Kompas.com - 22/02/2019, 13:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo tidak ingin mencampuri urusan jabatan Ketua Umum PSSI.

Diketahui, Pelaksana tugas Ketua Umum PSSI saat ini, Joko Driyono, sedang tersangkut kasus mafia bola di kepolisian.

Menurut Jokowi, urusan jabatan Ketum PSSI merupakan dinamika di internal PSSI sendiri.

"Itu urusan PSSI lah," kata Jokowi ketika dijumpai di GOR Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (22/2/2019).

Baca juga: Joko Driyono: Saya Menunggu Detik-detik Terakhir..

Ia pun menyerahkan siapa yang menjadi Ketua Umum PSSI selanjutnya kepada mekanisme yang berlaku di PSSI sendiri.

"Perkara nanti PSSI mau kongres, ya itu silakan sesuai aturan FIFA dan AD/ART PSSI sendiri," ujar Jokowi.

Diberitakan, Satgas Antimafia Bola telah menetapkan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono sebagai tersangka atas perkara perusakan barang bukti kasus pengaturan skor.

Penyidik telah menggeledah apartemen milik Jokdri di Taman Rasuna, Tower 9, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2019) malam.

Penyidik hendak mencari alat bukti baru terkait kasus pengaturan skor pada pertandingan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.