Kompas.com - 02/02/2019, 07:20 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama ribuan kader Golkar di Kabupaten Bogor, Jumat (1/2/2019). Dok GolkarKetua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama ribuan kader Golkar di Kabupaten Bogor, Jumat (1/2/2019).
Penulis Ihsanuddin
|

oqJAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto meminta seluruh kader Partai Golkar di Kabupaten Bogor solid memenangkan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

Hal itu disampaikan Airlangga saat menyapa ribuan kader Golkar kabupaten Bogor di ballroom ruang sidang pendopo 45 Kemang, Kabupaten Bogor, Jumat (1/2/2019) malam.

"Saya instruksikan kepada segenap jajaran Partai Golkar tingkat kabupaten, kecamatan dan desa kelurahan, harus solid berjuang menangkan Pak Jokowi di Kabupaten Bogor. Jangan manja. Dan semangat," kata Airlangga dalam siaran pers, Sabtu (2/2/2019).

Kabupaten Bogor memang menjadi titik lemah Jokowi saat pilpres 2014 lalu. Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla hanya mendapat 852.888 suara atau 34,27 persen, kalah dengan pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa yang meraih 1.636.134 suara atau 63,73 persen.

Baca juga: Dedi Mulyadi: Pemilih Golkar yang Memilih Prabowo di Pilpres Justru Berkurang

Namun, saat itu Partai Golkar masih berada di barisan pendukung Prabowo. Airlangga meyakini, Golkar yang kini berada di koalisi Jokowi-Ma'ruf bisa berkontribusi meningkatkan elektabilitas pasangan calon nomor urut 01 itu.

Ia yakin Jokowi bisa membalikkan keadaan dan mengalahkan Prabowo yang kali ini berpasangan dengan Sandiaga Uno. Selain pilpres, Menteri Perindustrian ini juga mengingatkan kader Golkar di Kabupaten Bogor untuk mengejar kemenangan di pemilihan legislatif (pileg).

"Saya instruksikan agar golkar menang kembali pada pileg 2019 di Kabupaten bogor. Untuk legislatif pusat minimal 3 kursi, untuk provinsi juga sama 3 kursi dan untuk kabupaten 12 kursi," ujar Airlangga.

Ketua DPD Partai Golkar kabupaten Bogor Ade Ruhandi juga menyerukan dan menantang militansi kader untuk memenangkan pileg dan pilpres 2019.

"Apakah kita siapa memenangkan golkar pada pileg 2019? Apakah kita siap menangkan pak Jokowi menjadi presiden dua periode?" seru Jaro Ade, sapaan akrabnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Illegal Fishing: Pengertian, Bentuk dan Aturan Hukumnya

Illegal Fishing: Pengertian, Bentuk dan Aturan Hukumnya

Nasional
Upaya Pemerintah Mengatasi Illegal Fishing

Upaya Pemerintah Mengatasi Illegal Fishing

Nasional
Ungkap Alasan Tolak UAS, Kemendagri Singapura: Ceramahnya Merendahkan Agama Lain

Ungkap Alasan Tolak UAS, Kemendagri Singapura: Ceramahnya Merendahkan Agama Lain

Nasional
Kolonel Priyanto Minta Bebas, Oditur Tetap Tuntut Penjara Seumur Hidup

Kolonel Priyanto Minta Bebas, Oditur Tetap Tuntut Penjara Seumur Hidup

Nasional
Kemendagri Singapura: UAS Ditolak Masuk karena Dinilai Sebar Ajaran Ekstremis

Kemendagri Singapura: UAS Ditolak Masuk karena Dinilai Sebar Ajaran Ekstremis

Nasional
Jampidsus: Lin Che Wei Punya Hubungan dengan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag

Jampidsus: Lin Che Wei Punya Hubungan dengan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag

Nasional
Update 17 Mei: Sebaran 247 Kasus Baru Covid-19, DKI Jakarta Sumbang 74

Update 17 Mei: Sebaran 247 Kasus Baru Covid-19, DKI Jakarta Sumbang 74

Nasional
Nasdem Belum Jalin Komunikasi Serius dengan Anies maupun Ridwan Kamil

Nasdem Belum Jalin Komunikasi Serius dengan Anies maupun Ridwan Kamil

Nasional
IDI Sebut Keputusan Jokowi Longgarkan Pemakaian Masker di Ruang Terbuka Sudah Tepat

IDI Sebut Keputusan Jokowi Longgarkan Pemakaian Masker di Ruang Terbuka Sudah Tepat

Nasional
Alfamidi Tegaskan Tersangka Kasus Suap Perizinan di Kota Ambon Bukan Pegawainya

Alfamidi Tegaskan Tersangka Kasus Suap Perizinan di Kota Ambon Bukan Pegawainya

Nasional
Golkar Tak Masalah PPP-PAN Punya Capres Lain untuk Pilpres 2024

Golkar Tak Masalah PPP-PAN Punya Capres Lain untuk Pilpres 2024

Nasional
Sayangkan Kebijakan Jokowi, Epidemiolog: Belum Cukup Aman Lepas Masker, Jangan Terburu-buru

Sayangkan Kebijakan Jokowi, Epidemiolog: Belum Cukup Aman Lepas Masker, Jangan Terburu-buru

Nasional
Dalami Alasan UAS Ditolak Masuk, KBRI Kirim Nota Diplomatik ke Kemlu Singapura

Dalami Alasan UAS Ditolak Masuk, KBRI Kirim Nota Diplomatik ke Kemlu Singapura

Nasional
Menkes Sebut Pelonggaran Masker di Area Terbuka Bagian dari Transisi Menuju Endemi

Menkes Sebut Pelonggaran Masker di Area Terbuka Bagian dari Transisi Menuju Endemi

Nasional
Menkes: Kasus Covid-19 Usai Lebaran Terkendali jika Positivity Rate di Bawah 5 Persen

Menkes: Kasus Covid-19 Usai Lebaran Terkendali jika Positivity Rate di Bawah 5 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.