Demokrat Proses Permohonan Pengunduran Diri Andi Arief sebagai Wakil Sekjen

Kompas.com - 06/03/2019, 14:39 WIB
Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOWakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menuturkan bahwa pihaknya tengah memroses permohonan pengunduran diri Andi Arief dari jabatan Wakil Sekjen.

Kendati demikian Ferdinand belum dapat memastikan apakah permohonan tersebut akan disetujui atau tidak oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

"Pengunduran diri tersebut kan masih dalam proses. Ya apakah disetujui atau tidak kan kita belum tahu," ujar Ferdinand melalui pesan singkat, Rabu (6/3/2019).

Baca juga: Pengacara Harapkan Andi Arief Bisa Rehabilitasi Rawat Jalan

Ferdinand pun memastikan tidak ada perubahan struktur DPP meski Andi Arief mengundurkan diri.

Ia mengatakan, DPP tidak menyiapkan kader partai lain untuk menggantikan posisi Andi Arief sebagai wakil sekjen.

"Untuk saat ini perubahan struktur DPP Partai Demokrat tidak ada. Jadi tidak akan ada pengisian atau mengganti posisi Andi Arief yang mengajukan pengunduran diri," kata Ferdinand.

Sebelumnya, Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik menyebutkan, Andi Arief telah meminta dirinya untuk menyampaikan permohonan pengunduran diri kepada DPP Pusat Partai Demokrat.

Permohonan pengunduran diri diajukan setelah Andi Arief terjerat kasus penyalahgunaan narkoba. Andi Arief ditangkap tim dari Mabes Polri di salah satu kamar di Hotel Peninsula, Slipi, Jakarta, Minggu (3/3/2019) malam.

Baca juga: Maruf Amin: Orang Sekelas Andi Arief Kok Masih Terpapar Narkoba

Kepala Divisi Humas Polri Irjen M Iqbal mengungkapkan, polisi sudah melakukan tes urine terhadap Andi Arief. Hasilnya, Andi positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu.

Iqbal mengungkapkan, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk alat-alat untuk mengkonsumsi narkoba.

Hasil penyelidikan sementara, Andi diduga sebatas pengguna narkoba. Belum ditemukan bukti Andi terlibat peredaran narkoba. Andi akan direhabilitasi di Badan Narkotika Nasional (BNN). 

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Kronologi Penangkapan Andi Arief

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X