sini. Kesalahan bisa saja membenamkan, namun upaya menjadi titik awal pencarian jalan hidup dengan kualitas berbeda jika benar-benar tak putus asa. Mohon maaf, saya telah membuat marah dan kecewa. Doakan saya bisa memperbaiki salah menuju benar," tulis Andi. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jubir Satgas: Yang Kita Perlukan Kegiatan Ekonomi Tanpa Timbulkan Kasus Covid-19

Jubir Satgas: Yang Kita Perlukan Kegiatan Ekonomi Tanpa Timbulkan Kasus Covid-19

Nasional
KPU Ikuti Putusan MK soal Pencalonan Eks Koruptor, tetapi...

KPU Ikuti Putusan MK soal Pencalonan Eks Koruptor, tetapi...

Nasional
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang dari Proyek Fiktif di Waskita Karya

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang dari Proyek Fiktif di Waskita Karya

Nasional
Polri: Kalau Demonstrasi Sudah Anarkis, Polisi akan Bertindak...

Polri: Kalau Demonstrasi Sudah Anarkis, Polisi akan Bertindak...

Nasional
Tindaklanjuti Putusan Bawaslu, KPU Tetapkan 3 Eks Koruptor jadi Calon Kepala Daerah

Tindaklanjuti Putusan Bawaslu, KPU Tetapkan 3 Eks Koruptor jadi Calon Kepala Daerah

Nasional
Pemda Diminta Tegakkan Protokol Kesehatan Selama Libur Panjang

Pemda Diminta Tegakkan Protokol Kesehatan Selama Libur Panjang

Nasional
Azwar Anas Beberkan Persiapan Protokol Kesehatan di Banyuwangi Jelang Liburan

Azwar Anas Beberkan Persiapan Protokol Kesehatan di Banyuwangi Jelang Liburan

Nasional
Bareskrim Tunda Pemeriksaan Petinggi KAMI Ahmad Yani

Bareskrim Tunda Pemeriksaan Petinggi KAMI Ahmad Yani

Nasional
Satgas Ingatkan Kepala Daerah agar Transparan soal Data Kasus Covid-19

Satgas Ingatkan Kepala Daerah agar Transparan soal Data Kasus Covid-19

Nasional
Singgung Rendahnya Indeks Pembangunan Pemuda, Menko PMK Ingatkan Kolaborasi Semua Pihak

Singgung Rendahnya Indeks Pembangunan Pemuda, Menko PMK Ingatkan Kolaborasi Semua Pihak

Nasional
Jelang Libur Panjang, Kemendagri Imbau Pemda Siapkan Protokol Kesehatan di Lokasi Wisata

Jelang Libur Panjang, Kemendagri Imbau Pemda Siapkan Protokol Kesehatan di Lokasi Wisata

Nasional
Kejagung: Kerugian Negara akibat Kasus Korupsi Impor Tekstil Sebesar Rp 1,6 Triliun

Kejagung: Kerugian Negara akibat Kasus Korupsi Impor Tekstil Sebesar Rp 1,6 Triliun

Nasional
Maulid Nabi, Kemenag Imbau Hindari Kegiatan yang Ciptakan Kerumunan

Maulid Nabi, Kemenag Imbau Hindari Kegiatan yang Ciptakan Kerumunan

Nasional
Walhi Kecam Pembangunan 'Jurassic Park Komodo', Tak Berbasis Keilmuan

Walhi Kecam Pembangunan "Jurassic Park Komodo", Tak Berbasis Keilmuan

Nasional
Kominfo Sorot Praktik Politik Uang dan Identitas pada Pilkada 2020

Kominfo Sorot Praktik Politik Uang dan Identitas pada Pilkada 2020

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X