Kompas.com - 04/02/2019, 19:41 WIB
Sejumlah alumni Universitas Trisakti mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi-Maruf Kompas.com/Rakhmat Nur HakimSejumlah alumni Universitas Trisakti mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi-Maruf

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah Alumni Universitas Trisaksti mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Senin (4/2/2019).

Sekjen Alumni Trisakti Penduku Jokowi Sarah Wijanarko menyatakan pihaknya menyatakan dukungan kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf lantaran tak memiliki rekam jejak dalam kasus pelanggaran HAM masa lalu, salah satunya kasus penembakan mahasiswa Trisakti.

"Kami merasa harus berdiri berdampingan dengan calon yang memiliki noda masa lalu, terlibat dalam rezim Orde Baru maupun pelanggaran HAM," kata Sarah saat mendeklarasikan dukungan bersama rekan-rekannya.

Baca juga: 9 Kepala Daerah di Maluku Utara Deklarasi Dukung Jokowi-Maruf

Ia dan teman-temannya pun merasa khawatir jika nantinya bukan Jokowi-Ma'ruf yang terpilih, upaya penyelesaian kasus HAM masa lalu justru ditiadakan.

Selain itu, kata Sarah, kinerja Jokowi dalam bidang pembangunan infrastruktur patut diacungi jempol. Ia menilai pembangunan infrastruktur yang dilakukan Jokowi mampu menghasilkan pemerataan ekonomi di daerah-daerah.

Ia dan teman-temannya melihat pembangunan Infrastruktur yang dilakukan Jokowi berhasil membuat ekonomi di wilayah timur Indonesia seperti Papua mulai bergeliat. Hal itu, sambung dia, juga menunjukan keberpihakan Jokowi kepada daerah yang selama ini dianaktirikan dalam pembangunan infrastruktur.

"Jokowi menunjukan perhatian yang lebih kepada daerah-daerah yang selama ini dianggap anak tiri pembangunan seperti Papua. Saat ini daerah tersebut perkembangan ekonominya sudah menuju ke arah yang positif," lanjut dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenag: Total 4.674 Jemaah Berangkat Umrah Sejak Januari

Kemenag: Total 4.674 Jemaah Berangkat Umrah Sejak Januari

Nasional
Tak Hanya Pasien Lansia dan Komorbid, Risiko Fatalitas Varian Omicron Juga Mengancam Anak-anak

Tak Hanya Pasien Lansia dan Komorbid, Risiko Fatalitas Varian Omicron Juga Mengancam Anak-anak

Nasional
UPDATE 23 Januari: 251.907 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate PCR 9,22 Persen

UPDATE 23 Januari: 251.907 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate PCR 9,22 Persen

Nasional
Golkar Janji Tak Akan Usung Capres Selain Airlangga di Pilpres 2024

Golkar Janji Tak Akan Usung Capres Selain Airlangga di Pilpres 2024

Nasional
Cerita Pramono Anung tentang Megawati: Pernah Akan Pecat Kader yang Mau Interupsi Pidato SBY

Cerita Pramono Anung tentang Megawati: Pernah Akan Pecat Kader yang Mau Interupsi Pidato SBY

Nasional
Golkar Akan Kerahkan Organisasi Sayap untuk Promosikan Airlangga

Golkar Akan Kerahkan Organisasi Sayap untuk Promosikan Airlangga

Nasional
UPDATE 23 Januari: 18.891 Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Jalani Isolasi

UPDATE 23 Januari: 18.891 Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Jalani Isolasi

Nasional
Saling Sindir Anies-Giring, Pengamat: Politik Itu soal Perkelahian, Menegasi dan Membantah

Saling Sindir Anies-Giring, Pengamat: Politik Itu soal Perkelahian, Menegasi dan Membantah

Nasional
Guntur Soekarnoputra Ungkap Masa Kecil Megawati: Jago Main Bola

Guntur Soekarnoputra Ungkap Masa Kecil Megawati: Jago Main Bola

Nasional
UPDATE 23 Januari: 2.925 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 27 Provinsi

UPDATE 23 Januari: 2.925 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 27 Provinsi

Nasional
UPDATE 23 Januari: 124.080.794 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 23 Januari: 124.080.794 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 23 Januari: Bertambah 14, Kasus Kematian Covid-19 Jadi 144.220 Jiwa

UPDATE 23 Januari: Bertambah 14, Kasus Kematian Covid-19 Jadi 144.220 Jiwa

Nasional
UPDATE 23 Januari: Bertambah 712, Jumlah Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.123.267

UPDATE 23 Januari: Bertambah 712, Jumlah Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.123.267

Nasional
UPDATE 23 Januari: Ada 4.470 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 23 Januari: Ada 4.470 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
Pengamat: Anies Harus Berterimakasih ke Giring

Pengamat: Anies Harus Berterimakasih ke Giring

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.