Jenggala Center Targetkan Peningkatan Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di 27 Provinsi

Kompas.com - 03/02/2019, 22:38 WIB
Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla menghadiri konsolidasi Jenggala Center. Kompas.com/Rakhmat Nur HakimPresiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla menghadiri konsolidasi Jenggala Center.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Jenggala Center Ibnu Munzir menyatakan, pihaknya akan menggerakan jaringannya untuk meningkatkan elektabilitas pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di 27 provinsi.

"Kami punya jaringan kan di 34 provinsi. Tapi kami hidupkan cuma 26 sampai 27 mesin provinsinya karena kami menganggap provinsi lainnya sudah dalam posisi aman. Jadi kami mengganggap kami fokus aja supaya energi kami bisa fokus di situ," ujar Ibnu usai acara konsolidasi Jenggala Center di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Minggu (3/2/2019).

Saat ditanya apakah elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di 27 provinsi tersebut belum aman, ia membantah. Ia mengatakan Jenggala Center hanya akan meningkatkan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di 27 provinsi tersebut agar semakin optimal.

Baca juga: Jokowi: Pak JK sejak Awal Bantu Kami

Sementara itu saat ditanya provinsi mana saja dari ke-27 provinsi tersebut, ia menjawab beberapa di antaranya ialah Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, dan Jawa Barat.

Ia optimistis ketokohan Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai Ketua Dewan Kehormatan Jenggala Center dapat membantu meningkatkan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf.

"Pak JK (Jusuf Kalla) ini kan katakanlah seperti yang lalu, dia kan ada di mana-mana jaringannya. Selain di timur ini, kan juga di daerah-daerah katakanlah kemarin Jabar kami push, kan dia naik waktu itu dia mengimbangi. Padahal jauh jaraknya," kata Ibnu.

"Itu jaringan itu yang dipakai. Antara lain kami juga menggunakan Jaringan Nusantara yang kebetulan banyak warga kami, warganya Pak JK. Itulah yang kami gunakan dan Alhamdulillah sangat signifikan kenaikan itu. Nah ini kami coba lagi sekarang," lanjut dia.

Ketua Dewan Pembina Jenggala Center Iskandar Mandji mengatakan, adanya konsolidasi itu mempertegas dukungan JK kepada Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 2019.

"Seperti diketahui, Jenggala Center ini merupakan satu lembaga yang dulu juga pada tahun 2014 menjadi mesin motor pemenangan Jokowi-JK (Jusuf Kalla). Dan lembaga ini memang didirikan oleh Bapak Jusuf Kalla, pada waktu itu," kata Iskandar.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendagri Sarankan Sekolah Tatap Muka Disesuaikan Rekomendasi Satgas di Daerah

Mendagri Sarankan Sekolah Tatap Muka Disesuaikan Rekomendasi Satgas di Daerah

Nasional
Jokowi Sebut Transformasi Digital di Indonesia Masih Tertinggal

Jokowi Sebut Transformasi Digital di Indonesia Masih Tertinggal

Nasional
Demokrat Resmi Usung Denny Indrayana pada Pilkada Kalimantan Selatan

Demokrat Resmi Usung Denny Indrayana pada Pilkada Kalimantan Selatan

Nasional
Setara Institute: Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme Lemahkan Reformasi Sektor Keamanan

Setara Institute: Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme Lemahkan Reformasi Sektor Keamanan

Nasional
Kepala Keluarga Perempuan Kesulitan Ekonomi, Kemensos Minta Pemda Perbaiki Data Penerima Bansos

Kepala Keluarga Perempuan Kesulitan Ekonomi, Kemensos Minta Pemda Perbaiki Data Penerima Bansos

Nasional
Diduga Bertemu Djoko Tjandra di Luar Negeri, Ini Pasal Pidana yang Bisa Jerat Jaksa Pinangki

Diduga Bertemu Djoko Tjandra di Luar Negeri, Ini Pasal Pidana yang Bisa Jerat Jaksa Pinangki

Nasional
PK Perkara Syafruddin Arsyad Temenggung Ditolak MA, Ini Respons KPK

PK Perkara Syafruddin Arsyad Temenggung Ditolak MA, Ini Respons KPK

Nasional
MAKI Nilai Bareskrim Perlu Periksa Jaksa Pinangki Terkait Djoko Tjandra

MAKI Nilai Bareskrim Perlu Periksa Jaksa Pinangki Terkait Djoko Tjandra

Nasional
LPSK Desak Pemerintah Alokasikan Anggaran Memadai bagi Saksi dan Korban TPPO

LPSK Desak Pemerintah Alokasikan Anggaran Memadai bagi Saksi dan Korban TPPO

Nasional
Kemensos Sebut Sudah Bantu Kepala Keluarga Perempuan Saat Pandemi Covid-19

Kemensos Sebut Sudah Bantu Kepala Keluarga Perempuan Saat Pandemi Covid-19

Nasional
Periksa Tiga Saksi, KPK Gali Informasi soal Barang Mewah Milik Menantu Nurhadi

Periksa Tiga Saksi, KPK Gali Informasi soal Barang Mewah Milik Menantu Nurhadi

Nasional
Bawaslu Sebut Penyediaan APD untuk Penyelenggara Pilkada Belum 100 Persen

Bawaslu Sebut Penyediaan APD untuk Penyelenggara Pilkada Belum 100 Persen

Nasional
Selasa, Bareskrim Berencana Periksa Anita Kolopaking Terkait Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Selasa, Bareskrim Berencana Periksa Anita Kolopaking Terkait Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Nasional
Kuasa Hukum Nilai Alasan JPU KPK Tolak JC Wahyu Setiawan Tak Berdasar

Kuasa Hukum Nilai Alasan JPU KPK Tolak JC Wahyu Setiawan Tak Berdasar

Nasional
LPSK: Korban Perbudakan Modern Umumnya Jalin Kontrak Tidak Jelas

LPSK: Korban Perbudakan Modern Umumnya Jalin Kontrak Tidak Jelas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X