Kompas.com - 19/02/2019, 15:07 WIB
Gedung KPU Pusat Kompas.com/Fitria Chusna FarisaGedung KPU Pusat

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali mengumumkan daftar calon anggota legislatif (caleg) yang pernah menjadi terpidana kasus korupsi. Setelah sebelumnya mengumumkan ada 49 caleg ekskoruptor, kini jumlah itu bertambah menjadi 81 orang.

Artinya, ada penambahan 32 orang caleg eks koruptor dari yang sebelumnya dipublikasikan KPU pada 30 Januari 2019.

Dari 81 caleg, 23 caleg eks koruptor maju untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi, 49 caleg eks koruptor maju tingkat DPRD kabupeten/kota, dan 9 merupakan calon legislatif Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Tak ada eks koruptor yang mencalonkan diri untuk Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Dari 16 partai politik peserta pemilu, 14 partai mengajukan caleg mantan napi korupsi. Hanya ada 2 partai politik yang tak mengajukan caleg eks koruptor, yaitu Partai Nasdem dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Baca juga: Ini 32 Nama Tambahan Caleg Eks Koruptor yang Diumumkan KPU

Berikut 81 daftar nama mantan narapidana korupsi yang dihimpun KPU:

72 caleg tingkat DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota berdasar partai politik

1. PKB (2 orang)

  • Diumumkan 30 Januari 2019: Tidak ada
  • Diumumkan 19 Februari 2019:
    1. Usman Effendi (DPRD Kabupaten Pesawaran 2, nomor urut 8)
    2. EU K. Lenta (DPRD Kabupaten Morowali Utara 1, nomor urut 9)

2. Partai Gerindra (6 orang)

  • Diumumkan 30 Januari 2019:
    1. Moh Taufik (DPRD Provinsi DKI Jakarta. Dapil DKI 3, nomor urut 1)
    2. Herry Jones Johny Kereh (DPRD Provinsi Sulawesi Utara. Dapil Sulawesi Utara 1, nomor urut 2)
    3. Husen Kausaha (DPRD Kabupaten Belitung Timur. Dapil Maluku Utara 4, nomor urut 2)
    4. Ferizal (DPRD Kabupaten Belitung Timur. Dapil Belitung Timur 1, nomor urut 1)
    5. Mirhammuddin (DPRD Kabupaten Belitung Timur. Dapil Belitung Timur 2, nomor urut 1)
    6. Hi.Al Hajar Syahyan (DPRD Kabupaten Tanggamus. Dapil Tanggamus 4, nomor urut 1)

  • Diumumkan 19 Februari 2019: Tidak ada.

3. PDI Perjuangan (2 orang)

  • Diumumkan 30 Januari 2019:
    Abner Reinal Jitmau (DPRD Prov Papua Barat 2, Nomor 12)

  • Diumumkan 19 Februari 2019:
    Mat Muhizar (DPRD Kabupaten Pesisir Barat 3, nomor urut 2)

4. Partai Golkar (10 orang)

  • Diumumkan 30 Januari 2019:
    1. Hamid Usman (DPRD Provinsi Maluku Utara. Dapil Maluku Utara 3, nomor urut 1)
    2. Desy Yusnandi (DPRD Provinsi Banten. Dapil Banten 6, nomor urut 4)
    3. H. Agus Mulyadi (DPRD Provinsi Banten. Dapil Banten 9, nomor urut 5)
    4. Petrus Nauw (DPRD Provinsi Papua Barat. Dapil Papua Barat 2, nomor urut 12)
    5. Heri Baelanu (DPRD Kabupaten Pandeglang. Dapil Pandeglang 1, nomor urut 9)
    6. Dede Widarso (DPRD Kabupaten Pandeglang. Dapil Pandeglang 5, nomor urut 8)
    7. Saiful T.Lami (DPRD Kabupaten Tojo Una Una. Dapil Tojo Una Una 1, nomor urut 12)
    8. Edy Muldison (DPRD Kabupaten Blitar. Dapil Blitar 4, nomor urut 1)

  • Diumumkan 19 Februari 2019:
    9. Achmad Junaidi Sunardi (DPRD Provinsi Lampung 7, nomor urut 4)
    10. Christofel Wonatorei (DPRD Kabupaten Waropen 1, nomor urut 6)

5. Partai NasDem (0)
Tidak ada

6. Partai Garuda (2 orang)

  • Diumumkan 30 Januari 2019:
    1. Ariston Moho (DPRD Kabupaten Nias Selatan. Dapil Nias Selatan 1 Nomor 3)
    2. Yulius Dakhi (DPRD Kabupaten Nias Selatan. Dapil Nias Selatan 1 Nomor 1)

  • Diumumkan 19 Februari 2019:
    Tidak ada

7. Partai Berkarya (7 orang)

  • Diumumkan 30 Januari 2019:
    1. Mieke L Nangka (DPRD Provinsi Sulawesi Utara 2 Nomor urut 4)
    2. Arief Armain (DPRD Provinsi Maluku Utara 4 nomor urut 1)
    3. Yohanes Marinus Kota (DPRD Kabupaten Endi 1 nomor urut 1)
    4. Andi Muttarmar Mattotorang (DPRD Kabupaten Bulukumba 3 nomor urut 9)

  • Diumumkan 19 Februari 2019:
    5. Muhlis (DPRD Provinsi Sulawesi Selatan 3, nomor urut 8)
    6. Zambri (DPRD Kabupaten Pasaman Barat 1, nomor urut 4)
    7. Djekmon Amisi (DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud 3, nomor urut 2)

8. PKS (2 orang)

  • Diumumkan 30 Januari 2019:
    Maksum DG Mannassa (DPRD Kab/Mamuju 2, Nomor 2)

  • Diumumkan 19 Februari 2019:
    Muhammad Zen (DPRD Kabupaten Okut Timur 1, nomor urut 2)

9. Partai Perindo (4 orang)

  • Diumumkan 30 Januari 2019:
    1. Smuel Buntuang (DPRD Provinsi Gorontalo. Dapil Gorontalo 6 Nomor 1)
    2. Zulfikri (DPRD Kota Pagar Alam 2. Dapil Kota Pagar Alam Nomor 1)

  • Diumumkan 19 Februari 2019:
    3. Andi Gunawan (DPRD Kabupaten Lampung Timur 1, nomor urut 1)
    4. Ramadhan Umasangaji (DPRD Kota Pare-pare 1, nomor urut 2)

10. PPP (3 orang)

  • Diumumkan 30 Januari 2019: Tidak ada
  • Diumumkan 19 Februari 2019:
    1. Emil Silfan (DPRD Kabupaten Musi Banyuasin 4, nomor urut 2)
    2. Ujang Hasan (DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah 1, nomor urut 2)
    3. Rommy Krishna (DPRD Kabupaten Lubuklinggau 3, nomor urut 2).

11. PSI (0)
Tidak ada

12. PAN (6 orang)

  • Diumumkan 30 Januari 2019:
    1. Abdul Fattah (DPRD Provinsi Jambi. Dapil Jambi 2 Nomor 1)
    2. Masri (DPRD Kabupaten Belitung Timur. Dapil Belitung Timur 1 Nomor 2)
    3. Muhammad Afrizal (DPRD Kabupaten Lingga. Dapil Lingga 3 Nomor 1)
    4. Bahri Syamsu Arief (DPRD Kota Cilegon. Dapil Kota Cilegon 2 Nomor 1)

  • Diumumkan 19 Februari 2019:
    5. Bonanza Kesuma (DPRD Provinsi Lampung 7, nomor urut 7)
    6. Firdaus Obrini (DPRD Kota Pagar Alam 2, nomor urut 9)

13. Partai Hanura (11 orang)

  • Diumumkan 30 Januari 2019:
    1. Welhemus Tahalele (DPRD Provinsi Maluki Utara 3, nomor urut 2)
    2. Mudasir (DPRD Provinsi Jawa Tengah 4 nomor urut 1)
    3. Akhmad Ibrahim (DPRD Provinsi Maluku Utara 3 nomor urut 5)
    4. YHM Warsit (DPRD Kabupaten Blora 3 nomor urut 1)
    5. Moh. Nur Hasan (DPRD Kabupaten Rembang 4 nomor urut 1)

  • Diumumkan 19 Februari 2019:
    6. Muhammad Asril Ahmad (DPRD Provinsi Maluku Utara 3, nomor urut 4)
    7. Rachmad Santoso (DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara 1, nomor urut 1)
    8. Darjis (DPRD Kabupaten Ogan Ilir 4, nomor urut 1)
    9. Andi Wahyudi Entong (DPRD Kabupaten Pinrang 1, nomor urut 1)
    10. Hasanudin (DPRD Kabupaten Banjarnegara 5, nomor urut 1)
    11. Bonar Zeitsel Ambarita (DPRD Kabupaten Simalungun 4, nomor urut 9)

14. Partai Demokrat (10 orang)

  • Diumumkan 30 Januari 2019:
    1. Jones Khan (DPRD Kota Pagar Alam 3 Nomor 1)
    2. Jhony Husban (DPRD Kota Cilegon 1, Nomor 4)
    3. Syamsudin (DPRD Kabupaten Lombok Tengah 5, Nomor 6)
    4. Darmawati Dareho (DPRD Kota Manado 4, Nomor 1)

  • Diumumkan 19 Februari 2019:
    5. Firdaus Djailani (DPRD Provinsi Bengkulu 5, nomor urut 1)
    6. Farit Wijaya (DPRD Kabupaten Pesisit Barat 2, nomor urut 6)
    7. Imam Subandi (DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir 4, nomor urut 6)
    8. Syamsudin Olii (DPRD Kabupaten Bolaang Mangondo Utara 1, nomor urut 6)
    9. Rahmanuddin (DPRD Kabupaten Luwu Utara 1, nomor urut 7)
    10. Polman (DPRD Kabupaten Simalungun 4, nomor urut 4)

19. PBB (3 orang)

  • Diumumkan 30 Januari 2019:
    1. Nasrullah Hamka (DPRD Prov Jambi 1, Nomor 10)

  • Diumumkan 19 Februari 2019:
    2. Sahlan Sirad (DPRD Provinsi Bengkulu 5, nomor urut 1)
    3. Syaifullah (DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 1, nomor urut 1)

20. PKPI (4 orang)

  • Diumumkan 30 Januari 2019:
    1. Sahlan Sirad (DPRD Provinsi Bengkulu 5, nomor urut 1)
    2. Syaifullah (DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 1, nomor urut 1)

  • Diumumkan 19 Februari 2019:
    3. Raja Zulhindra (DPRD Kabupaten Indragiri Hulu 1, nomor urut 10)
    4. Yuridis (DPRD Kabupaten Indragiri Hulu 3, nomor urut 6)

9 caleg DPD:

1. Abdullah Puteh (DPD Provinsi Aceh Nomor 21)
2. Abdillah (DPD Provinsi Sumatera Utara Nomor 39)
3. Hamzah (DPD Provinsi Bangka Belitung Nomor 35)
4. Lucianty (DPD Provinsi Sumatera Selatan Nomor 41)
5. Ririn Rosyana (DPD Kalimantan Tengah Nomor 41)
6. La Ode Bariun (DPD Sulawesi Tenggara Nomor 68)
7. Masyhur Masie Abunawas (DPD Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor 9)
8. A Yani Muluk (DPD Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor 67)
9. Syachrial Kui Damapolii (DPD Provinsi Sulawesi Utara Nomor 40).

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eks Pejabat Kemenag Undang Sumantri Segera Disidang

Eks Pejabat Kemenag Undang Sumantri Segera Disidang

Nasional
Mendagri: Kepala Daerah Terpilih Harus Bisa Kendalikan Covid-19 di Wilayah Masing-masing

Mendagri: Kepala Daerah Terpilih Harus Bisa Kendalikan Covid-19 di Wilayah Masing-masing

Nasional
Planas PRB Harap Konsep Konvergensi Cegah Ketidakefisienan Sumber Daya Pencegahan Bencana

Planas PRB Harap Konsep Konvergensi Cegah Ketidakefisienan Sumber Daya Pencegahan Bencana

Nasional
Waketum PKB: Minimal Ada 3 Menteri yang Di-reshuffle

Waketum PKB: Minimal Ada 3 Menteri yang Di-reshuffle

Nasional
Soal Reshuffle Kabinet, Gerindra: Itu Hak Presiden, Kita Tak Ikut Campur

Soal Reshuffle Kabinet, Gerindra: Itu Hak Presiden, Kita Tak Ikut Campur

Nasional
Ilham Saputra Resmi Jadi Ketua KPU Definitif Gantikan Arief Budiman

Ilham Saputra Resmi Jadi Ketua KPU Definitif Gantikan Arief Budiman

Nasional
Polri: Total 31 Tersangka Teroris Terkait Aksi Bom Bunuh Diri Makassar Sudah Ditangkap

Polri: Total 31 Tersangka Teroris Terkait Aksi Bom Bunuh Diri Makassar Sudah Ditangkap

Nasional
Zulkifli Hasan: Persoalan Impor Beras Tak Sesederhana yang Dibayangkan

Zulkifli Hasan: Persoalan Impor Beras Tak Sesederhana yang Dibayangkan

Nasional
Formappi: Pembentukan Satgas BLBI adalah Pengakuan Pentingnya RUU Perampasan Aset

Formappi: Pembentukan Satgas BLBI adalah Pengakuan Pentingnya RUU Perampasan Aset

Nasional
ICW: Komitmen Pemerintah dalam Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Dipercaya

ICW: Komitmen Pemerintah dalam Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Dipercaya

Nasional
SAFEnet Sebut Kondisi Kebebasan Berekspresi di Indonesia Memburuk pada 2020

SAFEnet Sebut Kondisi Kebebasan Berekspresi di Indonesia Memburuk pada 2020

Nasional
Polri Tangkap Lagi Satu Terduga Teroris Terkait Bom Bunuh Diri di Makassar

Polri Tangkap Lagi Satu Terduga Teroris Terkait Bom Bunuh Diri di Makassar

Nasional
Ramadhan Masih di Tengah Pandemi, Zulkifli Hasan Minta Pemerintah Kendalikan Harga Pangan

Ramadhan Masih di Tengah Pandemi, Zulkifli Hasan Minta Pemerintah Kendalikan Harga Pangan

Nasional
Perludem: Masa Jabatan Presiden 3 Periode Inkonstitusional

Perludem: Masa Jabatan Presiden 3 Periode Inkonstitusional

Nasional
Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Dinilai Bertentangan dengan Semangat Reformasi

Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Dinilai Bertentangan dengan Semangat Reformasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X