Puja-puji Soekarwo untuk Jokowi...

Kompas.com - 02/02/2019, 19:03 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Gubernur Jatim Soekarwo (kiri), saat berkunjung di Pasar Sidoharjo, Lamongan, Senin (19/11/2018). KOMPAS.com/HAMZAH Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Gubernur Jatim Soekarwo (kiri), saat berkunjung di Pasar Sidoharjo, Lamongan, Senin (19/11/2018).

SURABAYA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Soekarwo memuji Presiden Joko Widodo dalam hal pelaksanaan program dana desa.

Saat Presiden menghadiri sosialisasi prioritas penggunaan dana desa 2019 yang dihadiri oleh 5.000 pendamping dana desa di Gedung DBL, Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/2/2019), Soekarwo diberikan kesempatan untuk menyampaikan pidato.

Kalimat pertama pidato Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Timur itu sudah berisi pujian kepada Jokowi.

"Presiden Republik Indonesia bersama-sama Ibu Negara sudah masuk ke lorong-lorong desa kita untuk membangun," kata Soekarwo.

Baca juga: 2 Faktor Ekonomi Ini Bisa Bikin Elektabilitas Jokowi Goyah

"Tepuk tangan semuanya," lanjut dia yang diikuti tepuk tangan riuh para pendamping desa yang berasal dari penjuru Jawa Timur.

Soekarwo kemudian bertanya kembali kepada pendamping desa. "Ada enggak desa yang tidak tersentuh? Ada enggak lorong-lorong penduduk yang tidak tersentuh? Tidak ada. Tepuk tangan lagi," ucapnya.

Bernada seperti doa, Soekarwo selanjutnya mengatakan, masyarakat di Indonesia, yang ada di desa khususnya, harus mengucapkan syukur kepada Allah karena telah memberikan hidayah ke Presiden, Ibu Negara hingga Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang telah membangun desa se-Indonesia.

"Mari angkat tangan kita, kita bersyukur kepada Allah," kata Soekarwo lagi.

Program dana desa di Jawa Timur sendiri, lanjut Soekarwo, memberikan dampak positif kepada peningkatan kualitas hidup masyarakat di desa.

Sejak 2015 hingga 2018, jumlah dana desa dari pemerintah pusat yang digelontorkan kepada 7.724 desa di Jawa Timur mencapai Rp 19,8 triliun. Dari jumlah itu, sebanyak 84,5 persen dialokasikan bagi pembangunan infrastruktur desa. Adapun, alokasi terbesar kedua, yakni 17,3 persen diberikan untuk pemberdayaan masyarakat.

"Jembatan desa sepanjang 234.171 meter, pasar desa kita bangun 1.542 uniy, embung desa 160 unit, irigasi sebanyak 6.603 unit, ada untuk 4.109 kegiatan PAUD dan pembangunan 1.650 Posyandu. Ini media tolong catat ya," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X