Polri: Polisi Malaysia Tangkap Dua Terduga Pelaku Mutilasi 2 WNI

Kompas.com - 12/02/2019, 18:59 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (28/1/2019).KOMPAS.com/Reza Jurnaliston Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (28/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan, pihak kepolisian Malaysia telah menangkap dua terduga pelaku mutilasi WNI di negara tersebut.

Dua WNI yang diduga menjadi korban mutilasi di Malaysia adalah Nuryanto, seorang pengusaha tekstil di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dan temannya Ai Munawaroh.

Dedi menyebutkan, kedua terduga pelaku berkewarganegaraan Pakistan dan merupakan rekan bisnis dari korban.

"PDRM (Polis Diraja Malaysia) sudah amankan dua terduga pelaku warga negara Pakistan, yang merupakan teman bisnis dari korban tersebut," kata Dedi, di Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Menurut Dedi, pihak kepolisian Malaysia meminta beberapa bukti terkait kedua korban, Nuryanto dan Ai Munawaroh.

Baca juga: 5 Fakta Kasus Dugaan WNI Jadi Korban Mutilasi di Malaysia, Ditemukan di Pinggir Sungai hingga Keluarga Jalani Tes DNA

 

Bukti itu, antara lain adalah sidik jari, hasil percakapan di aplikasi pesan instan Whatsapp, dan informasi transaksi keuangan untuk rekening atas nama Nuryanto.

Dedi menjelaskan, bukti-bukti tersebut dibutuhkan kepolisian di Malaysia untuk membongkar kasus tersebut.

"Penguatan alat bukti ini sangat penting meyakinkan Kepolisian Diraja Malaysia untuk mengkorban dan untuk memutuskan betul-betul kedua tersnagka yang saat ini diduga dalam proses penanganan PDRM betul pelakunya," kata Dedi.

Kepolisian RI akan mendukung polisi Malaysia dalam penanganan kasus tersebut.

Baca juga: Pengusaha Asal Bandung Tewas di Malaysia, Diduga Korban Mutilasi

 

Diberitakan sebelumnya, pengusaha tekstil asal Bandung, Nuryanto, dan temannya Ai Munawaroh menjadi korban mutilasi di Malaysia.

Hermawan, salah satu anggota tim pengacara Nuryanto, mengatakan, pihaknya menerima informasi tersebut dari Kepolisian Malaysia. Jenazah korban ditemukan di sebuah sungai di Malaysia.

"Berdasarkan informasi dan keterangan Kepolisian Malaysia, jenazah itu diduga klien kami. Sebab petunjuk Kepolisian Malaysia mengarah kepada Nuryanto, sebab ditemukan bukti petunjuk seperti baju, telepon genggam ditemukan di sekitar lokasi," tutur dia, ketika dihubungi melalui telepon seluler, Sabtu (9/2/2019).

Hermawan menuturkan, Nuryanto pergi ke Malaysia untuk urusan bisnis.

Selama di Malaysia, lanjut Hermawan, Nuryanto sempat tiga kali pindah hotel. Pada 22 Januari, pihaknya putus komunikasi dengan Nuryanto.


Terkini Lainnya

Jonan: Bawa Foto Saya dari Atambua sampai Kupang, Pasti Orang-orang Tahu Saya...

Jonan: Bawa Foto Saya dari Atambua sampai Kupang, Pasti Orang-orang Tahu Saya...

Regional
Hari Ini, Pemilu Thailand Pertama Sejak Kudeta 2014 Digelar

Hari Ini, Pemilu Thailand Pertama Sejak Kudeta 2014 Digelar

Internasional
Ada Peresmian MRT di Bundaran HI, Rute Transjakarta Kota-Blok M Dialihkan

Ada Peresmian MRT di Bundaran HI, Rute Transjakarta Kota-Blok M Dialihkan

Megapolitan
Terkena Angin Kencang, Ratusan Hektare Padi di Sikka Terancam Gagal Panen

Terkena Angin Kencang, Ratusan Hektare Padi di Sikka Terancam Gagal Panen

Regional
Mabuk, Penumpang American Airlines Pipis di Atas Koper

Mabuk, Penumpang American Airlines Pipis di Atas Koper

Internasional
Awali Kampanye Terbuka, Jokowi-Ma'ruf akan 'Panaskan' Banten

Awali Kampanye Terbuka, Jokowi-Ma'ruf akan 'Panaskan' Banten

Nasional
Antusias Lihat Peresmian MRT Jakarta, Warga Padati Bundaran HI

Antusias Lihat Peresmian MRT Jakarta, Warga Padati Bundaran HI

Megapolitan
Plt Bupati Trenggalek Ajak Komunitas Motor Bersihkan Pantai di Kawasan Konservasi Penyu

Plt Bupati Trenggalek Ajak Komunitas Motor Bersihkan Pantai di Kawasan Konservasi Penyu

Regional
Setelah Dinyatakan Kalah, Akankah Ancaman ISIS Sepenuhnya Hilang?

Setelah Dinyatakan Kalah, Akankah Ancaman ISIS Sepenuhnya Hilang?

Internasional
Jonan: Tidak Banyak yang Tahu, 50 Persen Anggaran Kementerian ESDM Dikembalikan ke Rakyat

Jonan: Tidak Banyak yang Tahu, 50 Persen Anggaran Kementerian ESDM Dikembalikan ke Rakyat

Regional
Tutup MTQ, Wagub Sumut Menangis Ingat Sang Ayah

Tutup MTQ, Wagub Sumut Menangis Ingat Sang Ayah

Regional
Hari Pertama Kampanye Terbuka, Ini Daerah yang Dikunjungi Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga

Hari Pertama Kampanye Terbuka, Ini Daerah yang Dikunjungi Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga

Nasional
Antisipasi Banjir, Pemkot Palembang Tambah Pompanisasi di Kolam Retensi

Antisipasi Banjir, Pemkot Palembang Tambah Pompanisasi di Kolam Retensi

Regional
Pemilik Warung Jadi Bandar Narkoba, 10 Kg Sabu Disimpan Dalam Bungkus Makanan dan Karung

Pemilik Warung Jadi Bandar Narkoba, 10 Kg Sabu Disimpan Dalam Bungkus Makanan dan Karung

Megapolitan
Jembatan Ambruk Diterjang Banjir, Akses 4 Desa di Bima Lumpuh

Jembatan Ambruk Diterjang Banjir, Akses 4 Desa di Bima Lumpuh

Regional

Close Ads X