Kompas.com - 18/02/2019, 16:44 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, di media center, Jakarta Selatan, Senin (19/2/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comCalon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, di media center, Jakarta Selatan, Senin (19/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyarankan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk tidak menyajikan pertanyaan dari panelis di debat ketiga Pilpres 2019.

Menurutnya, pertanyaan dari panelis yang diberikan pada debat kedua tidak ditangkap oleh masyarakat. Debat selanjutnya kedua calon cukup untuk saling berargumentasi dan menyampaikan visi serta misinya.

"Tidak usah diberikan pertanyaan, sampaikan saja apa yang menjadi program visi kita dan saling bertanya untuk masing-masing topik. Misalnya pendidikan, apa visi-misi Prabowo-Sandi, kemudian silahkan dipertanyakan oleh lawan," ungkap Sandiaga di media center, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Senin (19/2/2019).

Baca juga: Bantah Fadli Zon, KPU Akan Tetap Gunakan Panelis di Debat Selanjutnya

Sandiaga juga menilai adanya pertanyaan-pertanyaan dari panelis dikhawatirkan sudah diketahui oleh kedua paslon sebelum debat dimulai.

Alhasil, lanjutnya, efektivitas tujuan dari debat pilpres tidak tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

"Buat saya yang terbaik adalah pada sesi pertama cukup menyampaikan visi dan misi secara umum. Kemudian di sesi dua lebih spesifik ke masing-masing topik, apa yang menjadi program dari kedua paslon dan kemudian saling menanggapi," tutur Sandiaga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Fadli Zon Usul Debat Cawapres Tak Ada Pertanyaan dari Panelis

"Untuk sesi ketiga hingga kelima lebih baik kedua paslon fokus dalam menyampaikan program kerja," sambungnya.

Adapun untuk sesi debat eksploratif, lanjutnya, sudah cukup efektif untuk menakar kompetensi kedua paslon.

Sandiaga juga menyampaikan kalimat penutup untuk debat sudah cukup bagus guna menampilkan perbedaan antar kedua calon.

Kompas TV Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin, menyatakan pasangannya, calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, lebih unggul saat debat. Menurut Ma'ruf, Jokowi menguasai materi debat yang telah disiapkan oleh panelis.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.