Kilas Daerah Semarang
KILAS

Ubah Area Kumuh di Pesisir Kota Semarang, Hendi Bakal Bangun Rusunawa

Kompas.com - 05/03/2019, 20:00 WIB
Wali Kota Semarang Hendar Prihadi saat berdialog dengan warga Tambakrejo, Selasa (5/3/2019). Dok. Humas Pemerintah Kota SemarangWali Kota Semarang Hendar Prihadi saat berdialog dengan warga Tambakrejo, Selasa (5/3/2019).


KOMPAS.com
- Berdasarkan SK Wali Kota Semarang Nomor 050/801/2014, setidaknya ada 62 Kelurahan dari 177 kelurahan di Kota Semarang yang masuk dalam daerah penanganan wilayah kumuh oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Salah satunya Kelurahan Tambakrejo di Kecamatan Gayamsari yang kini kian berubah menjadi lebih baik. Jalan rusak dan genangan rob yang dulu kerap muncul di sejumlah ruas jalan kini nyaris tak lagi ditemukan.

Guna semakin meningkatkan penataan di wilayah Kecamatan Gayamsari, Wali kota Semarang Hendrar Prihadi akan memprioritaskan pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) di wilayah yang berdekatan dengan bibir pantai tersebut.

Pria yang akrab disapa Hendi tersebut membeberkan bahwa sejak dirinya menjabat sebagai Plt Wali Kota Semarang, Tambakrejo dan sekitarnya merupakan salah satu wilayah yang memerlukan perhatian dan penanganan khusus.

Pemkot Semarang kemudian mengalokasikan dana guna perbaikan wilayah tersebut, dan hasilnya kini sudah bisa dirasakan. Ke depan rencana pembangunan rusunawa tersebut diharapkan dapat segera terealisasi guna peningkatan wajah wilayah Tambakrejo.

"Jadi, ada beberapa tempat yang susah sekali di atasi karena banjir dan rob berada di wilayah yang cekung. Perlu anggaran besar untuk pembuatan pompa dan saya rasa perlu dibuatkan rusunawa," tegas Hendi saat berdialog dengan warga Tambakrejo, Selasa (5/3/2019).

Seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima dijelaskan bahwa nanti di sekitar wilayah rusunawa akan ditata lebih baik. Bakal ada taman, tempat olah raga buat masyarakat, sehingga daerah tersebut jadi lebih terangkat

Terkait hal tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pun menyambut baik rencana Hendi. Kementerian PUPR pun memberikan kesempatan kepada Pemkot Semarang mengalokasikan anggaran pembangunan rusunawa di beberapa kawasan kumuh

Adapun untuk fasilitas umum di sekitar rusunawa seperti jalan, taman, dan lapangan olah raga menjadi tanggung jawab Pemkot Semarang.

Tak hanya rusunawa, Hendi juga meminta agar nantinya di dalam salah satu taman di Kelurahan Tambakrejo ditambahkan jogging track untuk masyarakat.

Sedangkan terkait sejumlah jalan yang masih tergenang, Hendi meminta Kepala dinas Pekerjaan Umun untuk segera memperbaiki dalam waktu dekat.

 

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendagri: Vaksin Covid-19 Bukan Obat

Mendagri: Vaksin Covid-19 Bukan Obat

Nasional
Soal Dugaan Rasisme terhadap Natalius Pigai, Polri Imbau Masyarakat Percayakan ke Polisi

Soal Dugaan Rasisme terhadap Natalius Pigai, Polri Imbau Masyarakat Percayakan ke Polisi

Nasional
582 Tenaga Kesehatan di RSD Wisma Atlet Telah Disuntik Vaksin Covid-19

582 Tenaga Kesehatan di RSD Wisma Atlet Telah Disuntik Vaksin Covid-19

Nasional
Anggaran Kemenhub Dipangkas Rp 12,44 Triliun untuk Pengadaan Vaksin Covid-19

Anggaran Kemenhub Dipangkas Rp 12,44 Triliun untuk Pengadaan Vaksin Covid-19

Nasional
PPKM Dinilai Tak Berhasil, Pemerintah Diminta Kembali Terapkan PSBB

PPKM Dinilai Tak Berhasil, Pemerintah Diminta Kembali Terapkan PSBB

Nasional
CISDI: Sulit bagi Pemerintah Cepat Membalik Keadaan Saat Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Baik

CISDI: Sulit bagi Pemerintah Cepat Membalik Keadaan Saat Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Baik

Nasional
Kasus Suap Bansos, KPK Dalami Pemberian Uang ke Dirjen Linjamsos dan Pihak Lain di Kemensos

Kasus Suap Bansos, KPK Dalami Pemberian Uang ke Dirjen Linjamsos dan Pihak Lain di Kemensos

Nasional
Kemensos: Sesuai Arahan Mensos Risma, Kami Bawa Makanan untuk Korban Banjir Paniai

Kemensos: Sesuai Arahan Mensos Risma, Kami Bawa Makanan untuk Korban Banjir Paniai

Nasional
Mendagri Apresiasi Menkes Budi Gunadi yang Gunakan Data KPU untuk Vaksinasi Covid-19

Mendagri Apresiasi Menkes Budi Gunadi yang Gunakan Data KPU untuk Vaksinasi Covid-19

Nasional
KPK Rampungkan Penyidikan Tersangka Penyuap Wali Kota Cimahi

KPK Rampungkan Penyidikan Tersangka Penyuap Wali Kota Cimahi

Nasional
Perludem: Ambang Batas Parlemen Gagal Sederhanakan Sistem Kepartaian

Perludem: Ambang Batas Parlemen Gagal Sederhanakan Sistem Kepartaian

Nasional
Kejagung Periksa Karyawan Benny Tjokro di Kasus Asabri

Kejagung Periksa Karyawan Benny Tjokro di Kasus Asabri

Nasional
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pembentukan Komponen Cadangan Pertimbangkan Pembangunan TNI

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pembentukan Komponen Cadangan Pertimbangkan Pembangunan TNI

Nasional
Pimpinan KPK Bantah Isu Radikalisme dan 'Taliban'

Pimpinan KPK Bantah Isu Radikalisme dan "Taliban"

Nasional
Jubir Satgas: Kasus Covid-19 Hampir Capai 1 Juta, tetapi Kesembuhan Melebihi 80 Persen

Jubir Satgas: Kasus Covid-19 Hampir Capai 1 Juta, tetapi Kesembuhan Melebihi 80 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya