Ribuan Kotak Suara di Cirebon Rusak, Bawaslu Sebut KPU Kecolongan

Kompas.com - 11/02/2019, 23:58 WIB
Petugas sedang membuang kardus kotak surat suara yang rusak karena terkena air di depan Gudang KPU Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Minggu (10/2/2019). Bawaslu Jabar dan RI menemukan sebanyak 696 kotak yang rusak dan diprediksi masih akan terus bertambah. Kompas.com/ MUHAMAD SYAHRI ROMDHONPetugas sedang membuang kardus kotak surat suara yang rusak karena terkena air di depan Gudang KPU Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Minggu (10/2/2019). Bawaslu Jabar dan RI menemukan sebanyak 696 kotak yang rusak dan diprediksi masih akan terus bertambah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja mempertanyakan standar operasional prosedur (SOP) Komisi Pemilihan Umum ( KPU) dalam menyimpan logistik pemilu.

Hal ini merespon temuan Bawaslu mengenai ribuan kotak suara pemilu yang rusak di Cirebon, Jawa Barat, akibat terendam air hujan.

"Nah, inilah dia 'kecolongan' lagi. Ini kan SOP KPU, gimana sih. Kan kami sudah ingatkan, untuk berhati hati," kata Bagja saat dihubungi, Senin (11/2/2019).

Kerusakan kotak suara di cirebon, kata Bagka, harus menjadi bahan evaluasi untuk KPU. Jangan sampai ketika hari h banyak kotak suara pemilu yang tak bisa digunakan karena rusak.


Mengingat hari pemungutan suara baru akan dilakukan sekitar 2 bulan lagi, Bagja berharap, KPU dapat berbenah.

Logistik pemilu harus dipastikan disimpan di ruang tertutup dan kering. Selain itu, harus ada SOP penyimpanan kotak suara yang berbeda dibandingkan dengan penyimpanan kotak di pemilu 2014.

Sebab, saat ini kotak suara berbahan karton kedap air atau dupleks. Sementara pemilu sebelumnya kotak suara dibuat dari alumnium.

"Kan dulu tidak ada masalah hujan atau enggak, ekarang kan pakai kartun dupleks. Maka harus jadi perhatian tersendiri," ujar Bagja.

Selain memperbaiki sistem pergudangan logistik pemilu, KPU juga diminta untuk selalu melibatkan Bawaslu dalam setiap pengawasan tahapan pemilu.

Jumlah kotak suara pemilu rusak di Cirebon bertambah dari 696 unit menjadi 1.410 unit. Data ini mengacu pada temuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat.

Ketua Bawaslu Jawa Barat Zaki menyebut, angka itu masih bersifat sementara. Jumlah kotak suara rusak masih mungkin bertambah lantaran Bawaslu masih terus melakukan pengecekan di gudang penyimpanan.

Kotak suara yang digunakan untuk pemilu 2019 adalah karton kedap air atau dupleks.

Setelah melalui proses uji coba, kotak suara berbahan dasar dupleks itu mampu menahan beban lebih dari 80 kilogram.

Kotak suara ini pun kedap air. Namun, kedap air dalam hal ini bukan berarti kotak diguyur menggunakan air dalam jumlah banyak, tetapi misalnya terpercik air hujan.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X