Wiranto Minta Jangan Ada Spekulasi soal Ledakan di GBK

Kompas.com - 18/02/2019, 01:26 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (18/12/2018). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comMenteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (18/12/2018).
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengaku sudah mendapatkan laporan soal ledakan di sekitar area debat kedua Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019) malam.

Wiranto menyebut, ledakan tersebut berasal dari petasan berukuran besar.

"Sudah mendengar ini ada Kapolda, ada pangdam, sudah jelaskan ke saya. Itu ledakan dari petasan yang besar. Tidak ada korban manusia, korban materi. Mungkin biasa ada yang usil," tutur Wiranto saat di lokasi debat kedua.

Baca juga: Ledakan di Area Nobar Debat Capres, Tak Ada Korban Jiwa Maupun Luka

Namun, Wiranto tak mau berkomentar lebih jauh terkait peristiwa itu. Ia mengatakan, kasus itu sedang didalami oleh kepolisian.

Oleh karena itu, Wiranto meminta agar tidak ada berita bohong ataupun spekulasi yang berkembang soal peristiwa itu.

"Sementara penjelasan seperti itu. Tidak usah berspekulasi, enggak usah ngarang," terangnya.

Baca juga: Saksi Mata: Ledakan di GBK Kencang Banget, Keluar Asap

Sebelumnya, telah terjadi ledakan keras yang terdengar di Parkir Timur area Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, sesaat setelah debat kedua Calon Presiden dimulai di Hotel Sultan.

Area Parkir Timur Stadion Gelora Bung Karno diketahui merupakan area nonton bareng pendukung kedua pasangan calon presiden.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono mengatakan, pihaknya sementara menyatakan suara ledakan keras yang terdengar merupakan suara petasan.

Hal itu dikatakan Gatot berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan kepolisian di titik suara ledakan itu terdengar.

"Kita sudah olah TKP, lalu kita lakukan pengamanan TKP dengan uji bom. Sementara yang kita temui itu suara ledakan petasan," kata Gatot di lokasi, Minggu (17/2/2019).

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X