BPN Prabowo: Kalau Ada Klaim Dana Desa dari Pak Jokowi Itu Hoaks

Kompas.com - 25/02/2019, 20:53 WIB
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade Kompas.com/Fitria Chusna FarisaJuru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, menyatakan dana desa bukan berasal dari capres petahana Joko Widodo.

Ia menyatakan dana desa yang saat ini didistribusikan pemerintah ke desa-desa merupakan amanah Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Hal itu disampaikan Andre menanggapi pidato capres petahana Joko Widodo di Sentul, Minggu (24/2/2019) malam soal capaian pemerintahannya terkait dana desa.

"Jadi kalau ada klaim dana desa dari Pak Jokowi itu hoaks," kata Andre saat dihubungi, Senin (25/2/2019).

Baca juga: Presiden: Kalau Enggak Percaya 191.000 Km Jalan Dibangun dari Dana Desa, Hitung Sendiri...


Ia menambahkan dana desa disahkan di era pemerintahan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pengesahannya melibatkan para anggota DPR periode 2009-2014.

Karena itu, kata Andre, implementasi dana desa saat ini bukan prestasi Jokowi, tetapi prestasi pemerintahan SBY beserta anggota DPR periode 2009-2014 selaku penyusun Undang-undang Desa.

"Bahwa dana desa itu ada karena prestasi Pak SBY dan anggota DPR periode 2009-2014 yang mengesahkan itu. Siapapun presidennya akan tetap melaksanakan itu," ujar Andre.

"Bahkan kalau Pak Prabowo jadi Presiden harusnya di atas Rp 1 miliar (per desa). Bukan kecil seperti di zaman Pak Jokowi sekarang," lanjut politisi Gerindra itu.

Baca juga: Rincian Penggunaan Dana Desa Rp 187 Triliun

Sebelumnya dalam pidato politiknya di Sentul, Minggu (24/2/2019) malam, Jokowi mengatakan bakal melanjutkan program dana desa untuk membuka konektivitas antar desa. Selain itu juga untuk membuka lapangan pekerjaan di desa-desa.

"Selama 4 tahun ini dana desa telah mencapai Rp 187 triliun. Jalan, jembatan desa terbangun, posyandu, PAUD, air bersih, sanitasi meningkat, ekonomi desa berkembang, pendapatan masyarakat desa meningkat," ujar Jokowi.

"Dalam lima tahun ke depan, kami rencanakan Rp 400 triliun total dana desa. Dengan pemanfaatan yang semakin baik, kemakmuran rakyat akan semakin merata," kata dia

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X