Di Penggalangan Dana Kampanye, Kartika Affandi Lanjutkan Goresan Cat Jokowi

Kompas.com - 11/02/2019, 22:11 WIB
Sekretaris TKN Jokowi-Maruf Amin, Hasto Kristiyanto dan pelukis Kartika Affandi sedang melihat-lihat lukisan yang akan dilelang untuk sumbangan kampanye Joko Widodo-Maruf Amin.Fabian Januarius Kuwado Sekretaris TKN Jokowi-Maruf Amin, Hasto Kristiyanto dan pelukis Kartika Affandi sedang melihat-lihat lukisan yang akan dilelang untuk sumbangan kampanye Joko Widodo-Maruf Amin.

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden petahana Joko Widodo menghadiri acara penggalangan dana kampanye di Foyer Ballroom, Pullman Hotel, Jakarta Barat, Senin (11/2/2019).

Jokowi tiba di acara pukul 19.45 WIB. Mengenakan jaket merah dengan dalaman kemeja putih, Jokowi mengawali kegiatannya itu dengan menunaikan ibadah salat Isya.

Penggalangan dana dilakukan melalui lelang lukisan sejumlah seniman. Harga awal lukisan itu beragam. Mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 500 juta.

Sebagai pembukaan, Jokowi sempat menorehkan cat ke atas kanvas. Torehan Jokowi itulah yang dilanjutkan oleh pelukis Kartika Affandi. Lukisan itu akan dikerjakan Kartika pada saat itu juga untuk dilelang.

"Iya, tadi sempat melukis," ujar Jokowi, seusai acara.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Dana Sumbangan Kampanye 2019

Acara tersebut berlangsung tertutup dari media massa.

Sejumlah pengusaha hadir dalam acara itu. Hadir pula Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin Erick Thohir, Anggota Dewan Pengarah TKN Pramono Anung dan sejumlah politikus PDI Perjuangan.

Beberapa pelukis yang turut serta, antara lain Tisna Sanjaya dengan karya "Sang Naga" senilai Rp 125.000 dan Soeharto Pr dengan karya "Jokowi Presidenku" senilai Rp 70 juta.

Ada pula pelukis Sentot Widodo dengan karya "Bingkai Reinkarnasi" seharga Rp 40 juta serta Darmana dengan karya "Focus-Batik Sogan" seharga Rp 500 juta.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Babak Baru Sidang Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet...

Babak Baru Sidang Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet...

Megapolitan
Survei Litbang 'Kompas': Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Turun 3,4 persen, Prabowo-Sandi Naik 4,7 Persen

Survei Litbang "Kompas": Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Turun 3,4 persen, Prabowo-Sandi Naik 4,7 Persen

Nasional
Sawah yang Terendam Banjir di Magetan Akan Dapat Klaim Asuransi

Sawah yang Terendam Banjir di Magetan Akan Dapat Klaim Asuransi

Regional
Jaga Persatuan, Wali Kota Hendi Bakal Gelar Semarang Bersholawat

Jaga Persatuan, Wali Kota Hendi Bakal Gelar Semarang Bersholawat

Regional
Pascadebat, Kemana Pemilih Pemula Berlabuh?

Pascadebat, Kemana Pemilih Pemula Berlabuh?

Nasional
Polisi Amankan Uang Palsu Rp 4,6 Miliar dari Rumah Kontrakan di Sleman

Polisi Amankan Uang Palsu Rp 4,6 Miliar dari Rumah Kontrakan di Sleman

Regional
Perjalanan Kasus Romahurmuziy dari OTT hingga Penggeledahan Ruang Kerja Menag

Perjalanan Kasus Romahurmuziy dari OTT hingga Penggeledahan Ruang Kerja Menag

Nasional
Ketika Pedagang Pecel Lele Dipukul karena Lama Menunggu Pesanan...

Ketika Pedagang Pecel Lele Dipukul karena Lama Menunggu Pesanan...

Megapolitan
Trump Munculkan Ide Brasil Gabung Jadi Anggota NATO

Trump Munculkan Ide Brasil Gabung Jadi Anggota NATO

Internasional
[BERITA POPULER] KPK Sita Uang Ratusan Juta di Laci Meja Menteri Agama | Helikopter Prabowo Dilarang Mendarat

[BERITA POPULER] KPK Sita Uang Ratusan Juta di Laci Meja Menteri Agama | Helikopter Prabowo Dilarang Mendarat

Nasional
BMKG: Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini

BMKG: Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini

Megapolitan
WNI di Polandia Ada yang Sudah Mencoblos Pemilu 2019 via Pos

WNI di Polandia Ada yang Sudah Mencoblos Pemilu 2019 via Pos

Nasional
Pemakaman Jenazah Korban Teror di Selandia Baru Dimulai Hari Ini

Pemakaman Jenazah Korban Teror di Selandia Baru Dimulai Hari Ini

Internasional
[HOAKS] Ada Badai 45 Knot di Yogyakarta pada 17-20 Maret 2019

[HOAKS] Ada Badai 45 Knot di Yogyakarta pada 17-20 Maret 2019

Regional
Survei Litbang 'Kompas': Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 49,2 Persen, Prabowo-Sandiaga 37,4 Persen

Survei Litbang "Kompas": Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 49,2 Persen, Prabowo-Sandiaga 37,4 Persen

Nasional

Close Ads X