Berbagai "Titipan" Warga Cianjur untuk Jokowi..

Kompas.com - 09/02/2019, 09:42 WIB
Bocah berkebutuhan khusus, Rafi Ahmad Fauzi (8) akhirnya bisa bertemu idolanya, Presiden Joko Widodo di Cianjur, Jawa Barat, Jumat (8/2/2019). Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat PresidenBocah berkebutuhan khusus, Rafi Ahmad Fauzi (8) akhirnya bisa bertemu idolanya, Presiden Joko Widodo di Cianjur, Jawa Barat, Jumat (8/2/2019).

CIANJUR, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo disambut meriah warga Cianjur saat melakukan kunjungan kerja ke kabupaten tersebut pada Jumat (8/2/2019) kemarin.

Sambutan sudah dimulai ketika Jokowi yang menempuh jalur darat melewati kawasan Jalan Raya Puncak, tepatnya di Cipanas.

Anak-anak sekolah berdiri di tepi jalan sambil mengayun-ayunkan bendera plastik merah-putih.

Bahkan, ada pelajar yang sampai menyuguhkan atraksi marching band. Jokowi yang diburu waktu hanya bisa melambaikan tangannya dari balik jendela mobil.


Baca juga: Kalau Jokowi Kalah di Maluku Mau Taruh di Mana Muka Kita

Salah satu sambutan menarik warga, yakni ketika Presiden beserta rombongan rehat makan siang di salah satu restoran khas Sunda.

Rupanya, di saat Presiden sedang asyik makan, ratusan orang sudah menunggu di depan restoran. Mereka ingin melihat Jokowi secara langsung dan bersalaman.

Saat Jokowi sudah masuk ke mobil, warga yang terdiri dari ibu-ibu terus saja berteriak-teriak, "Pak, Pak, Pak."

Jokowi pun meminta staf ajudannya untuk memanggil beberapa di antara mereka.

Warga berlarian mendekat. Ada pula yang meronta-ronta melepaskan diri dari kawalan Paspampres demi bisa mendekati Jokowi.

Saat berhadap-hadapan, ada saja pesan yang mereka titipkan kepada Jokowi.

Ada yang menitipkan pesan politis, misalnya, "Bapak pasti menang". Ada pula yang berpesan agar Jokowi sabar menghadapi situasi politik saat ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menpar Sebut Tiket Pesawat dan Tarif Hotel Akan Didiskon Hingga 30 Persen

Menpar Sebut Tiket Pesawat dan Tarif Hotel Akan Didiskon Hingga 30 Persen

Nasional
Menaker Bantah RUU Cipta Kerja Hilangkan Upah Minimum dan Pesangon

Menaker Bantah RUU Cipta Kerja Hilangkan Upah Minimum dan Pesangon

Nasional
Komnas HAM Harap Kejagung Tindaklanjuti Dugaan Pelanggaran HAM Berat Peristiwa Paniai

Komnas HAM Harap Kejagung Tindaklanjuti Dugaan Pelanggaran HAM Berat Peristiwa Paniai

Nasional
Omnibus Law Atur UU Diubah Pakai PP Dinilai Tak Sesuai Niat Penyederhanaan Legislasi

Omnibus Law Atur UU Diubah Pakai PP Dinilai Tak Sesuai Niat Penyederhanaan Legislasi

Nasional
Fahri Hamzah: Wajar Prabowo Menteri Terbaik, Survei Capres Saja Nomor Dua

Fahri Hamzah: Wajar Prabowo Menteri Terbaik, Survei Capres Saja Nomor Dua

Nasional
KPK Geledah Kantor DPRD Tulungagung

KPK Geledah Kantor DPRD Tulungagung

Nasional
Peristiwa Painai Ditetapkan sebagai Pelanggaran HAM Berat, Mahfud: Bagus!

Peristiwa Painai Ditetapkan sebagai Pelanggaran HAM Berat, Mahfud: Bagus!

Nasional
Fahri Hamzah Nilai Wapres Memang Berfungsi seperti Ban Serep

Fahri Hamzah Nilai Wapres Memang Berfungsi seperti Ban Serep

Nasional
Menlu: 27 WNI di Kapal Pesiar Westerdam Negatif Corona dan Sehat

Menlu: 27 WNI di Kapal Pesiar Westerdam Negatif Corona dan Sehat

Nasional
Kritik Anies soal Revitalisasi TIM, Forum Seniman Mengaku Tak Pernah Diajak Bicara

Kritik Anies soal Revitalisasi TIM, Forum Seniman Mengaku Tak Pernah Diajak Bicara

Nasional
Penutupan Tambang Tak Berizin Dimulai dari Kawasan Halimun Salak

Penutupan Tambang Tak Berizin Dimulai dari Kawasan Halimun Salak

Nasional
Kemen PPPA Minta Pemerintah Hati-hati soal Pemulangan Anak-anak WNI Terduga Teroris

Kemen PPPA Minta Pemerintah Hati-hati soal Pemulangan Anak-anak WNI Terduga Teroris

Nasional
Riset Nagara Institute: Banten Terbesar soal Terpapar Dinasti Politik

Riset Nagara Institute: Banten Terbesar soal Terpapar Dinasti Politik

Nasional
Menlu Sebut Pemerintah Bantu Logistik 78 WNI yang Dikarantina di Kapal Diamond Princess

Menlu Sebut Pemerintah Bantu Logistik 78 WNI yang Dikarantina di Kapal Diamond Princess

Nasional
PP Ubah UU di Draf Omnibus Law, Baleg DPR: Bertentangan UUD Akan Batal

PP Ubah UU di Draf Omnibus Law, Baleg DPR: Bertentangan UUD Akan Batal

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X