Prabowo Punya Argumen Bicara Bocornya Kekayaan Indonesia, Begini Ceritanya...

Kompas.com - 03/03/2019, 19:36 WIB
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat berbicara dalam acara deklarasi dukungan ribuan Purnawirawan TNI-Polri di Grand Pasific Hall, Yogyakarta, Rabu (27/2/2019). Dok. Tim media pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga UnoCalon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat berbicara dalam acara deklarasi dukungan ribuan Purnawirawan TNI-Polri di Grand Pasific Hall, Yogyakarta, Rabu (27/2/2019).

Ia lalu melanjutkan hingga sang pengusaha datang ke lahannya dan mendapati masih berupa hutan yang dipenuhi pepohonan. Pengusaha tersebut lalu meminta izin ke pemerintah daerah hingga pusat untuk menebang pohon.

Prabowo menaksir 1 hektar lahan biasanya menghasilkan 100-200 meter kubik kayu. Satu meter kubik kayu diperkirakan sekitar Rp 1 juta.

"Sudara-saudara, celakanya begitu diusung semua (kayu), belum satu pohon ditanam, sebagian keuntungan itu sudah ada. Dan itu dibuat apa? Dikirim ke luar negeri. Karena apa? Karena Indonesia liberal. Kita sekarang devisa bebas. Kita lebih liberal dari mbahnya liberal," ujar Prabowo.

Selanjutnya, kata Prabowo, setelah pohon sawit berbuah maka pengusaha tersebut akan membuat pabrik untuk mengolah hasilnya. Biasanya, lanjut dia, pengusaha tersebut akan kembali mendapatkan kredit dari bank pemerintah.

Ia menambahkan tak jarang nilai kredit yang diajukan dilebih-lebihkan dari kebutuhan awal sehingga pengusaha sawit kembali mendapat untung.

Selesai diolah, minyak sawit akhirnya dibawa menggunakan truk ke pelabuhan-pelabuhan untuk dikirim ke luar negeri.

"Jadi yang tahu, yang jelas perusahan yang saya kelola, saya waktu itu tiap hari puluhan tangki. Dia pakai solar subsidi rakyat. Pakai APBN. Dia pakai jalan kabupaten, dia lewat jembatan kabupaten, dia pakai jalan provinsi, jalan nasional, APBD, APBN, sampai ke pelabuhan," ujar Prabowo.

"Naik ke atas kapal-kapal, kelapa sawit dikirim ke luar negeri. Uangnya tidak kembali ke Indonesia. Ini yang terjadi saudara-saudara. Saya bertanya, apakah kita pinter atau tidak pinter?" lanjut dia.

Namun, ia mengaku hal itu tak berlaku untuknya. Prabowo menyatakan tak pernah melarikan keuntungannya ke luar negeri saat menjadi pengusaha kelapa sawit.

"Saudara-saudara, saya benar, saya pengusaha kelapa sawit. Saya benar punya HGU. Tapi saya ada kesadararan, rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan rakyat saya. Tidak sampai hati uang ditaruh di luar negeri. Uang masuk ke dalam," ujar Prabowo lagi.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Amien Rais: Banyak Menteri yang Tidak Paham Kehidupan Rakyat

Amien Rais: Banyak Menteri yang Tidak Paham Kehidupan Rakyat

Nasional
Amien Rais Nilai Jokowi Salah Besar Publikasikan Kemarahan

Amien Rais Nilai Jokowi Salah Besar Publikasikan Kemarahan

Nasional
Hak Jawab Jubir PKS Terkait Pemberitaan 'Jokowi Ancam Reshuffle, PKS Tegaskan Tak Tertarik Kursi Menteri'

Hak Jawab Jubir PKS Terkait Pemberitaan "Jokowi Ancam Reshuffle, PKS Tegaskan Tak Tertarik Kursi Menteri"

Nasional
OTT Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur: Suami-Istri Tersangka Korupsi

OTT Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur: Suami-Istri Tersangka Korupsi

Nasional
Airlangga Paparkan Langkah Pemerintah untuk Cegah Perekonomian RI Minus pada Akhir Tahun

Airlangga Paparkan Langkah Pemerintah untuk Cegah Perekonomian RI Minus pada Akhir Tahun

Nasional
Eksekusi Putusan Hakim, Jaksa Segera Rampas Aset Buronan Honggo Wendratno

Eksekusi Putusan Hakim, Jaksa Segera Rampas Aset Buronan Honggo Wendratno

Nasional
KPK Minta Masyarakat Ambil Pelajaran dari Kasus Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur

KPK Minta Masyarakat Ambil Pelajaran dari Kasus Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur

Nasional
Jadi Tersangka KPK, Berikut Perjalanan Karir Ketua DPRD Kutai Timur

Jadi Tersangka KPK, Berikut Perjalanan Karir Ketua DPRD Kutai Timur

Nasional
Perjalanan Karir Bupati Kutai Timur, dari Birokrat hingga Tersangka KPK

Perjalanan Karir Bupati Kutai Timur, dari Birokrat hingga Tersangka KPK

Nasional
KPK Sebut OTT Bupati Kutai Timur Hasil Penyadapan Perdana Pasca-revisi UU KPK

KPK Sebut OTT Bupati Kutai Timur Hasil Penyadapan Perdana Pasca-revisi UU KPK

Nasional
KPK: Kami Ingatkan agar di Kaltim Jangan Terjadi OTT, tapi Nyatanya Seperti Ini

KPK: Kami Ingatkan agar di Kaltim Jangan Terjadi OTT, tapi Nyatanya Seperti Ini

Nasional
Kembangkan Kasus Jiwasraya Jilid II, Kejagung Periksa 2 Staf OJK

Kembangkan Kasus Jiwasraya Jilid II, Kejagung Periksa 2 Staf OJK

Nasional
Jadi Tersangka, Bupati dan Ketua DPRD Kutai Timur Ditahan KPK

Jadi Tersangka, Bupati dan Ketua DPRD Kutai Timur Ditahan KPK

Nasional
KPK Temukan Uang Rp 170 Juta dan Buku Tabungan Bersaldo Rp 4,8 Miliar Saat Tangkap Bupati Kutai Timur

KPK Temukan Uang Rp 170 Juta dan Buku Tabungan Bersaldo Rp 4,8 Miliar Saat Tangkap Bupati Kutai Timur

Nasional
Bupati Kutai Timur dan Istri Jadi Tersangka Kasus Suap, Ini Jumlah Kekayaannya

Bupati Kutai Timur dan Istri Jadi Tersangka Kasus Suap, Ini Jumlah Kekayaannya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X