Luhut: Banyak yang Tidak Percaya Pembangunan Jalan Desa hingga 191.000 Km

Kompas.com - 22/02/2019, 14:03 WIB
Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan setelah menjalani pemeriksaan di Bawaslu, Jumat (2/11/2018).Kompas.com/Fitria Chusna Farisa Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan setelah menjalani pemeriksaan di Bawaslu, Jumat (2/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pembangunan 191.000 kilometer jalan desa sebagai sebuah pencapaian dalam pemerintahan Indonesia selama ini.

Luhut dalam "Lecture Series on Indonesia's Maritime Diplomacy: The Current Challenges" di CSIS Jakarta, Jumat (22/2/2019), mengatakan, bahkan orang-orang dari Bank Dunia, seperti Direktur Bank Dunia untuk Indonesia Rodrigo Chavez dan Presiden Bank Dunia Jim Yong-kim, menyebutnya sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Orang Indonesia banyak yang tidak percaya. Bahkan, Rodrigo atau Jim Kim saja tidak percaya. Ini achievement. Tidak pernah terjadi pemerintah beri dana desa ke seluruh wilayah di suatu negara," ujar Luhut seperti dikutip Antara.

Baca juga: Jokowi: Kalau Ada yang Ragu Pembangunan 191.000 Km Jalan Desa, Silakan Ukur Sendiri


Luhut menyebut pemberian dana desa dipuji pihak Bank Dunia karena dapat mengurangi kemiskinan sehingga menekan rasio gini.

Menurut mantan Menko Polhukam itu, banyak orang tidak percaya pembangunan jalan desa tersebut lantaran mereka tidak tahu.

Keraguan tersebut muncul setelah Joko Widodo selaku calon presiden mengungkapkan pencapaian pembangunan desa saat debat kedua capres, Minggu (17/2/2019).

"Banyak yang tidak percaya karena tidak tahu. Padahal, saya tanya kepala daerah Humbang Hasundutan di Danau Toba itu, katanya di kampungnya itu ada yang terbangun tiga kilometer, tujuh kilometer. Rata-rata 3-5 km," katanya.

Munculnya angka 191.000 km itu, menurut Luhut, merupakan capaian hingga Agustus 2018. Besarnya angka tersebut, ujarnya, karena banyaknya penerima dana desa.

"Dana desa tu dibagikan kepada 74.853 desa. Coba saja kalikan itu," ujar Luhut.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
SumberAntara

Close Ads X