TKN Jokowi-Ma'ruf Siapkan "Mesin Cadangan" Saat Parpol Sibuk Urus Pileg

Kompas.com - 12/02/2019, 21:44 WIB
Kumpulan alumni SMA di Jakarta mendeklarasikan dukungan untuk pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-Maruf di Istora Senayan, Minggu (10/2/2019). KOMPAS.com/JESSI CARINA Kumpulan alumni SMA di Jakarta mendeklarasikan dukungan untuk pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-Maruf di Istora Senayan, Minggu (10/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengantisipasi tidak optimalnya kerja-kerja mesin pemenangan dalam pemilihan presiden karena berbagi fokus untuk pemilihan anggota legislatif.

Wakil Ketua TKN Moeldoko mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan relawan dan kelompok intelektual sebagai 'mesin cadangan' ketika hal itu terjadi.

"Dari awal kami sudah memetakan. Kalau dalam pertempuran itu ada komponen utamanya, ya partai politik. Komponen cadangan adalah relawan. Komponen pendukungnya adalah organisasi yang bisa dimobilisasi," ujar Moeldoko saat dijumpai di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Baca juga: Anggap Isu Pilpres Selesai, Dedi Mulyadi Imbau Kader Golkar Fokus Pileg

 

Kepala Staf Keperesidenan (KSP) Moeldoko di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (11/2/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com Kepala Staf Keperesidenan (KSP) Moeldoko di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (11/2/2019).
"Kami juga terlebih dahulu memitigasi pada titik tertentu, parpol itu kemungkinan akan lebih fokus kepada pemilihan legislasinya. Untuk itu, kami ini sudah mulai menempatkan relawan-relawan kepada titik terdepan," lanjut dia.

Moeldoko mengatakan, saat ini TKN masih menunggu momentum untuk melaksanakan strategi itu.

"Ini tinggal momentumnya kita baca dengan baik sehingga nantinya, ada kesinambungan pasukan bertempurnya baik. Jadi sudah kita susun semuanya," ujar Moeldoko.

Baca juga: Hadiri Rapat TKN, Maruf Amin Akan Dengarkan soal Strategi Kampanye

 

Namun, bisa jadi strategi tersebut tidak dilaksanakan apabila mesin partai politik dan relawan tetap bekerja secara optimal.

Moeldoko memastikan, pihaknya sudah siap dalam segala situasi. Ia menekankan, strategi ini disiapkan bukan karena mesin parpol tidak bekerja.

"Mesin partai politik tetap bekerja. Tetapi ada titik tertentu di mana ya memikirkan calegnya dikedepankan, ada yang capres-nya dikedepankan. Itu pilihan-pilihan yang mereka lakukan dan kita sudah mengantisipasi semuanya itu. Intinya sekarang, parpol bekerja, Relawan semuanya bekerja," ujar Moeldoko. 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya


Close Ads X