Cerita Caleg: Eko Patrio dan Upayanya Populerkan "Eko Hendro Purnomo"

Kompas.com - 13/02/2019, 05:26 WIB
Komedian Eko Patrio saat ditemui di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (22/3/2018). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Komedian Eko Patrio saat ditemui di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (22/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Caleg petahana yang juga dikenal sebagai komedian Eko Patrio, kembali mencalonkan diri pada Pemilu 2019. Ia merupakan salah satu calon anggota legislatif DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Pria bernama asli Eko Hendro Purnomo tersebut mengaku bahwa urusan nama menjadi salah satu tantangannya.

Di kertas suara, nama yang tercantum adalah nama aslinya, sedangkan ia lebih dikenal dengan nama Eko Patrio.

"Artinya kalau sulit atau enggak (perbedaan nama di kertas suara dan nama beken), ya sulit lah ya, tapi buat saya bagaimana me-minimize supaya orang tahu nama asli saya," tutur Eko saat ditemui di sebuah restoran di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (11/2/2019).

Baca juga: Cerita Caleg: Manfaatkan Wefie hingga Vlog Dekati Relawan dan Calon Pemilih

Kendati demikian, Eko mengaku terus bekerja agar masyarakat di daerah pemilihannya (dapil), yaitu DKI Jakarta III yang meliputi Jakarta Timur, lebih familiar dengan nama aslinya.

Caranya, terang Eko, melalui kampanye door-to-door, dan menyapa publik di dapilnya.

Dalam sehari, iamengaku dapat menjangkau 10-12 titik, dengan total kunjungan sudah mencapai 720 titik di kawasan Jakarta Timur.

"Kalau kampanye saya sekarang lebih banyak ketemu orang. Jadi dalam satu hari saya bisa 10 sampai 12 titik. Satu titik bisa ketemu 50 sampai 100 orang. Saya sekarang sudah mendapatkan kurang lebih 720 titik di DKI Jakarta I," ujar Eko.

Baca juga: Cerita Caleg Milenial Bersaing Suara dengan Para Senior di Dapil...

Saat berkampanye, ia pun kerap melakukan sosialisasi kertas suara, misalnya untuk dirinya di DPR RI dan pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk pilpres.

Keluwesan dan candaan menjadi jurus jitu Eko ketika berkampanye.

"Mereka lebih kita touching, kita sentuh jiwanya, tetapi juga tidak kaku," kata dia.

Selain terjun langsung, Eko juga berkampanye menggunakan marketing kit, seperti spanduk, umbul-umbul, dan selebaran

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Agamawan hingga Budayawan dalam Forum Risalah Jakarta Surati Jokowi, Ini Isinya

Agamawan hingga Budayawan dalam Forum Risalah Jakarta Surati Jokowi, Ini Isinya

Nasional
Diralat, Polri Sebut 7 Polisi Siswa Setukpa Bukan Positif Covid-19 tetapi Berstatus PDP

Diralat, Polri Sebut 7 Polisi Siswa Setukpa Bukan Positif Covid-19 tetapi Berstatus PDP

Nasional
KSP: Penerapan Kebijakan PSBB Pertimbangkan Karakteristik Bangsa

KSP: Penerapan Kebijakan PSBB Pertimbangkan Karakteristik Bangsa

Nasional
300 Polisi yang 'Rapid Test'-nya Positif Dikarantina 14 Hari

300 Polisi yang "Rapid Test"-nya Positif Dikarantina 14 Hari

Nasional
10 dari 14 WNI Positif Covid-19 di India Sembuh

10 dari 14 WNI Positif Covid-19 di India Sembuh

Nasional
34.696 WNI yang Terdampak Kebijakan Lockdown Malaysia Kembali ke Tanah Air

34.696 WNI yang Terdampak Kebijakan Lockdown Malaysia Kembali ke Tanah Air

Nasional
Pemerintah Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar, Ini Catatan Ombudsman

Pemerintah Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar, Ini Catatan Ombudsman

Nasional
Pemerintah: Terima Kasih Seluruh Pemda yang Intens Memutus Rantai Corona

Pemerintah: Terima Kasih Seluruh Pemda yang Intens Memutus Rantai Corona

Nasional
'Mari Jaga Kampung Halaman Tetap Sehat dengan Tidak Mudik'

"Mari Jaga Kampung Halaman Tetap Sehat dengan Tidak Mudik"

Nasional
Antisipasi Covid-19 di Penjara, 13.430 Napi Dibebaskan per 1 April

Antisipasi Covid-19 di Penjara, 13.430 Napi Dibebaskan per 1 April

Nasional
Kasus Covid-19 Tersebar di 32 Provinsi, DKI Catat 808 Kasus

Kasus Covid-19 Tersebar di 32 Provinsi, DKI Catat 808 Kasus

Nasional
Pasien Covid-19 Bertambah, Bukti Penularan Masih Ada dan Kontak Dekat Diabaikan

Pasien Covid-19 Bertambah, Bukti Penularan Masih Ada dan Kontak Dekat Diabaikan

Nasional
Komisi VIII Minta Pemerintah Tak Buru-buru soal Penyelenggaraan Haji

Komisi VIII Minta Pemerintah Tak Buru-buru soal Penyelenggaraan Haji

Nasional
Yurianto: Masker Tak Bisa Membunuh Virus Corona, Sebaiknya Tetap Cuci Tangan Pakai Sabun

Yurianto: Masker Tak Bisa Membunuh Virus Corona, Sebaiknya Tetap Cuci Tangan Pakai Sabun

Nasional
Pakar: Masker Kain Jadi Pilihan Terakhir untuk Cegah Penularan Covid-19

Pakar: Masker Kain Jadi Pilihan Terakhir untuk Cegah Penularan Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X