Sandiaga: Kita Berdoa yang Terbaik untuk Andi Arief

Kompas.com - 05/03/2019, 11:57 WIB
Sandiaga Uno berbincang dengan sejumlah pedagang dan pengunjung Pasar Cik Puan Pekanbaru saat datang ke Riau, Selasa (4/9/2018). Tribun Pekanbaru/Teddy TariganSandiaga Uno berbincang dengan sejumlah pedagang dan pengunjung Pasar Cik Puan Pekanbaru saat datang ke Riau, Selasa (4/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno mengaku sangat prihatin atas tertangkapnya Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief dalam kasus dugaan penggunaan narkoba di Jakarta, Minggu (3/3/2019).

Ia mengajak untuk tak saling menyalahkan dan mendoakan yang terbaik untuk Andi Arief.

"Jadi mari kita gunakan kesempatan ini untuk tidak saling menyalahkan tetapi ikut prihatin kepada situasi ini dan mendoakan yang terbaik. Kita berdoa yang terbaik untuk Andi Arief," kata dia, di Duri, Riau, Selasa (5/3/2019).

Sandiaga mengatakan, penyalahgunaan narkoba sudah sangat mengkhawatirkan di Indonesia dan menjadi ancaman.

Baca juga: 6 Fakta Penangkapan Andi Arief terkait Dugaan Penggunaan Narkoba

"Saya sangat prihatin. Tentu keprihatinan yang sangat mendalam. Prabowo-Sandi melihat bahwa narkoba itu ancaman yang merusak sendi-sendi kebangsaan kita. Kita lihat banyak sekali di Amerika Latin yang menjadi Narco-State, di mana narkoba ini sudah menjadi ancaman yang datangnya bukan dari kelas menengah ke bawah, tapi menengah ke atas," kata Sandiaga.

Ia menilai, kondisi saat ini sudah darurat narkoba. Sandiaga juga meminta seluruh elemen masyarakat untuk memerangi narkoba.

Selama dua hari ini, Sandiaga S Uno berkunjung ke Provinsi Riau dan mendatangi sejumlah daerah seperti di Kabupaten Siak, Kota Pekanbaru, dan Kota Dumai.

Andi Arief sebelumnya ditangkap oleh aparat kepolisian pada Minggu (3/3/2019) di Hotel Menara Peninsula, Jakarta.

Baca juga: TKN: Kok Andi Arief yang Konsumsi Narkoba, Pak Jokowi yang Disalahkan?

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal M Iqbal mengungkapkan, polisi sudah melakukan tes urine terhadap Andi Arief. Hasilnya, Andi diketahui positif mengonsumsi narkoba jenis sabu.

"Kami sudah melakukan tes urine terhadap Saudara AA dan positif mengandung metamphetamine atau jenis narkoba yang biasa disebut sabu," ujar Iqbal dalam jumpa pers di Mabes Polri, Senin (4/3/2019).

Iqbal mengungkapkan polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk alat-alat untuk mengonsumsi narkoba.

Namun, barang bukti narkoba yang diduga dikonsumsi Andi Arief tidak ditemukan di lokasi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X