Kompas.com - 03/03/2019, 14:55 WIB
Ketua MPR Zulkifli Hasan di Dermaga JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Sabtu (10/10/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKetua MPR Zulkifli Hasan di Dermaga JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Sabtu (10/10/2018).
Penulis Devina Halim
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengucapkan selamat kepada organisasi masyarakat Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) yang baru saja mendeklarasikan cabang DKI Jakarta, Minggu (3/3/2019).

Dalam sambutannya, Zulkifli merasa tergelitik dengan ungkapan "arah baru" seperti yang tertera dalam nama Garbi.

Ketua MPR ini berpandangan, arah baru tersebut muncul karena ada rasa kekecewaan pada arah lama yang sudah tidak relevan dan tidak memberi ruang pada perbaikan.

"Saya tergelitik Garbi, Gerakan Arah Baru Indonesia. Apa makna arah baru, tentu arah baru biasanya lahir dari kekecewaan pada arah lama yang tidak lagi relevan. Arah lama yang tidak memberi ruang kepada gagasan perbaikan," kata Zulkifli saat acara di Epicentrum Walk, Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Ia menambahkan, arus lama tersebut kerap tak memberikan jawaban, melainkan hanya pertanyaan.

Mantan menteri kehutanan ini mengatakan, tekad Garbi untuk membawa Indonesia menuju posisi 5 besar dunia bisa diwujudkan. 

Itu karena Garbi, menurut Zulkfli, berisi orang-orang hebat sehingga ia mengaku tak ragu untuk mendukung ormas tersebut.

Baca juga: Disaksikan Zulkifli hingga M Taufik, Ormas Garbi Jakarta Dideklarasikan

Ia pun menyebutkan bahwa Garbi diisi orang-orang yang dinamis hingga kreatif. Untuk itu, ia merasa heran bila tidak ada yang suka terhadap Garbi.

"Saya salut pada teman-teman Garbi yang begitu atraktif, dinamis, kreatif, begini bagus kok ada yang enggak suka, itu aneh," ungkap dia.

Selain Zulkifli, acara tersebut juga dihadiri sejumlah politisi lain, yaitu Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, yang juga salah seorang pendiri Garbi.

Selain itu, terlihat pula Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno, Ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko 'Patrio', dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jubir Sebut Ide Mamfasilitasi Santri Bisa Mudik Bukan dari Wapres

Jubir Sebut Ide Mamfasilitasi Santri Bisa Mudik Bukan dari Wapres

Nasional
Cerita Pasien 01, Beratnya Hadapi Hujatan 'Netizen' Selepas Sembuh dari Covid-19

Cerita Pasien 01, Beratnya Hadapi Hujatan "Netizen" Selepas Sembuh dari Covid-19

Nasional
Penjelasan Jubir soal Aspirasi ke Wapres agar Santri Difasilitasi Saat Mudik Lebaran

Penjelasan Jubir soal Aspirasi ke Wapres agar Santri Difasilitasi Saat Mudik Lebaran

Nasional
UPDATE 23 April: 6.699.327 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 11.632.251 Dosis Pertama

UPDATE 23 April: 6.699.327 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 11.632.251 Dosis Pertama

Nasional
TNI Fokuskan Cari KRI Nanggala-402 di 9 Titik Utara Celukan Bawang

TNI Fokuskan Cari KRI Nanggala-402 di 9 Titik Utara Celukan Bawang

Nasional
TNI: Pesawat AS P-8 Poseidon Tiba Malam Ini Bantu Cari KRI Nanggala-402

TNI: Pesawat AS P-8 Poseidon Tiba Malam Ini Bantu Cari KRI Nanggala-402

Nasional
Ceritakan Mitigasi Bencana di Jepang, Megawati: Bisa Dilakukan, Asal Gotong Royong

Ceritakan Mitigasi Bencana di Jepang, Megawati: Bisa Dilakukan, Asal Gotong Royong

Nasional
5 Personel Militer Singapura Sudah Merapat ke KRI dr Suharso Bantu Cari Kapal Selam Nanggala

5 Personel Militer Singapura Sudah Merapat ke KRI dr Suharso Bantu Cari Kapal Selam Nanggala

Nasional
Pemimpin Thailand, Laos, dan Filipina Absen di KTT ASEAN soal Myanmar

Pemimpin Thailand, Laos, dan Filipina Absen di KTT ASEAN soal Myanmar

Nasional
Ratusan WN India Masuk Indonesia, Komisi III Minta Imigrasi Tingkatkan Kewaspadaan Izin Masuk WNA

Ratusan WN India Masuk Indonesia, Komisi III Minta Imigrasi Tingkatkan Kewaspadaan Izin Masuk WNA

Nasional
Bicara soal Bencana, Megawati Sebut Jakarta Sangat 'Fragile'

Bicara soal Bencana, Megawati Sebut Jakarta Sangat "Fragile"

Nasional
Jokowi: ASEAN Leaders Meeting Digelar untuk Kepentingan Rakyat Myanmar

Jokowi: ASEAN Leaders Meeting Digelar untuk Kepentingan Rakyat Myanmar

Nasional
Kasus Suap Penyidik KPK, ICW Dorong MKD Proses Etik Azis Syamsuddin

Kasus Suap Penyidik KPK, ICW Dorong MKD Proses Etik Azis Syamsuddin

Nasional
ICW Yakin Penyidik KPK Stepanus Robin Patujju Tidak Bertindak Sendirian

ICW Yakin Penyidik KPK Stepanus Robin Patujju Tidak Bertindak Sendirian

Nasional
Bertemu PM Vietnam, Jokowi Dorong Kesetaraan Akses Vaksin Covid-19

Bertemu PM Vietnam, Jokowi Dorong Kesetaraan Akses Vaksin Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X